Pria di Palembang Malah Ditangkap Polisi usai Lapor Kena Begal, Ternyata Fakta Sebenarnya Mengejutkan
Seorang pria berinisial BY (26), ditangkap polisi usai membuat laporan menjadi korban begal.
Seorang pria berinisial BY (26), ditangkap polisi usai membuat laporan menjadi korban begal. Ternyata dia sengaja membuat laporan palsu untuk menutupi malu dan takut kepada keluarganya.
BY mendatangi kantor polisi untuk mengadukan nasib malang yang menimpanya, Jumat (1/8). Dia mengaku dibegal empat orang saat pulang dari pelatihan kerja di Jakabaring Palembang, Rabu (30/7) malam.
Dengan penuh percaya diri, BY mengaku kepada petugas dipepet para pelaku lalu menendangnya hingga terjatuh. Saat melawan, seorang pelaku mengeluarkan celurit yang membuatnya takut sehingga sepeda motor miliknya dirampas.
Polisi pun bergerak dengan mendatangi TKP dan mendalami keterangan pria itu. Penyidik justru menemukan kejanggalan dalam kasus ini sehingga menimbulkan kecurigaan kepada BY.
Benar saja, fakta sesungguhnya terbongkar. BY ternyata tidak sama sekali dibegal melainkan motor miliknya sengaja dijual.
"Tersangka membuat laporan palsu, seolah-olah kena begal ternyata tidak sama sekali," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan, Selasa (5/8/).
Andre menyebut tersangka membuat laporan palsu karena takut dimarahi orangtuanya. Sebab motor itu baru dibeli seminggu dijualnya kembali kepada seseorang yang tinggal di Banyuasin.
Tersangka nekat menjualnya diduga untuk modal judi online. Dengan membuat laporan kejahatan, dia berpikir perbuatannya tidak bakal terbongkar.
Atas perbuatannya, tersangkaterancam dikenakan sanksi pidana dengan ancaman penjara 1 tahun 4 bulan sesuai Pasal 220 KUHP tentang laporan palsu.
"Kasus ini mesti jadi pelajaran bagi orang lain untuk tidak melakukan perbuatan serupa karena melawan hukum," kata Andre.