Jenderal Polri Panggul Pacul Bawa Golok Siap Bertani 'Usai Ngopi Berangkat ke Kebun

Potret Komjen Susno Duadji berangkat ke ladang membawa cangkul dan golok.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Jenderal Polri Panggul Pacul Bawa Golok Siap Bertani 'Usai Ngopi Berangkat ke Kebun
Kegiatan Pensiunan Jenderal Polisi Jadi Petani. Instagram/@susno_duadji ©2021 Merdeka.com

Bertani, menjadi aktivitas rutin yang dipilih oleh Komisaris Jenderal Susno Duadji usai pensiun dari kepolisian. Hal tersebut seperti terlihat dari beberapa unggahan di akun media sosial pribadinya.

Sosok Susno Duadji sendiri sempat ramai menjadi sorotan sepanjang tahun 2009 hingga 2010. Istilah 'Cicak vs Buaya' yang dicetuskan olehnya untuk menggambarkan persaingan antara KPK dan Polri menyulut reaksi keras publik.

Buntutnya, karier Susno di kepolisian pun terhenti. Setelah pensiun, Susno memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Sumatera Selatan dan memilih menjadi petani.

Berikut potret Komjen Susno Duadji memanggul cangkul dan bersiap berangkat ke ladangnya untuk bertani. Simak ulasan selengkapnya:

Usai melewati masa tahanan karena kasus dugaan korupsi, Susno memutuskan kembali ke kampung halamannya di Pagar Alam, Sumatera Selatan dan menjadi petani.

Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Susno kerap membagikan momen saat bertani. Mulai dari ikut mencangkul, menanam, mengelola, hingga panen.

Yang terbaru, Susno membagikan video merekam momen saat dirinya tengah bersiap menuju ladangnya di pagi hari.

"Bertani itu sehat dan keluar keringat geratis, beda dengan gym di hotel bintang keringat harus bayar," tulisnya dalam keterangan foto.

Melalui video yang dibagikan, terlihat Susno tengah berada di perjalanan menuju ladangnya. Kegiatannya pergi ke ladang disebut Susno rutin di lakukan olehnya setiap pagi setelah dirinya selesai menikmati kopi. "Selamat pagi Indonesia inilah rutinitas petani, kami di pagi hari setelah ngopi berangkat ke kebun," kata Susno. Dalam video, Susno tampak membawa sebuah cangkul di pundaknya serta sebuah golok di tangan. Kedua alat itu disebut Susno merupakan alat wajib yang harus dibawanya saat ke ladang. "Alat ini senjata kita pisau (golok) untuk membersihkan (rumput) ini pacul untuk membersihkan (juga) dan untuk nanam apapun," ucapnya.

Di beberapa unggahannya, Susno kerap mengatakan jika ia sangat menikmati kegiatannya di ladang sebagai seorang petani. Menurutnya, kegiatan bertani di ladang merupakan aktivitas olahraga gratis yang baik untuk tubuh. "(Bertani) untuk olahraga melebihi kita olahraga di gym di hotel, hebat petani. Ayo anak muda bertani," kata Susno. Di unggahan yang lain, Susno juga sempat membagikan momen saat dirinya melihat tanaman-tanamannya yang mulai berbuah. "NANKADAK DAN MANGGA MENJANJIKAN. Banyak sekali manfaat menanam Nangkadak dan Mangga ,,, asyiikk dan dapet uang,,," tulis Susno.

Puncak karier Susno Duadji di Kepolisian ialah saat ia diangkat menjadi Kapolda Jawa Barat tahun 2008 lalu. Kemudian, ditunjuk menjadi Kabareskrim Polri di tahun yang sama. Nama Susno bahkan sempat digadang-gadang akan menduduki jabatan Kapolri pada saat itu.Namun, kariernya harus terhenti setelah pernyataan kontroversialnya soal perseteruan KPK dan Polri itu jadi sorotan. Pernyataannya itu berbuntut panjang hingga berakhir dengan penahanan dirinya karena diduga terlibat kasus korupsi.Saat Susno menjabat sebagai Kabareskrim Polri, banyak kasus-kasus besar terungkap. Salah satunya terkuaknya kasus korupsi pajak Gayus Tambunan, dan Bank Century.

Rekomendasi