Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasca Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana, Dedi Mulyadi Minta Kepala Sekolah Diberhentikan 'Sanksi Hukum'

Pasca Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana, Dedi Mulyadi Minta Kepala Sekolah Diberhentikan 'Sanksi Hukum'

Pasca Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana, Dedi Mulyadi Minta Kepala Sekolah Diberhentikan 'Sanksi Hukum'

Dedi Mulyadi ikut angkat bicara terkait kecelakaan bus yang menewaskan pelajar dan guru SMK asal Depok.

Mantan anggota DPR dan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi ikut angkat bicara mengenai kecelakaan bus yang membawa rombongan pelajar.

Bus pariwisata berisi pelajar SMK Lingga Kencana asal Depok terguling di Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat pada 11 Mei 2024 lalu.

Dedi mengatakan, pihak sekolah harus diberi sanksi tegas atas kejadian yang menewaskan 11 orang ini. Simak ulasan selengkapnya:

Komentar Dedi Mulyadi

Dalam wawancaranya, Dedi Mulyadi meminta pemerintah melakukan evaluasi total aturan-aturan yang berkaitan dengan penyebab kecelakaan.

Komentar Dedi Mulyadi

Menurut Dedi, pelaksanaan kegiatan di luar sekolah atau yang biasa disebut dengan study tour ini harus dikaji ulang.

"Kalau saya evaluasi (ada) dua. Pertama larangan dari sekolah melaksanakan kegiatan apapun yang sifatnya piknik," kata Dedi dikutip dari Youtube XPOS_News (14/5).

Menurut Dedi, pelaksanaan kegiatan di luar sekolah atau yang biasa disebut dengan study tour ini harus dikaji ulang.

Selanjutnya, Dedi juga mengimbau agar pihak Kementerian Perhubungan membuat aturan saklek soal izin kelayakan kendaraan.

"(Buat aturan saklek) Mobil yang sudah tidak layak jalan (harus) dilarang untuk diupgrade dalam bentuk apapun," tegas Dedi.

Pasca Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana, Dedi Mulyadi Minta Kepala Sekolah Diberhentikan 'Sanksi Hukum'

Selain itu, Dedi juga menyebut, jika kepala sekolah seharusnya mendapat sanksi berupa pemberhentian dari jabatannya.

"Kasih sanksi dong kepala sekolah misal yang menyelenggarakan itu diberhentikan," kata Dedi.

Selain itu, Dedi juga menyebut, jika kepala sekolah seharusnya mendapat sanksi berupa pemberhentian dari jabatannya.

Kecelakaan Bus Pariwisata

Bus pariwisata yang membawa sekitar 40 penumpang mengalami kecelakaan maut di Subang pada Sabtu (11/5) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, 11 orang dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal dunia adalah seorang guru dan siswa SMK.

Bus Trans Putera Fajar dengan nomor polisi AD-7524-OG diduga mengalami rem blong di jalan yang kondisinya menurun.

Kendaraan pun kehilangan kendali dan menabrak dua sepeda motor dan satu mobil sebelum akhirnya terguling.

Pasca Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana, Dedi Mulyadi Minta Kepala Sekolah Diberhentikan 'Sanksi Hukum'

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan, peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan.

Meski begitu, kedepannya tidak menutup kemungkinan ada penetapan tersangka.

Sebab, ada indikasi kelalaian mengenai kelayakan bus yang saat ini masih dipertanyakan.

Bus SMK Lingga Kencana yang Kecelakaan di Ciater Bawa 61 Penumpang
Bus SMK Lingga Kencana yang Kecelakaan di Ciater Bawa 61 Penumpang

Bus pariwisata yang ditumpangi rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu.

Baca Selengkapnya
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Pengamat Minta Pengusaha Bus Diperkarakan
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Pengamat Minta Pengusaha Bus Diperkarakan

Menurut Djoko, pengawasan terhadap bus pariwisata masih perlu diperketat dan harus ada sanksi bagi perusahaan bus yang lalai terhadap tertib administrasi.

Baca Selengkapnya
Buntut Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Puluhan Sekolah di Depok 'Ramp Check' Bus Pariwisata Sebelum Study Tour
Buntut Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Puluhan Sekolah di Depok 'Ramp Check' Bus Pariwisata Sebelum Study Tour

Pemeriksaan dilakukan oleh Satuan Lalulintas Polres Metro Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
VIDEO: Tegas Jenderal Polisi Ada Peluang Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Bus Maut SMK Depok
VIDEO: Tegas Jenderal Polisi Ada Peluang Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Bus Maut SMK Depok

Penetapan tersangka baru atas perkara tersebut berdasarkan fakta hukum yang ada.

Baca Selengkapnya
Penjaga SMK Lingga Kencana Lolos dari Kecelakaan Maut di Ciater, Ini Penyebabnya
Penjaga SMK Lingga Kencana Lolos dari Kecelakaan Maut di Ciater, Ini Penyebabnya

Dari 11 korban meninggal dunia, 10 di antaranya adalah siswa dan guru SMK Lingga Kencana, Depok

Baca Selengkapnya
Buntut Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok, Disdik DKI Jakarta Larang Perpisahan dan Study Tour di Luar Sekolah
Buntut Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok, Disdik DKI Jakarta Larang Perpisahan dan Study Tour di Luar Sekolah

Disdik DKI Jakarta juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) sejak 30 April 2024 terkait larangan tersebut.

Baca Selengkapnya
Pengakuan Sopir Bus SMK Lingga Kencana soal Detik-Detik Kecelakaan Maut di Ciater Subang
Pengakuan Sopir Bus SMK Lingga Kencana soal Detik-Detik Kecelakaan Maut di Ciater Subang

Sadira mengatakan, kecelakaan terjadi pada Sabtu (11/5) itu akibat rem blong.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Tangis Keluarga Sambut Rombongan Siswa SMK Depok Selamat Kecelakaan Bus Maut
VIDEO: Tangis Keluarga Sambut Rombongan Siswa SMK Depok Selamat Kecelakaan Bus Maut

Bus mengalami rem blong, hingga menabrak sejumlah mobil yang terparkir di pinggir jalan.

Baca Selengkapnya