Bisnis Kebaya Anne Avantie Merosot Efek Pandemi, Kini Jual Sambal dan Isi Acara Masak

Penjualan kebaya milik Anne Avantie mengalami penurunan. Hingga akhirnya mencoba banting setir berjualan sambal.

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Bisnis Kebaya Anne Avantie Merosot Efek Pandemi, Kini Jual Sambal dan Isi Acara Masak
Bisnis Kebaya Anne Avantie Merosot Kini Jual Sambal. Instagram @anneavantieheart ©2020 Merdeka.com

Anne Avantie merupakan perancang busana Indonesia terkenal melalui berbagai koleksi kebayanya. Sudah berkecimpung di dunia mode sejak 1989, sebagai perancang busana di rumah kontrakan.

Sejumlah hasil karya Anne kerap kali dipakai oleh para selebriti Indonesia serta pada Miss Universe. Sayangnya, pandemi Covid-19 memengaruhi berbagai lini bisnis, termasuk dunia fashion.

Penjualan kebaya milik Anne Avantie mengalami penurunan. Hingga akhirnya mencoba banting setir berjualan sambal. Hasil hobi memasaknya begitu diminati, sampai mendapat tawaran menjadi pembawa acara masak di salah satu televisi swasta.

Simak informasinya berikut ini.

Unggahan Akun Instagram Pribadi Berubah

Selama ini, masyarakat lebih mengenal Anne Avantie sebagai desainer kebaya. Berbagai unggahannya di media sosial, kerap kali menampilkan hasil karya terbaru.

Berbeda pada minggu-minggu terakhir ini. Akun Instagram Anne kini dipenuhi unggahan bertema kuliner. Potret kebaya cantik yang biasanya, berganti menjadi sambal hasil kreasi resep Anne sendiri.

Bisnis Kebaya Menurun 70%

Efek pandemi Covid-19 memaksa para pengusaha untuk memutar otak. Termasuk bagi desainer asal Semarang, Jawa Tengah ini, memberanikan diri terjun ke bisnis lain. Sebab hasil kebayanya menurun sangat drastis, sekitar 70 persen.

"Penurunan sampai 70 persen," kata Anne seperti dikutip dari akun Instagram @sekolahpebisnis.

Hobi Memasak Kini Jadi Bisnis Baru

Tak pernah tersirat untuk mencoba terjun ke dunia bisnis kuliner, meski memiliki hobi memasak sejak lama. Karena kondisi tak terduga inilah, Anne memanfaatkan hobinya tersebut sebagai peluang bisnis baru.

Hal tersebut tentu demi menjaga karyawan-karyawan dari PHK. Sehingga sementara waktu, mengerahkan mereka beralih dulu membantu membuat sambal. Penjualannya cukup meningkat tajam, bisa mencapai ribuan orderan setiap harinya.

"Sehari bisa 1000 toples yang diproduksi untuk pesanan," ujar Anne.

Membantu Petani

Selain dari hobi, inovasi membuat sambal 'Dapur Ndeso' ini tercetus setelah Anne bertemu seorang petani. Saat berkunjung ke pegunungan sekitar Semarang, Anne bertemu petani yang mengaku merugi lantaran wabah virus corona.

Ulah para tengkulak memanfaatkan kesempatan di tengah pandemi, membuat Anne tergerak ikut membantu. Terbesitlah ide menjual sambal dari hasil panen petani. Serta belajar soal pengemasan dari YouTube dan putra keduanya.

"Cuma sebatas bantu konsultasi saja, soalnya Ernest nggak doyan sambal," ucap Anne dengan tawa kecil.

Sambutan Positif dari Pasar

Sambal karya Anne Avantie memiliki banyak varian rasa, mulai dari teri-pete, cumi-petai hingga krecek. Tak tanggung-tanggung, harganya berkisar Rp99 hingga 369 ribu.

Demi memberi keunikan dan branding sebagai ciri khas, Anne membubuhkan tanda tangannya pada kemasan sambal.

"Omsetnya lumayan," ujarnya, tanpa menyebut angka pasti keuntungan yang diperoleh.

Mengisi Acara Masak di TV Swasta

Minat Anne di bidang kuliner, nampaknya disambut hangat oleh pihak televisi swasta. Dalam acara bertajuk 'Selamat Pagi Indonesia' pada Rabu (14/10/2020) kemarin.

Melansir dari akun Instagram pribadinya, @anneavantieheart tengah memamerkan hasil masakan menu khas Nusantara. Diberinya nama 'Bandeng Presto Panggang Masak Sarden'.

Rekomendasi