4 Cara Mengatasi Depresi pada Ibu Rumah Tangga, Ketahui Pula Penyebabnya

Ada beberapa cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
4 Cara Mengatasi Depresi pada Ibu Rumah Tangga, Ketahui Pula Penyebabnya
Ilustrasi depresi. ©2012 Merdeka.com

Ada beberapa cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga. Tak hanya pasca melahirkan, depresi juga bisa dialami oleh para ibu rumah tangga. Pekerjaan rumah tangga tentu tidak semudah yang dibayangkan. Para wanita ini rela menghabiskan lebih banyak waktunya untuk beberes rumah.

Para ibu rumah tangga juga jauh lebih banyak waktunya berada di rumah. Karenanya, mereka kerap mengalami depresi. Menurut Melinda Paige, Ph.D., profesor konseling kesehatan mental klinis di Argosy University, Atlanta, terdapat beberapa faktor pemicu depresi pada ibu rumah tangga.

Mulai dari perasaan terisolasi dan kehilangan tujuan menjadi salah satu alasan. Selain itu, mereka juga harus menjaga sang anak di mana membutuhkan fisik optimal menjadi pemicu lainnya. Lantas bagaimana cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga dan penyebabnya?

Melansir dari laman halodoc, Selasa (19/10), simak ulasan informasinya berikut ini.

Depresi pada Ibu Rumah Tangga

Ada beberapa faktor pemicu depresi pada ibu rumah tangga. Mulai dari perasaan terisolasi dan kehilangan tujuan menjadi salah satu alasan. Selain itu juga merasa kehilangan identitas dan kurangnya interaksi sosial akibat terlalu lama berada di rumah.

Bukan hanya itu saja, mengatur situasi rumah tangga dan menjaga anak-anak juga bisa menjadi pemicunya. Seperti yang diketahui, dua alasan tersebut membutuhkan kesehatan fisik optimal dan mental yang stabil.

Sadar atau tidak, para ibu rumah tangga kerap kali mengabaikan kebutuhannya sendiri. Hal ini karena waktu yang dimiliki telah dikuras untuk mengurus rumah tangga. Akibatnya mereka juga terkadang menjadi kurang menghargai dirinya sendiri.

Tak hanya hal-hal internal saja, pola asuh serta pandangan soal peran laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga juga bisa menjadi faktor lainnya. Terlebih jika sang laki-laki tidak memberikan peran sewajarnya dalam rumah tangga. Hal ini mampu menambah beban emosi ibu rumah tangga.

Cara Mengatasi Depresi pada Ibu Rumah Tangga

Ada beberapa cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga. Berikut di antaranya:1. Bicarakan Tugas & Kewajiban ke Pasangan

Cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga yang pertama adalah dengan membicarakan mengenai tugas dan kewajiban pada pasangan. Ini merupakan satu hal yang penting bagi pasangan suami istri. Sebab, tugas dan kewajiban harus dikerjakan bersama-sama.Untuk itu, tidak ada salahnya para ibu rumah tangga untuk membicarakan mengenai tugas dan kewajiban ke pasangan. Jangan hanya karena ibu lebih banyak tinggal di rumah, suami bisa seenaknya lepas tangan.2. Minta Bantuan

Cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga yang kedua yaitu dengan meminta bantuan. Perlu diingat, ibu rumah tangga juga manusia biasa di mana kerap membutuhkan bantuan. Terutama untuk mengerjakan urusan rumah tangga. Jika tidak bisa mempunyai asisten rumah tangga, kalian bisa membicarakannya kepada pasangan.Bicarakan kemungkinan untuk membagi tugas dalam urusan rumah tangga. Selain itu juga bisa dengan meminta bantuan dari kerabat atau orang terpercaya. Jika masih ragu, kalian bisa memikirkan solusi yang tepat untuk masalah tersebut.

3. Ambil Waktu Diri Sendiri (Me Time)

Meluangkan waktu untuk diri sendiri juga termasuk cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga. Dikatakan sebelumnya, ibu rumah tangga juga manusia biasa yang membutuhkan waktu untuk diri sendiri alias me time. Meski sederhana, aktivitas tersebut mampu membantu para ibu rumah tangga tetap memiliki mental yang stabil. Kalian sebenarnya membutuhkan waktu sebentar untuk jauh dari suami dan anak-anak. Untuk mengisi waktu tersebut, para ibu rumah tangga bisa melakukan berbagai macam aktivitas. Mulai dari pergi ke salon, nonton bioskop, spa atau belanja beberapa kebutuhan pribadinya.

4. Ingat Anak-Anak
Cara mengatasi depresi pada ibu rumah tangga yang terakhir yakni mengingat anak-anak. Sejatinya, ibu rumah tangga harus selalu mengingat anak-anak. Meski pekerjaan rumah tangga yang dikerjakan begitu sulit ataupun pasangan merasa tidak puas dengan pekerjaannya. Pernikahan terjadi bukan hanya perkara kepuasan pasangan. Akan tetapi lebih pada dituntut untuk bisa bertanggung jawab. Apalagi bertanggung jawab terhadap anak-anak.

Pengaruh Emosi pada Pola Asuh Anak

Jika digali lebih dalam, dampak stres atau depresi tidak akan jauh-jauh juga berkaitan dengan pola asuh anak. Artinya, hal tersebut akan berpengaruh pada cara ibu mengasuh anak-anaknya. Bukan tak mungkin pula, ibu rumah tangga akan menularkan stres pada anak.Banyak ibu rumah tangga yang melampiaskan emosi dan amarahnya kepada sang anak. Padahal sikap tersebut sangat tidak bagus bagi perkembangan psikologis anak. Akibatnya, anak bisa mengembangkan sikap agresif atau justru menjadi pribadi yang tertutup, pendiam hingga memendam perasaan.Untuk itu, sangat penting bagi orang tua menyadari serta mengendalikan perilakunya di sekitar anak. Tidak hanya untuk orang dewasa, hal tersebut juga akan mendukung kesehatan mental keluarga khususnya perkembangan sang anak.

Rekomendasi