Tak Pernah Kumpulkan Tugas Daring, Alasan Anak Ini Bikin Gurunya Menangis

Video seorang murid yang tak pernah mengumpulkan tugas daring karena biaya.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Tak Pernah Kumpulkan Tugas Daring, Alasan Anak Ini Bikin Gurunya Menangis
Viral Alasan Tak Pernah Kumpulkan Tugas Daring. TikTok @evayanti1801 ©2021 Merdeka.com

Pandemi Covid-19 ini memang begitu berat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Berbagai sektor kehidupan juga mendapatkan dampak yang begitu besar karena virus ini. Salah satu yang sangat dirasakan adalah berubahnya sistem pembelajaran menjadi sekolah daring.

Karena hal itu, seorang murid tak pernah mengumpulkan tugas sekolah daringnya. Dia bahkan juga tak pernah muncul dalam group kelasnya. Wali kelas dan guru BK pun lantas berkunjung ke rumahnya untuk melihat keadaan sang murid. Hingga akhirnya murid tersebut memberikan alasan yang bikin menangis.

Melansir dari akun TikTok @evayanti1801, Jumat (19/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

Wanita pemilik akun TikTok @evayanti1801 membagikan pengalamannya sebagai seorang wali kelas. Bersama dengan guru BK, dia melakukan home visit ke rumah salah satu muridnya.

Hal ini dilakukan karena murid tersebut tak pernah mengumpulkan tugas daring. Selain itu juga sang murid tak pernah muncul dalam group chat kelas.

"Ketika murid tak pernah mengumpulkan tugas daring dan tak pernah muncul di dalam group WA kelas. Saya sebagai wali kelas melakukan home visit bersama guru BK melihat keadaan murid itu. Kami memanggil-manggil tapi si anak tak mau membukakan pintu. Ternyata beginilah keadaannya. Dia tak mau menemui guru karena malu hanya ibunya yang menemui kami," tulisnya dalam video part I.

Setelah melakukan home visit, dia mendapatkan pesan dari sang murid dua jam kemudian. Siapa sangka, sang murid berkata tak ingin melanjutkan kembali pendidikannya. Sebab, dia sudah tidak ada lagi biaya membeli kuota untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

"Setelah melakukan home visit, 2 jam kemudian si siswa mengirimkan chat ke WA saya menggunakan HP kakaknya. Si siswa mengatakan tak mau lagi melanjutkan sekolah karena tak ada biaya untuk membeli kuota untuk menyelesaikan tugas. Dan si siswa tadi sudah bekerja karena ayahnya sudah enggak kuat lagi bekerja untuk menghidupi mereka," lanjutnya di part II.

Melihat isi pesan tersebut, sang guru tak lantas langsung setuju. Rupanya, wali kelas bersama para guru sangat berharap murid tersebut tetap melanjutkan sekolahnya. Untuk masalah tugas daring, dia bisa menyicil untuk menyelesaikan semampunya.

"Saya membalas chat dengan mengatakan kami guru-guru sangat berharap ia melanjutkan sekolahnya. Tugas-tugas yang belum dikumpulkan bisa diansur mengerjakan. Tak harus selesai seluruhnya yang penting jangan sampai putus sekolah.

Berikut video seorang murid yang tak pernah mengumpulkan tugas daring karena biaya.

@evayanti1801

Perjuangan guru ##gurukampung ##gurusekolahkampung ##gurudesa ##pengabdianguru ##gurutanpatandajasa ##gurusekolahlaskarpelangi

♬ original sound  - yeyenaz1
Rekomendasi