Bacaan Doa Aqiqah Sembelih Hewan, Cukur Rambut & Tiup Ubun-ubun, Lengkap Beserta Niat

Bacaan doa aqiqah sembelih hewan, cukur rambut hingga meniup ubun-ubun usai dicukur.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Bacaan Doa Aqiqah Sembelih Hewan, Cukur Rambut & Tiup Ubun-ubun, Lengkap Beserta Niat
aqiqah baby Air. ©2020 Merdeka.com/youtube Aish TV

Bacaan doa aqiqah sebaiknya diketahui oleh umat Islam. Aqiqah sendiri merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang diartikan sebagai penyembelihan hewan. Hal itu dilakukan dalam rangka penebusan seorang anak. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadist riwayat Abu Dawud nomor 1522,

الْغُلاَمُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ اْلسَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسَهُ وَيُسَمَّى

"Seorang anak tergadaikan dengan (tebusan) aqiqah yang disembelih untuknya di hari yang ke tujuh, dicukur rambut kepalanya dan diberi nama".

Kehadiran buah hati memang paling ditunggu oleh setiap pasangan suami istri. Salah satu bentuk rasa syukur atas hadirnya si kecil yakni dengan menggelar acara aqiqah. Daging hewan ternak yang disembelih nantinya akan dibagikan kepada kerabat hingga tetangga sekitar. Hewan yang disembelih adalah dua ekor kambing bagi anak laki-laki dan satu ekor kambing bagi anak perempuan. Kambing yang bisa dijadikan sebagai aqiqah sebagaimana kriteria kambing yang layak untuk berkurban.

Baca juga: Aqiqah Adalah Sunnah Orang Tua Simak Hukum Dan Caranya

Melansir dari NU Online, Kamis (3/2), berikut bacaan doa aqiqah sembelih hewan, cukur rambut hingga meniup ubun-ubun usai dicukur.

Sebelum mempelajari doa aqiqah, ada baiknya mengetahui bacaan niat aqiqah. Untuk menjalankan ibadah, baik sunnah ataupun wajib, niat merupakan suatu hal yang terpenting. Tak terkecuali saat melaksanakan aqiqah sang buah hati.

Bacaan niat aqiqah ini nantinya diucapkan saat menyembelih hewan ternak untuk aqiqah. Adapun bacaan niat aqiqah saat menyembelih hewan ternak adalah sebagai berikut:

Bismillah, Allahu Akbar, Allahumma minka wa laka, hadzihi 'aqiqatu Fulan/Fulanah (nama yang disembelih)

Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini adalah aqiqah 'Fulan' (nama anak disebutkan)."

Sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, waktu terbaik melaksanakan aqiqah adalah pada hari ke tujuh setelah bayi lahir. Ini telah dijelaskan pula pada hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Disebutkan dalam Al-Mawsu'ah Al-Fiqhiyah, jika bayi lahir di siang hari maka sudah termasuk hari pertama dari tujuh hari, sementara bayi yang lahir pada waktu malam tidak termasuk dalam hitungan dan hari pertama adalah hari berikutnya.Akan tetapi ada juga yang menggunakan tata cara waktu aqiqah pada 14 atau 21 hari usai kelahiran si kecil. Menurut Mazhab Syafi'i, aqiqah tetap bisa dilaksanakan setelah melewati hari ke tujuh kelahiran si kecil.Berikut tata cara aqiqah yang bisa dipahami:

  1. Menyembelih hewan ternak kambing
  2. Memasak daging hewan hasil aqiqah
  3. Mengonsumsi sebagian daging aqiqah
  4. Mencukur rambut si kecil
  5. Memberikan nama pada buah hati

Adapun bacaan doa aqiqah saat sembelih hewan ternak adalah sebagai berikut:بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ [ اللهم مِنْكَ وَلَكَ ] اللهم تَقَبَّلْ مِنِّي هَذِهِ عَقِيْقَةُ ... Bismillâhi walLâhu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘aqiqatu…(sebutkan nama bayi) Artinya:
"Dengan menyebut asma Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya … (sebutkan nama bayi)".

Berikut bacaan doa aqiqah saat mencukur rambut pada bayi:بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ, اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrus samâwâti wa nûrusy syamsyi wal qamari, Allâhumma sirruLlâhi nûrun nubuwwati RasuluLlâhi ShallaLlâhu ‘alaihi wasallam walhamduliLlâhi Rabbil ‘âlamin. Artinya:
"Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah SAW, dan segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam".

Sedangkan, bacaan doa aqiqah saat meniup ubun-ubun bayi usai dicukur sebagai beriku:اللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ Allâhumma innî u’îdzuhâ bika wa dzurriyyatahâ minasy syaithânir rajîm Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk".

Berikut bacaan doa walimah al-'Aqiqah yaitu:اللهم احْفَظْهُ مِنْ شَرِّالْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَأُمِّ الصِّبْيَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَالْعِصْيَانِ وَاحْرِسْهُ بِحَضَانَتِكَ وَكَفَالَتِكَ الْمَحْمُوْدَةِ وَبِدَوَامِ عِنَايَتِكَ وَرِعَايَتِكَ أَلنَّافِذَةِ نُقَدِّمُ بِهَا عَلَى الْقِيَامِ بِمَا كَلَّفْتَنَا مِنْ حُقُوْقِ رُبُوْبِيَّتِكَ الْكَرِيْمَةِ نَدَبْتَنَا إِلَيْهِ فِيْمَا بَيْنَنَا وَبَيْنَ خَلْقِكَ مِنْ مَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ وَأَطْيَبُ مَا فَضَّلْتَنَا مِنَ الْأَرْزَاقِ اللهم اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَأَهْلِ الْخَيْرِ وَأَهْلِ الْقُرْآنِ وَلَا تَجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الشَّرِ وَالضَّيْرِ وَ الظُّلْمِ وَالطُّغْيَانِ Allâhummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyâni wa min jamî’is sayyiâti wal ‘ishyâni wahrishu bihadlânatika wa kafâlatika al-mahmûdati wa bidawâmi ‘inâyatika wa ri’âyatika an-nafîdzati nuqaddimu bihâ ‘alal qiyâmi bimâ kalaftanâ min huqûqi rububiyyâtika al-karîmati nadabtanâ ilaihi fîmâ bainanâ wa baina khalqika min makârimil akhlâqi wa athyabu mâ fadldlaltanâ minal arzâqi. Allâhummaj’alnâ wa iyyâhum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`âni wa lâ taj’alnâ wa iyyâhum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyâni Artinya:
"Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela".

Rekomendasi