Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Macam Model Pembelajaran Kooperatif, Ketahui Jenis Serta Pengertiannya

Macam Model Pembelajaran Kooperatif, Ketahui Jenis Serta Pengertiannya Ilustrasi belajar di kelas. ©Shutterstock.com/michaeljung

Merdeka.com - Macam model pembelajaran kooperatif perlu diketahui bagi Anda khususnya para tenaga pendidik atau pengajar. Model pembelajaran kooperatif ini terdiri dari beberapa jenis. Umumnya, model pembelajaran akan dikembangkan lantaran adanya perbedaan karakteristik dari siswa yang amat beragam dan bervariasi.

Adanya perbedaan karakteristik dari siswa itu sendiri yang bervariasi, maka model pembelajaran tak hanya terpaku pada satu model. Maka dari itu, pembelajaran kooperatif ini terpecah ke dalam beberapa jenis. Sebelum mengetahui jenis-jenis model pembelajaran kooperatif, Anda harus terlebih dahulu memahami pengertiannya. Sehingga pada nantinya dapat dengan tepat menerapkan jenis mana yang tepat untuk dipraktikkan pada para siswa.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah macam model pembelajaran kooperatif beserta pengertian dan jenisnya yang perlu Anda ketahui dan pahami.

Pengertian

Menurut Agus Suprijono (2009: 46), model pembelajaran kooperatif adalah pola yang dapat digunakan sebagai pedoman guna merencanakan pembelajaran di kelas. Model pembelajaran sendiri ialah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar demi mencapai tujuan belajar tertentu.

002 tantri setyorini

©2014 Merdeka.com/shutterstock/donatas1205

Fungsinya adalah sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para tenaga pengajar untuk merancang serta melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Model pembelajaran kooperatif ini juga terbagi menjadi beberapa macam jenis.

Jenis Model Pembelajaran Kooperatif

Setelah memahami pengertian dari model pembelajaran kooperatif kini Anda perlu juga mengetahui beberapa jenisnya. Menurut Isjoni (2009:74-88) terdapat 6 jenis metode pembelajaran kooperatif.

STAD (Student Team Achievement Division)

Student Team Achievement Division (STAD) adalah salah satu jenis kooperatif yang menekankan adanya aktvitas serta interaksi antara siswa agar saling memotivasi dan membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang amat maksimal. Proses pembelajaran kooperatif jenis STAD harus melalui 5 tahapan yakni:

1. Tahap penyajian materi

2. Kerja kelompok

3. Tes individu

4. Penghitungan skor pengembangan individu

5. Pemberian penghargaan kelompok

Jigsaw

Selanjutnya ada pula jenis model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Ini merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif untuk mendorong siswa agar aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran dengan jigsaw, yakni adanya suatu kelompok asal dan kelompok ahli dalam kegiatan belajar mengajar.

Masing-masing siswa dari tiap kelompok yang memegang materi sama harus berkumpul dalam kelompok baru yaitu kelompok ahli. Pada nantinya masing-masing kelompok ahli akan bertanggung jawab untuk sebuah materi atau pokok bahasan. Setelah kelompok ahli terselesaikan mempelajari satu topik materi keahliannya, tiap siswa kembali ke kelompok asal mereka untuk mengajarkan materi keahliannya pada teman yang lain dalam suatu kelompok diskusi.

GI (Group Investigation)

Group Investigation (GI) adalah model pembelajaran kooperatif yang kompleks. Sebab ini akan memadukan antara prinsip belajar kooperatif dan pembelajaran berbasis konstruktivisme serta proses pembelajaran demokrasi.

Terlibatnya siswa secara aktif akan dapat terlihat dari tahap awal sampai akhir pembelajaran, yang pada nantinya akan memberi peluang bagi mereka untuk lebih memiliki gagasan yang lebih tajam. Pelajaran koopeartif inilah yang akan memainkan peranannya dalam member kebebasan pada pembelajaran guna berfikir secara analitis, kritis, kreatif, reflektif dan produktif.

TGT (Team Game Tournament)

Team Game Tournament (TGT) merupakan jenis model pembelajaran kooperatif yang mampu menempakan siswanya ke dalam kelompok belajar dengan adanya permainan pada setiap meja turnamen. Permainan tersebut akan menggunakan kartu berisi soal dan kunci jawabannya.

Siswa-siswa akan bersaing dan menjadi perwakilan dari kelompoknya, dan kemudian masing-masing akan ditempatkan di meja turnamen. Cara memainkannya adalah dengan membagikan kartu soal, pemain mengambil kartu kemudian memberikannya pada pembaca soal. Lalu soal akan dikerjakan dengan mandiri oleh pemain, juga penantang hingga mampu menyelesaikannya.

Group Resume

Model pembelajaran kooperatif yang satu ini akan menjadikan interaksi antar siswa lebih baik lagi dengan cara memberikan penekanan bahwa mereka merupakan kelompok yang bagus.

Mulai dari bakat hingga kemampuan yang mereka miliki di kelas. Tiap kelompok akan membuat kesimpulan serta mempresentasikan data-data tiap siswa dalam kelompok.

Rotating Trio Exchange

Selanjutnya adalah jenis Rotating Trio Exchange yang merupakan model pembelajaran dengan membagi para siswa di kelas menjadi beberapa kelompok dan beranggotakan 3 orang. Pada tiap trio tersebut diberi pertanyaan yang sama guna didiskusikan.

Tiap anggota trio pada nantinya akan diberikan nomor kemudian berpindah searah jarum jam serta berlawanan jarum jam. Setiap trio baru diberi pertanyaan baru guna didiskusikan.

(mdk/bil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP