Pria Ini Donorkan Organ Istri dan Anak yang Baru Meninggal, Alasannya Bikin Haru

Memilukan, pria ini membuat keputusan untuk melakukan donor organ sang istri dan anaknya yang baru saja meninggal dunia.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Pria Ini Donorkan Organ Istri dan Anak yang Baru Meninggal, Alasannya Bikin Haru
Pria Ini Donorkan Organ Istri dan Anaknya. worldofbuzz.com ©2020 Merdeka.com

Menjadi orang tua tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Membawa si kecil lahir ke dunia dan mengasuhnya juga menjadi tantangan besar bagi orang tua. Sejak di dalam kandungan, beragam risiko bisa datang menghampiri. Tidak hanya bagi si kecil, namun risiko juga datang menghampiri sang ibu.

Sudah banyak sekali kasus komplikasi yang terjadi selama persalinan. Bahkan, dapat menyebabkan konsekuensi yang sangat tragis yaitu kehilangan. Seperti yang dialami oleh pria sekaligus suami dan calon ayah satu ini.

Pria ini secara rela melakukan donor organ istri dan anak yang baru meninggal pada orang lain. Langsung saja simak ulasan informasi yang dihimpun dari World of Buzz berikut ini.

Kehilangan Istri dan Buah Hatinya

Kisah memilukan ini awalnya dilaporkan oleh Sin Daily Chew. Seorang pria haus menanggung rasa sakitnya karena kehilangan istri sekaligus sang putri dalam kurun waktu enam hari. Insiden memilukan ini diketahui terjadi di Zhejiang, China.

Kisah bermula saat seorang calon ayah membawa sang istri ke rumah sakit akibat telah pecah ketuban. Keduanya kala itu tampak bahagia sebab buah hati yang telah lama ditunggu-tunggu akan lahir ke dunia. Pasangan suami istri ini juga diketahui sangat senang menyambut kelahiran itu.

Ada Komplikasi Saat Persalinan

Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi kekhawatiran. Sebab, selama proses persalinan, sang istri diketahui menderita emboli cairan ketuban. Ini merupakan salah satu komplikasi yang bisa mendatangi ibu hamil.Waktu terus berjalan, kondisi calon ibu ini juga berangsur memburuk. Hingga pada akhirnya istri sekaligus calon ibu ini mengembuskan napas terakhir. Jangan salah, sebelumnya pihak dokter telah memberikan pertolongan pertama namun takdir telah berkata lain.

Si Kecil Harus Dilarikan ke UGD

Kendati begitu, sang istri berhasil melahirkan buah hati mereka ke dunia. Diketahui bayi mungil tersebut berjenis kelamin perempuan. Beruntung kebahagiaan maish menghampiri pria asal China ini atas kelahiran sang putri.

Sayang, enam hari kemudian, si kecil harus dilarikan ke unit gawat darurat. Bukan tanpa alasan, putri mungilnya diketahui menderita mati lemas. Dengan kejam, dokter mengatakan bila sang putri tak bisa diselamatkan. Ya, bayi mungil pria ini meninggal dunia mengikuti sang ibu.

Mendonorkan Organ Istri dan Anak

Terlepas dari itu semua, pria asal China ini memberikan keputusan yang tak biasa. Pria malang itu memutuskan untuk mendonorkan organ-organ istri dan anaknya yang baru meninggal. Dia menyumbangkan beberapa organ orang terkasihnya kepada seseorang yang lebih membutuhkan.Atas permintaan tersebut, sepasang kornea dan ginjal bayi mungil ini akan disumbangkan pada pasien yang sakit kritis. Tindakan tersebut dikatakan mampu membantu dua orang mendapatkan penglihatan mereka kembali.

Wasiat Istri Sebelum Berpulang

Rupanya, hal itu bukan menjadi keputusannya seorang. Sebelum meninggal, istrinya sempat berpesan. Jika dokter tidak bisa menyelamatkan nyawanya, sang suami harus menemukan cara agar tubuhnya bisa digunakan untuk membantu orang lain.

Dan cara yang dipilih oleh pria ini yaitu mendonorkan organ-organ sang istri. Tidak hanya itu, pria tangguh itu juga memutuskan untuk menyumbangkan sejumlah organ putri kecilnya kepada orang lain.

Terima Kasih Telah Datang ke Dunia Ini

Dilansir dari Harian Tiongkok, sebelum memasuki ruang operasi sang ayah terlihat mencium dahi putrinya. Sembari meneteskan air mata, pria ini mengatakan 'Malaikat kecilku, terima kasih telah datang ke dunia ini'. Dia juga percaya, sang istri akan menyetujui keputusan yang diambilnya itu. Dan dia tak lupa mendoakan agar istri dan anaknya bisa bersatu di akhirat.

Rekomendasi