Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto baru-baru ini menghabiskan waktunya untuk bertemu dengan dua hewan keledai miliknya bernama Boby dan Luna.
Dua keledai itu dikatakan merupakan sosok yang pintar.
Hal itu disampaikan oleh Jenderal Agus bahwa meskipun keras kepala, Boby dan Luna tidak pernah jatuh di lubang yang sama.
Kedatangan Jenderal Agus untuk melihat dua keledai tersebut pun menarik perhatian.
Pasalnya, ia dengan sangat gagah menggunakan pakaian topi ala koboi dan berkesempatan untuk mengelus-elus Boby dan Luna.
Simak ulasannya sebagai berikut.
Advertisement
Advertisement
Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @91agussubiyanto memperlihatkan sang panglima sedang datang ke sebuah lapangan kecil yang berisi dua keledai Boby dan Luna yang dipeliharanya.
Kedatangan sang panglima untuk memperkenalkan dua keledainya kepada publik.
Menurutnya, keledai yang cantik dan penurut itu justru dapat mengajarkan kepada manusia tentang ketekunan dan mempelajari kesalahan.
“Kenalkan BOBY dan LUNA. Keledai yang "belum pernah jatuh 2 kali di lubang yang sama,” tulis Jenderal Agus.
“Meskipun Keledai dikenal sebagai binatang yang Bodoh dan Keras Kepala, namun di sisi lain dia juga mengajarkan kita tentang KETEKUNAN, pentingnya BELAJAR dari KESALAHAN dan Introspeksi Diri,” lanjutnya.
Ia pun menjelaskan bahwa dua keledai itu merupakan sosok yang tidak bodoh.
Hal itu dituliskan oleh sang Panglima setelah ia memelihara dua keledai tersebut.
Sangat bertentangan dengan apa yang dikatakan oleh pepatah selama ini.
“Setelah beberapa lama memelihara Boby dan Luna, dapat saya ambil kesimpulan ternyata keledai "tidaklah bodoh-bodoh amat" seperti kata pepatah selama ini,” terang Jenderal Agus.
Advertisement
Advertisement
Jenderal TNI Agus Subiyanto adalah seorang perwira tinggi TNI AD yang saat ini menjabat sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana (Purn) Yudo Margono.
Agus Subiyanto menduduki jabatannya itu sejak 22 November 2023.
Sebelum menjadi panglima, Agus Subiyanto sempat menjabat sebagai Kasad hanya dalam waktu dua bulan saja menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Pria yang lahir tahun 1967 itu merupakan lulusan Akademi Militer 1991 yang berasal dari kecabangan infanteri (Kopassus).