Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penemuan Lorong Koridor Rahasia Piramida Giza, Ilmuwan Ungkap Hal Tak Terduga

Penemuan Lorong Koridor Rahasia Piramida Giza, Ilmuwan Ungkap Hal Tak Terduga Piramida Agung Giza. © Desktop HD Wallpapers

Merdeka.com - Berusia ribuan tahun membuat Piramida Giza memiliki banyak rahasia yang belum sepenuhnya terungkap. Ilmuwan masih terus melakukan penelitian untuk mencari fakta lain dari keberadaan Piramida terbesar di dunia tersebut.

Sebuah temuan terbaru dari para ilmuwan memperlihatkan adanya sebuah lorong tersembunyi di dalam Piramida Giza.

Lorong tersebut membuat para peneliti penasaran terkait fungsi dan kegunaan dari lorong itu. Dugaan mengerucut kepada fungsi untuk melindungi sesuatu yang ada di dalam Piramida tersebut.

Lantas apa yang ada di balik lorong rahasia dari Piramida Giza tersebut? Simak ulasan berikut ini.

Piramida Terbesar Berusia 4500 Tahun

Mengutip Sciencealert, Senin (6/3) menjelaskan bahwa Piramida besar Giza berusia sekitar 4500 tahun. Piramida ini memiliki tinggi mencapai 146 meter.

Piramida Giza masuk dalam tujuh keajaiban dunia kuno. Pada bagian dalam Piramida terdapat tiga kamar yang telah diketahui sebagai makam dari Firaun.

Piramida ini dibangun pada saat pemerintahan Firaun Khufu pada tahun 2551 SM sampai 2528 SM. Berusia ribuan tahun tentu tak mengherankan jika banyak rahasia yang belum terungkap dari Piramida ini.

Dalam studi yang dilakukan para peneliti belum lama ini, terdapat sebuah temuan adanya lorong rahasia di dalam Piramida.

Penemuan ini merupakan bagian dari proyek ScanPyramids, yang diluncurkan pada tahun 2015 sebagai kolaborasi antara universitas besar di Prancis, Jerman, Kanada, dan Jepang dengan sekelompok pakar Mesir.

Temukan Lorong Rahasia Lewat Analisis Pemindaian Muons

piramida giza

Dokumentasi Technical University Munich ©2023 Merdeka.com

Arkeolog Zahi Hawass, mantan menteri barang antik Mesir, mengepalai komite yang mengawasi proyek tersebut, yang menggunakan teknologi canggih untuk memvisualisasikan bagian tersembunyi dari interior piramida tanpa harus menggalinya.

Artikel dari LiveScience menjelaskan para peneliti mencoba mengungkap adanya lorong sepanjang 9 meter menggunakan analisa pemindaian muons.

Teknologi ini adalah campuran termografi inframerah, pencitraan radiografi muons, dan rekonstruksi 3D – yang semuanya menurut para peneliti adalah teknik non-invasif dan non-destruktif.

Muons dapat diartikan sebagai partikel berenergi tinggi yang secara konsisten turun ke Bumi namun berinteraksi secara berbeda dengan batu daripada air. Penggunaan detektor muons diterapkan ilmuwan untuk mencari ruang tersembunyi di Piramida Giza.

"Sejauh pengetahuan kami, studi ini adalah karakterisasi pertama terhadap posisi dan dimensi sebuah ruangan yang dideteksi muons sinar kosmik dengan sensitivitas hanya beberapa centimeter," ulas seorang ilmuwan.

Fungsi Lorong Lindungi Makam Firaun

Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir Ahmed Issa mengatakan situs kuno di Giza yang juga dikenal sebagai piramida Khufu, atau Cheops, terdapat "koridor runcing" dengan langit-langit segitiga yang "ditemukan di sisi utara Piramida Besar Raja Khufu".

Keberadaan lorong rahasia tersebut masih terus diteliti hingga saat ini. Arkeolog Hawass mengatakan bahwa kemungkinan besar lorong itu dibuat untuk melindungi ruang makam Raja Firaun Khufu.

"Ada kemungkinan besar ... terowongan itu melindungi sesuatu. Menurut pendapat saya, itu melindungi ruang pemakaman Raja Khufu yang sebenarnya".

(mdk/thw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP