Duka masih menyelimuti Tanah Air usai pesawat Sriwijaya Air SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak dikabarkan jatuh pada Sabtu (9/1) lalu. Sebelumnya, pesawat sempat mengalami hilang kontak di area perairan Kepulauan Seribu.
Salah satu korban yakni sang pilot, Kapten Afwan. Jenazah mendiang berhasil ditemukan dan teridentifikasi.
Penghormatan terakhir dilakukan oleh seluruh pihak terkait. Momen haru menyelimuti prosesi pemakaman sang kapten yang saleh nan dermawan tersebut.
Seperti apa momen pemakaman sang kapten Sriwijaya SJ182? Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Jenazah Kapten Afwan disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor tidak jauh dari kediaman sang pilot yang berada di Perumahan Bumi Cibinong Endah (BCE). Mendiang dimakamkan pada Sabtu (30/1) siang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah dijemput keluarga di RS Polri Kramat Jati, Sabtu pagi. Sejumlah rekan kerja mendiang yang terdiri dari pilot dan pramugara-pramugari nampak memadati area pemakaman guna memberikan penghormatan terakhir kepada sang kapten.
Advertisement
Terlihat beberapa rekan kerja mendiang turut andil saat mengantarkan jenazah ke peristirahatan terakhir. Beberapa di antaranya nampak memegang foto Kapten Afwan semasa hidup, membawa bunga, hingga perlengkapan lainnya.
Tak hanya rekan kerja yang tengah bertugas mengantarkan almarhum, di area pemakaman nampak pula dipadati oleh para pelayat. Tak sedikit yang berusaha untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Kapten Afwan.
Advertisement
Semasa hidup, mendiang merupakan sosok yang dikenal religius, taat ibadah, dan dermawan. Sang pilot diketahui seringkali memberikan tausiah di dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan komplek kediamannya.
"Baik orangnya santun, rajin salat, kalau libur pasti selalu ke masjid," ungkap Ketua RT setempat, Agus Pramudibyo di kediaman Kapten Afwan. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (10/1).
Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Paling sulung masih duduk di bangku kelas 1 SMP dan paling bungsu masih duduk di bangku TK.
Kapten Afwan merupakan mantan personel TNI AU yang sudah purna tugas sejak 1998. Ia pernah berdinas di Skadron Udara 4 dan Skadron Udara 31.
Banjir Doa & Ungkapan Haru Warganet
Kepergian Kapten Afwan yang terabadikan melalui sebuah video tersebut lantas membuat publik turut kehilangan. Banyak yang lantas memberikan doa bagi mendiang Kapten Afwan di tempat terbaiknya saat ini.
"Terbanglah ke Surganya allah Capt afwan," kata akun @farmhuppoz.
"Damai di surga capt," tulis akun @egarans.
"Alfatihah...buat capt Afwan surga tmptmu capt," doa akun @masniah_14.
"Selamat jalan capten afwan, surga menantimu semoga khusnul khotimah.. Aamiin," tulis akun @alifdzaky29.
Advertisement
Advertisement
Berikut video haru pemakaman Kapten Afwan yang diiringi tangisan dan penghormatan terakhir dari banyak rekan kerja serta masyarakat setempat. Meski kini telah tiada, sosoknya akan terus terkenang sebagai pria salih nan dermawan sepanjang masa.
View this post on Instagram