Kronologi Lengkap ABG Lagi Bawa Motor Lehernya Dililit Ular, Begini Kondisinya

Jumat, 22 Mei 2020 10:46 Reporter : Kurnia Azizah
Kronologi Lengkap ABG Lagi Bawa Motor Lehernya Dililit Ular, Begini Kondisinya Kronologi Pria Dililit Ular di Bali. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Media sosial kembali dihebohkan dengan viralnya video seorang pria terkapar di jalan dengan leher terlilit ular Piton. Peristiwa terjadi di Jalan Kresna, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (21/5) siang.

Saat itu korban tengah bawa motor. Beruntung banyak warga sekitar yang menolongnya. Begini kondisinya sekarang.

1 dari 5 halaman

Sengaja Menangkap Ular dan Terlilit

Kapolsek Klungkung Kompol I Nyoman Suparta membenarkan, bahwa korban berinisial NGP (16) baru saja dililit ular sepanjang 1,5 meter.

Suparta mengatakan bahwa pria ini sengaja menangkapnya dan mengaku sudah terbiasa berkutat dengan hewan melata tersebut, saat dihubungi Kamis (21/5).

"Iya benar, dia tangkap dan dibawa. Dia suka tangkap ular," kata Suparta.

2 dari 5 halaman

Kronologi

Pria berinisial NGP tersebut mengendarai motor dengan tangan kiri yang memengang kepala ular. Badan ular yang panjang, sengaja dililitkan pada lehernya.

Selama di perjalanan, ular semakin mengeratkan lilitannya. Sampai di TKP, korban tiba-tiba berhenti dan terjatuh dengan ular yang masih melilit lehernya. Kondisi jalan masih basah terguyur gerimis.

Beruntunglah korban jatuh di wilayah pinggir jalan besar yang ramai. Sehingga warga yang melihat langsung menolong. Ular diserahkan ke warga sekitar.

3 dari 5 halaman

Kondisi Korban

Korban yang kala itu mengenakan kaus merah, langsung dibawa ke rumah sakit untuk melanjalani perawatan. Dia sudah sadarkan diri dan mampu menceritakan kejadian sebenarnya dari awal.

"(Korban) masih di rumah sakit masih perawatan. Tidak ada luka hanya dililit saja, tangan kiri pegang kepala ular sebagian badan (ular) dililitkan di lehernya, dia akhirnya kan dicekik," tambah Suparta.

4 dari 5 halaman

Disangka Ular Jinak

Pria berusia 16 tahun tersebut mengira bahwa ular piton hasil tangkapannya sudah jinak. Sehingga dia merasa aman-aman saja, memegang kepala dan melilitkan badan ular di lehernya. Suparta juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati atas kejadian tersebut.

"Itu disangka sudah jinak. Untungnya ada warga cepat di jalan besar dan cepat ada yang tahu. Iya lebih hati-hati, namanya hewan kalau merasa disakiti diapapun dia pasti melawan," ucap Suparta.

5 dari 5 halaman

Berniat Dipelihara

Korban sengaja menangkap ular piton tersebut untuk dijadikan sebagai peliharaan. Karena sedari awal sudah mengira bahwa ular jinak, jadi tidak terbesit bahaya mengenai ukuran besar atau kecilnya.

"Mungkin maksud dia (korban) mau dirawat atau bagaimana. Tapi kan namanya hewan, apalagi ditangkap sudah besar kalau kecil kan lain masalah," imbuhnya.

[kur]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini