Dilansir dari video unggahan Instagram @indomilitary.indonesia, Minggu (22/10) sang Jenderal bintang empat menyempatkan untuk memberikan amanat di hadapan prajuritnya yang hendak diterjunkan ke medan tugas.
"Prajurit sejati bertempur bukan karena dia membenci apa yang ada didepannya, namun karena dia mencintai apa yang ada dibelakangnya,"
tulis unggahan @indomilitary.indonesia.
Advertisement
Jenderal Dudung menyapa setiap prajurit yang hendak diberangkatkan tugas, termasuk kepada salah seorang prajurit Tamtama di video tersebut.
Bak seorang pimpinan yang ingin memberikan perhatian ke prajuritnya, Kasad Dudung sempat mengobrol ringan perihal asmara sang prajurit.
Advertisement
Keakraban di antara kedua Tentara beda pangkat itu tergambar dari interaksi keduanya.
Advertisement
Kasad Jenderal Dudung Abdurachman menghampiri seorang prajurit Tamtama bernama Prada Sanjaya.
Perwira Tinggi TNI AD itu melemparkan banyak pertanyaan termasuk tahun masuk TNI hingga status asmaranya.
"Tamtama tahun berapa?," kata Kasad Dudung.
"Siap izin 2019 pertama," balas prajurit Tamtama.
"Siap gak? Udah punya pacar belum?," lanjut Kasad.
"Siap. Siap sudah," tegas sang prajurit.
"Orang mana?," tanya Kasad.
"Siap orang Bandar Lampung," jawab prajurit.
Advertisement
Dengan tegas, Prada Sanjaya menjawab pertanyaan Kasad Dudung dan menyatakan siap.
"Sudah siap pacarmu ditinggal?" tambah Kasad Dudung.
"Siap sudah," lugas sang prajurit.
"Apa katanya?" lanjut Kasad.
"Siap hati-hati!," jawab prajurit.
"Kakak hati-hati," imbuh Kasad.
"Siap!" tegas prajurit itu lagi.
Advertisement
Jenderal Dudung Abdurachman juga turut memberikan pesan singkat dan sederhana namun penuh makna.
Dudung memberi pesan kepada prajurit tersebut untuk tidak pulang tinggal 'nyawa' sehingga bisa kembali bertemu keluarga dan orang tercinta di rumah.
"Jangan sampai pulang nyawa ya," pesan Kasad.
"Siap!," balas sang prajurit.