Mengenang 5 Lagu Andalan Didi Kempot yang Menyentuh Hati, Lengkap dengan Terjemahan
Merdeka.com - Sang maestro campursari telah menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Kasih Ibu pada pukul 07.45 WIB. Kepergian musisi yang kian terkenal di kalangan anak muda ini tentu membawa duka yang mendalam.
Meskipun demikian, karyanya yang begitu melegenda akan tetap terus ada di hati penggemar setianya. Berikut 5 lagu andalan Didi Kempot yang menyentuh hati.
Pamer Bojo

©Kapanlagi.com
Satu lagu khas yang menjadi andalan sang maestro dan penggemarnya yang disebut dengan Sobat Ambyar adalah Pamer Bojo. Berikut liriknya.
Koyo ngene rasane wong nandang kangenSeperti ini rasanya jika seseorang sedang rindu
Rino wengi atiku rasane petengSeriap malam hatiku rasanya suram
Tansah kelingan kepingin nyawangSelalu teringat ingin memandang
Sedelo wae uwis emoh tenanSebentar saja sudah benar-benar tidak mau
Cidro janji tegane kowe ngapusiMencederai janji teganya engkau membohongi
Nganti seprene suwene aku ngenteniSampai saat ini aku lama menanti
Nangis batinku nggrantes uripkuTangis batinku terluka hidupku
Teles kebles netes eluh neng dadakuBasah menetes air mata di dadaku
Dudu klambi nyar sing neng njero lemarikuBukan baju baru yang ada di dalam lemariku
Nanging bojo anyarTapi suami baru
Sing mbok pamerke neng akuYang kamu pamerkan kepadaku
Dudu wangi mawarBukan wangi mawar
Sing tak sawang neng mripatkuYang ku lihat di mataku
Nanging kowe laliTetapi engkau lupa
Nglarani wong koyo akuMenyakiti orang sepertiku
Nengopo seneng akuMengapa suka kepadaku
Yen mung gawe larakuJika hanya membuat sakit hati
Pamer bojo anyarPamer suami baru
Neng ngarepkuDi depanku
Sewu Kuto

©Liputan6.com/Herman Zakharia
Sewu Kuto adalah salah satu lagu legendaris yang dapat dikatakan sebagai lagu yang melejitkan nama Didi Kempot pada kancah music nasional. Liriknya yang begitu menyayat hati membuatnya dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart. Berikut penggalan liriknya.
Umpamane kowe uwis mulyoApabila kamu sudah bahagia
Lilo aku liloRela aku rela
Yo mung siji dadi panyuwunkuYa Cuma satu yang aku inginkan
Aku pengin ketemuAku ingin ketemu
Senajan sak keeping motoMeskipun hanya satu kedipan mata
Kanggo tombo kangen jroning dodoUntuk obat rindu di dalam dada
Stasiun Balapan

©Fimela.com/Bambang E Ros
Ciri khas dan unik dari musisi campursari yang melegenda ini adalah seringnya mengabadikan berbagai nama tempat ke dalam lagu yang diciptakannya. Di antaranya yaitu Stasiun Balapan. Begini petikan liriknya.
Janji lungo mung sedeloJanji pergi hanya sebentar
Malah tanpo kirim wartoMalah pergi tanpa kabar
Lali opo pancen nglaliLupa atau memang melupakan
Yen eling mbok enggal baliJika ingat kembalilah
Terminal Tirtonadi

©Fimela.com/Bambang E Ros
Selain Stasiun Balapan, beliau juga menulis lagu yang menggunakan nama tempat lain yaitu Terminal Tirtonadi yang terletak di Solo. Begini penggalan liriknya.
Rasane ngitung nganti laliRasanya menghitung hingga lupa
Wis pirang taun anggonku ngenteniSudah berapa tahun aku menunggu
Ngenteni sliramuMenunggu cintamu
Neng kene tak tungguDi sini aku tunggu
Nganti saelingmuHingga seingatmu
Cidro

©2020 Merdeka.com
Salah satu lagu hits di kalangan penggemar setianya adalah Cidro. Berkisah tentang rasa sedih seorang lelaki yang ditinggalkan oleh kekasihnya, begini petikan liriknya.
Gek opo salah awakku ikiLalu apa salahku ini
Kowe nganti tego mblenjani janjiKamu sampai tega mengingkari janji
Opo mergo kahanan uripku ikiApa karena keadaan hidupku ini
Mlarat bondo seje karo uripmuKurang harta berbeda dengan hidupmu
Aku nelongso mergo kebacut tresnoAku menderita karena terlanjur cinta
Ora ngiro seikine cidroTidak mengira sebegini sakitnya
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya