Raden Arya Tak Tega Dengar Pasien Jual Sepeda buat Berobat, Ending Pulang Diberi Uang
Merdeka.com - Sosok Raden Arya Mudrika dikenal sebagai seorang terapis totok syaraf. Dirinya begitu terkenal dan banyak dipercaya bisa dapat melakukan pengobatan alternatif untuk masyarakat.
Namun, belum lama ini seorang pasien yang sudah lanjut usia membagikan cerita yang mencuri rasa haru dari Raden Arya. Bahkan ia sempat tidak tega mendengar cerita pilu sang pasien dan sempat melakukan hal tak diduga.
Penasaran? Simak lanjutan ulasan viral selengkapnya berikut ini.
Pasien Cerita Punya 4 Anak tapi Tidak Peduli
Baru-baru ini seorang pasien yang sedang berobat ke tempat praktik Raden Arya tiba-tiba menangis ketika akan diterapi. Hal ini tentu membuat Raden bertanya dan penasaran.
Usut punya usut, sang pasien ternyata berusaha dan bermodalkan nekat sendirian untuk datang ke tempat Raden. Ia menceritakan, bahwa sebenarnya memiliki 4 orang anak namun tak ada satupun yang peduli atas keadaannya saat ini.

Youtube/Raden arya mudrika©2021 Merdeka.com
"Anak-anak bapak enggak ada yang peduli? Sudah pada menikah?," tanya Raden seperti nampak dalam tayangan di laman Youtube Raden arya mudrika.
"Enggak adaa, udah pada senang-senang tapi enggak ada yang mau tahu (keadaan saya)," jawab sang pasien lanjut usia tersebut.
Saat Minta Uang untuk Berobat Tak Pernah Dihiraukan
Begitu miris nasib pria lanjut usia ini benar-benar tak dihiraukan oleh anak-anaknya yang sudah sukses. Bahkan untuk meminta uang saja, ia tak pernah dikasih.
Diungkapkan oleh dia, saat menelepon anak-anaknya untuk meminta uang, sedikitpun mereka tak ada yang mengangkatnya.

Youtube/Raden arya mudrika©2021 Merdeka.com
"Minta uang saja dibel (telepon) enggak pernah diangkat," lirihnya.
Tak Punya Ongkos, Nekat Jual Sepeda
Tak memiliki ongkos untuk datang ke tempat Raden untuk berobat, sang pasien akhirnya melakukan hal nekat. Pria malang itu mengaku bahwa sudah menjual sepedanya untuk dijadikan ongkos berangkat dari Semarang ke Subang, Jawa Barat tempat pengobatan alternatif milik Raden Arya.
Ia berhasil menjual sepeda yang biasa digunakannya sehari-hari seharga Rp400 ribu. Pria ini juga sesekali meminta tetangganya yang menaruh belas kasihan kepadanya.

Youtube/Raden arya mudrika©2021 Merdeka.com
"Saya jual sepeda. Sepeda yang biasa saya pakai. Empat ratus ribu. Sama minta bantuan tetangga-tetangga yang kasihan sama saya. Mangkannya saya nekat sama bapak itu," papar dia.
Tak Dega Dengar Cerita dan Beri Uang Pasien
Melihat kisah pilu dari sang pasien, Raden Arya sontak terketuk pintu hatinya. Ia begitu terharu mendengar cerita malang dari pria lanjut usia tersebut.
Sehingga ketika proses pengobatan sudah selesai dan sang pasien hendak pulang, Raden Arya memberikan sejumlah uang untuknya. Sang pasienpun turut terharu dan menitihkan air mata di pipinya.

Youtube/Raden arya mudrika©2021 Merdeka.com
"Bapak kan sudah jual sepeda untuk datang ke sini. Jadi ini saya ganti ya pak ya ongkos ke sininya," ungkap Raden.
Keduanya pun larut dalam suasana haru, sehingga Raden memeluk erat pria lanjut usia yang kala sakit tak dipedulikan oleh anak-anaknya.
(mdk/bil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya