Makanan Ekstrem dari Afrika, Nyamuk Dibuat Burger, Kok Bisa?
Merdeka.com - Burger merupakan makanan siap saji yang familiar bagi banyak orang karena rasanya lezat. Makanan yang terdiri dari roti, daging, sayuran, saus dan mayones ini memang sangat digemari dan sering dijual oleh beberapa restoran cepat saji.
Namun, pernahkah berpikir untuk menyantap burger berbahan nyamuk? Makanan ekstrim berasal dari Afrika ini, menjadi pembicaraan karena bahan yang tidak lazim untuk sebuah burger.
Melansir dari akun Youtube Pen Story, Jumat (7/10), Dijelaskan bahwa makanan ini sangat populer bagi masyarakat di negara Malawi. Simak ulasan berikut.
Burger Nyamuk Nkhunggu Khas Afrika

Youtube Pen Story ©2022 Merdeka.com
Beberapa orang menganggap nyamuk merupakan hewan yang menyebalkan karena membawa penyakit dan sering menghisap darah manusia.
Namun di Malawi, nyamuk dianggap sebagai berkah terutama saat musim tertentu. Sebab masyarakat setempat akan berlomba-lomba menangkap nyamuk untuk dibuat makanan tradisional khas mereka, yaitu Nkhunggu.
Menurut berbagai sumber, Nkhunggu merupakan makanan yang berasal dari spesies serangga yang diolah untuk dijadikan patty burger.
Tidak seperti burger pada umumnya yang dibuat dengan roti dan sayur, burger nyamuk hanya dibuat sebagai patty sebagai ganti dari daging sapi.
Berbahan Dasar Nyamuk
Setiap tahun menjelang musim hujan, gerombolan nyamuk berkoloni besar keluar dari permukaan air danau Victoria, di Afrika. Kawanan nyamuk tersebut terus berdengung dan menutupi permukaan yang dapat mereka pakai untuk musim kawin.

Youtube Pen Story ©2022 Merdeka.com
Jenis nyamuk yang dijadikan olahan Nkhunggu berbeda dengan nyamuk rumahan pada umumnya. Nyamuk tersebut diketahui masih berkerabat dengan serangga berjenis lalat.
Terkesan tampak menjijikan bagi yang tak terbiasa melihat nyamuk sebagai bahan makanan, namun faktanya bagi penduduk sekitar danau Victoria nyamuk merupakan sumber makanan yang berlimpah.
Olahan Patty Arang Berbahan Nyamuk
Para penduduk sekitar danau Victoria menganggap jika momen tersebut menjadi langka karena terjadi sekali dalam setahun. Mereka tak ingin mengabaikan segerombolan protein bergizi beterbangan saja di sekitar mereka.

Youtube Pen Story ©2022 Merdeka.com
Berbekal panci dan wajan yang telah diolesi minyak atau air, mereka mengibas-kibaskan alat tersebut dan nyamuk akan menempel ke dalamnya.
Serangga yang dianggap hama ini seakan menjadi berkah bagi masyarakat di sana karena menjadi sumber makanan lain yang bergizi.
Satu buah patty diperkirakan bisa mencapai ratusan ribu nyamuk. Masyarakat menyebutnya sebagai burger arang nyamuk (Nkhunggu). Setiap daerah mempunyai resep mereka masing-masing, bahkan tidak ada cara yang pasti untuk memasaknya.
Terlihat mereka hanya mencampur nyamuk tersebut dengan minyak atau air lalu dibentuk pipih sebelum menggoreng dan menyantapnya layaknya kue panas.
Rasa Burger Nyamuk
Seorang Youtuber bernama Peter dengan kanal Youtube PeterLife membagikan pengalamannya saat mencoba mencicipi patty nyamuk tersebut.

Youtube Pen Story ©2022 Merdeka.com
"Ok, I'am gonna try. To be honest, i don't really like the smell, so let's try (Ok, saya akan mencobanya. Sejujurnya saya tidak menyukai aromanya, tapi mari kita coba)," kata Peter di kanal Youtubenya.
Keterangan lain juga diceritakan oleh salah satu pengguna Reddit.com dengan nama akun gaz7527, Seorang pengguna Reddit dengan nama akun gaz7527 ia pernah mencoba makanan serupa di Mozambik dan rasanya "sangat hambar". Tapi menurutnya makanan ini jauh lebih sehat dibanding burger cepat saji.
Video Lengkap
Tertarik mencoba? Nkhunggu bisa menjadi pilihan bagi para pencinta makanan ekstrim.
Simak video selengkapnya
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya