Memperburuk Fungsi Hati, Hindari 7 Makanan Ini

Banyak faktor yang menyebabkan fungsi hati menurun. Salah satunya adalah dengan penerapan gaya hidup yang tidak baik.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Memperburuk Fungsi Hati, Hindari 7 Makanan Ini
10 fungsi hati bagi manusia. liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Hati adalah organ penting yang ada dalam tubuh. Beberapa fungsi hati adalah membantu tubuh tetap seimbang dengan melepaskan berbagai racun sehingga metabolisme tubuh tetap terjaga dengan baik.

Fungsi hati yang lain adalah menjaga sirkulasi serta menyeimbangkan berbagai hormon yang ada pada tubuh.

Banyak faktor yang menyebabkan fungsi hati menurun. Salah satunya adalah dengan penerapan gaya hidup yang tidak baik. Dimulai dengan pola makan hingga kurangnya olahraga menjadi faktor terbesar yang dapat memperburuk fungsi hati.

Tidak banyak diketahui, berikut merupakan daftar makanan yang dapat memperburuk fungsi hati:

Tubuh kita membutuhkan kolesterol. Terdapat dua kategori yakni kolesterol yang dikategorikan baik dan jahat. Tubuh membutuhkan kolesterol baik dan harus menghilangkan kandungan kolesterol jahat di dalam tubuh.


Berbagai makanan yang dapat dihindari antara lain daging berlemak, jeroan, segala jenis makanan digoreng menggunakan minyak panas yang telah digunakan selama beberapa kali. Konsumsi makanan berkolesterol secara bijak agar dapat meringankan fungsi hati.

Garam adalah salah satu penyedap rasa yang sering digunakan keluarga Indonesia. Garam dapat membuat rasa masakan menjadi lebih gurih dan lezat. Namun, di balik kelebihannya tersebut, garam ternyata menjadi salah satu musuh hati.


Penggunaan garam berlebih dapat membuat fungsi hati menjadi tidak pada semestinya. Beban kerja hati menjadi lebih berat untuk mengeluarkan racun apabila kadar garam yang masuk ke dalam tubuh terlalu berlebih. Sehingga sistem metabolisme tubuh dapat terganggu dengan konsumsi garam di luar batas normal.

Penggunaan gula sebagai penyedap rasa maupun bahan yang ditambahkan ke minuman adalah hal yang biasa. Gula berfungsi sebagai sumber energi yang dapat disimpan ketika tubuh membutuhkannya suatu saat. Namun, bagaimana jika konsumsi gula melebihi batas konsumsi yang mampu diproses oleh tubuh?


Organ yang akan berpengaruh salah satunya adalah hati. Dengan konsumsi gula yang berlebih, maka akan terjadi penumpukan gula dan akan dianggap sebagai racun. Sehingga, hati akan bekerja lebih keras. Apabila hal tersebut terus-menerus dilakukan, maka fungsi hati lambat laun akan menurun dan bahkan dapat rusak.

Soda merupakan bahan yang menjadi pantangan bagi hati. hal tersebut disinyalir berbahaya bagi tubuh. Soda menjadi bahan aktif yang cepat menyebabkan luka dan iritasi pada sistem pencernaan. Sebagai akibatnya, hati yang seharusnya berfungsi dengan baik, justru dapat dengan cepat dapat terjadi penurunan fungsinya.

Alkohol secara jelas telah menjadi musuh hati. Konsumsi alkohol pada jumlah yang melebihi normal akan menyebabkan berbagai kerusakan dan penurunan fungsi berbagai organ di dalam tubuh, terutama hati. Berbagai gangguan kesehatan yang dapat terjadi adalah peradangan, pembengkakan, serta sirosis hati.


Dilansir dari alodokter, berbagai penyakit yang dapat terjadi terkait dengan konsumsi alkohol yakni perlemakan hati dan hepatitis alkoholik. Berbagai gejala dari kerusakan fungsi hati yang dapat timbul antara lain nyeri perut bagian kanan atas, demam, lemas, mual, kulit berwarna kuning, kadar sel darah putih meningkat, hati membengkak, dan terjadi penumpukan cairan pada rongga perut.


Makanan instan merupakan makanan yang banyak dicari. Sebab, cara memasaknya yang mudah dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit. Berbagai makanan instan tersebut sering dijumpai dalam bentuk mie, saus, sambal, daging kaleng, sarden, dan sebagainya.


Namun, penggunaan bahan pengawet membuat makanan instan dapat menjadi salah satu faktor gangguan kesehatan. Bahan pengawet seperti garam, gula, dan bahkan pengawet dapat ditambahkan ke dalam makanan instan secara berlebih agar membuatnya tahan lebih lama. Padahal, konsumsi gula, garam, dan pengawet buatan secara berlebih dapat terjadi penumpukan racun di dalam hati. Sebagai akibatnya, fungsi hati dapat menurun dan bahkan terjadi kerusakan.

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki kuliner khasnya yang memanjakan lidah karena cita rasa rempahnya yang banyak. Rempah-rempah tersebut seperti jahe, kunyit, merica, cabai, berbagai jenis bawang, dan lain sebagainya. Rempah-rempah tersebut ketika ditambahkan ke dalam masakan akan bersifat sebagai penyedap dan menambah cita rasa makanan yang lebih lezat.


Namun, di sisi lain rempah-rempah tersebut dapat memicu rasa pedas sehingga bersifat panas apabila dikonsumsi. Padahal, bahan makanan yang bersifat panas dapat membuat luka bahkan iritasi pada sistem pencernaan. Hal tersebut dapat terjadi hingga merusak fungsi hati sebagai organ terakhir yang melakukan seleksi terhadap berbagai makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Rekomendasi