Pinjaman secara daring atau pinjaman online (pinjol) kini tengah marak di kalangan masyarakat tanah air. Sayangnya, perkembangan dari tren ini dimanfaatkan oleh oknum keji dengan pinjol ilegal yang tak sesuai kode etik.
Tak sedikit orang yang kerap menerima pesan dan ancaman dari pinjol ilegal itu. Ternyata hal yang sama dialami oleh seorang Jenderal Polisi.
Ia mendadak kena semprot penagih utang. Meski dirinya tidak pernah sama sekali berurusan dengan uang pinjaman. Simak selengkapnya berikut ini.
Advertisement
Perwira Tinggi Kena Marah
Karomisinter Divhubinter Polri Brigadir Jenderal Krishna Murti mengunggah potret kasus pinjaman online ilegal yang tengah ditangani oleh Polisi baru-baru ini. Diketahui, saat ini dana yang berhasil disita mencapai Rp20,4 miliar.
Menanggapi hal tersebut, Krishna menceritakan pengalamannya. Ia mengaku pernah dihubungi nomor asing yang mendadak menggertak minta uang. Bahkan meski sudah diblokir, pelaku kembali menghubungi.
"Saya pernah tiba-tiba ditelepon nomor tidak dikenal. Marah minta bayar uang. Saya block, trus nelpon lagi pakai nomor lain," tulis @krishnamurti_bd91 dalam keterangan foto.
Advertisement
Bingung Ditagih Utang
Polisi bidang Reserse itu mengaku tak tahu apa-apa terkait utang yang dimaksud oleh pelaku tadi. Ditambah lagi, Krishna pun tak paham dengan siapa orang yang disebutkan telah memiliki utang itu. Yang justru minta dibayarkan olehnya.
"Saya enggak tau urusan ditagih uang oleh orang enggak jelas atas utang yang dimiliki oleh yang tidak jelas," imbuhnya.
Advertisement
Banyak Aduan Korban Pinjol Ilegal
Jenderal Bintang Satu ini bahkan telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait pinjaman online ilegal.
Seperti diketahui, pelaku kerap mengancam dengan menyebar data pribadi, menghubungi orang terdekat, serta intimidatif dari para debt collector.
"Terus banyak orang ngadu ke saya masalah pinjol ini. Ternyata pinjol ini pukis*** juga ya. Pantes banyak orang yang nangis-nangis dikerjain mereka," sambungnya.
Menutup kisahnya, Brigjen Krishna tegas menyampaikan pesan untuk menghindari utang .
"Polri membasmi pinjol sampai ke akar-akarnya. Jangan pinjem uang ke pinjol. Jangan membebani hidup dengan pengeluaran yang diluar batas kemampuan," tutupnya.