Jenis-Jenis Pesawat Terbang Komersial, Ketahui Pula Perbedaannya dengan Non-Komersial

Kamis, 25 November 2021 10:51 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Jenis-Jenis Pesawat Terbang Komersial, Ketahui Pula Perbedaannya dengan Non-Komersial Ilustrasi pesawat take off. © BBC.com

Merdeka.com - Ada begitu banyak jenis-jenis pesawat terbang yang ada di dunia. Berbagai cara bisa dilakukan untuk mengidentifikasi pesawat berdasarkan jenis dan kegunaannya. Desain pesawat sendiri sudah berkembang pesat sejak Wright Brothers melakukan penerbangan pertamanya di dekat Kitty Hawk, North Carolina.

Pesawat merupakan salah satu transportasi umum yang dapat terbang dengan memperoleh dukungan dari udara. Pesawat melawan gaya gravitasi dengan menggunakan haya angkat statis dengan baik. Selain itu, pesawat juga menggunakan gaya angkat dinamis dari sebuah airfoil. Atau dalam sejumlah kasus merupakan gaya dorong ke bawah dari mesin jet.

Teknologi komputer memungkinkan mengembangkan pesawat menjadi lebih bertenaga, andal dan aerodinamis. Terutama jika dibandingkan dengan sebelumnya. Jenis-jenis pesawat pada umumnya meliputi pesawat terbang, helikopter, kapal udara (termasuk balon udara), glider, paramotors dan balon udara panas.

Lantas bagaimana penjelasan lebih lanjut jenis-jenis pesawat terbang komersial dan perbedaannya dengan non-komersial? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (25/11), simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Pesawat Komersial

1. Jet Penumpang Ringan
Pada jenis ini, tempat duduk penumpang biasanya hanya ada sekitar 60 hingga 100. Tempat duduk tersebut dibagi menjadi dua bagian di setiap sisi gang tengah. Ukuran yang kecil membuatnya menjadi pilihan ideal untuk maskapai penerbangan ekonomi.

2. Jet Penumpang Ukuran Sedang
Jet penumpang ukuran sedang ini memiliki bodi yang sempit. Meski begitu pesawat ini masih mampu mengangkut lebih dari 350 penumpang. Pesawat ini tidak dapat menandingi kapasitas 600 penumpang dari Boeing 747 dalam konfigurasi kelas tunggal. Boeing 737 baru-baru ini memperluas jangkauannya sejauh 900 mil laut untuk mencapai 3.000 untuk penerbangan lintas benua.

3. Jet Penumpang Jumbo
Boeing 747 merupakan jet komersial berbadan lebar pertama yang mendapatkan julukan "Jumbo Jet". Airbus adalah satu-satunya saingan utama Boeing dalam penjualan Jumbo Jet. Kelemahan utama Airbus adalah model A380 terus kehilangan popularitas di kalangan maskapai akibat ukurannya yang besar.

4. Turboprop Penumpang
Turboprop penumpang dapat beroperasi dan lepas landas dari landasan pacu yang lebih pendek. Ini membuka pintu untuk menerbangkan lebih banyak jenis penerbangan pendek guna memenuhi permintaan pasar. Pesawat prop yang lebih besar, seperti Bombardier Q400 dapat mengangkut hingga 80 penumpang.

5. Pesawat Kargo
Pesawat kargo mempunyai cakupan yang lebih luas dibanding jenis lainnya. Hal ini karena pesawat kargo adalah konversi dari subtipe.

3 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Pesawat Jet Pribadi

a. VLJ (Jet Sangat Ringan)
Jenis jet ini sangat ringan terlebih untuk perjalanan jarak pendek ke tujuan regional. Biasanya mereka menawarkan tempat duduk hingga delapan penumpang. Keuntungan dari jet ini yaitu dapat menyewa satu pilot untuk menerbangkannya, bukan seluruh awak pesawat. Desain pertama, Cessna Citation Mustang, tidak diproduksi hingga November 2006.

b. Jet Bisnis Ringan
Jet bisnis ringan adalah berat lepas landas maksimum adalah 20.000 lbs. Kebanyakan jet bisnis ringan masih dapat mempertahankan kecepatan jelajah rata-rata sekitar 500 mph. Beberapa jet bisnis ringan juga mampu melakukan penerbangan lintas benua sejauh 2.400 mil laut atau lebih. Inilah yang membuatnya setara dengan jet komersial yang lebih besar namun ideal untuk perjalanan pribadi.

c. Jet Bisnis Ukuran Menengah
Jet bisnis ukuran menengah menawarkan tempat duduk yang nyaman hingga 10 penumpang. Jet ini mampu terbang sekitar 500 mil per jam dengan kecepatan jelajah. Selain itu juga menawarkan kemampuan untuk mendarat di landasan pacu yang lebih kecil. Jet ini dapat melakukan penerbangan nonstop dalam jarak 2.000 hingga 3.000 mil laut.

d. Jet Bisnis Berat
Jet ini sering diubah menjadi liner mewah. Keuntungan dari jet bisnis berat yaitu kemampuannya untuk melakukan pertemuan dan konferensi skala penuh. Mereka dapat menampung 10 hingga 18 penumpang dan mampu terbang di ketinggian di atas cuaca untuk kenyamanan dan keandalan maksimum. Jangkauan penerbangan tunggal melebihi 6.000 mil selama rentang enam hingga delapan jam.

e. Jet Militer
Meskipun tidak legal untuk memiliki F 18 hornet yang bersenjata lengkap, jet militer adalah salah satu pesawat berperforma terbaik di pasaran. Sebagian besar jet militer adalah jet tempur supersonik yang digunakan untuk terlibat dengan kombatan musuh atau untuk membom target strategis dalam misi rahasia.

4 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Pesawat Propeller

a. Mesin Tunggal Pribadi
Lebih dari 27 persen penerbangan masih menggunakan pesawat baling-baling. Apalagi jika durasi tempuh hanya memakan waktu satu hingga dua jam. Pesawat baling-baling bermesin tunggal ini cocok untuk jarak 100 hingga 500 mil.

b. Turboprop Kembar
Mesin jet turboprop dapat menukik dan naik ke atas tanpa terhenti. Pesawat ini seringkali memiliki kapasitas angkut yang lebih besar daripada banyak jet ringan. Keuntungan utama lainnya dari twin turboprop yaitu kemampuannya untuk mendarat di lapangan rumput atau landasan pacu darurat lainnya. Kebanyakan pesawat turboprop ganda juga mampu diterbangkan hanya dengan satu pilot.

c. Aerobatik
Banyak mantan pilot Angkatan Udara merasa kehilangan sensasi manuver kecepatan tinggi di jet tempur. Meski begitu mereka tidak mungkin mendapatkan jet tempur lagi. Pesawat aerobatik ini bisa menjadi pengganti yang cocok. Pesawat ini cepat dan bisa melakukan aksi di udara, seperti menyelam dan berguling. Karena ringan dan mudah bermanuver, mereka sering terlibat dalam latihan koreografi.

d. Amfibi
Pesawat amfibi dirancang khusus untuk lepas landas serta mendarat di danau ataupun laut air tawar. Sejumlah pesawat bahkan mampu dilengkapi dengan lunas yang diperkuat untuk menangani pendaratan di medan yang tertutup salju atau es. Pesawat amfibi juga memiliki roda yang dapat ditarik sehingga dapat mendarat di landasan pendaratan biasa. Kelemahannya yakni membutuhkan perawatan yang lebih besar

e. Turboprops Militer
Militer masih menggunakan dan mengembangkan pesawat turboprop untuk transportasi kargo maupun pesawat tempur ringan. Karena turboprop memberikan penghematan bahan bakar yang lebih baik dan murah. Khususnya untuk diproduksi dan digunakan ke wilayah di mana pesawat tempur tugas ringan dibutuhkan.

[tan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini