Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

Begini potret Pondok Pesantren yang berada di puncak pegunungan kapur Ponorogo yang sempat dikenal angker.

Sebuah Pondok Pesantren berdiri di tengah hutan belantara pegunungan kapur di Ponorogo. Lokasinya berada di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Sebuah Pondok Pesantren berdiri di tengah hutan belantara pegunungan kapur di Ponorogo. Lokasinya berada di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Pondok Pesantren ini dikenal unik. Selain karena lokasinya yang terpencil, juga dibangun di bukit yang dahulu dikenal angker dan banyak ditemui hewan liar.

Akses menuju lokasinya pun terbilang sulit karena hanya berupa jalanan berbatu dan menanjak.

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

Seperti apa penampakan Pondok Pesantren tersebut? Melansir dari kanal YouTube Jejak Richard, berikut informasinya.

Pemberian nama tersebut berasal dari salah satu tokoh islam di Ponorogo yang dimakamkan di dekat Pondok Pesantren tersebut.

Tokoh tersebut adalah Kyai Hasan Munadi yang dahulu hidup sezaman dengan Raden Fatah dan Sunan Kalijaga di masa Kesultanan Demak.

Pemberian nama tersebut berasal dari salah satu tokoh islam di Ponorogo yang dimakamkan di dekat Pondok Pesantren tersebut.

Kyai Hasan Munadi dahulu merupakan penyebar Agama Islam di Desa Karangan.

Karena terinspirasi dari tokoh tersebut maka Pondok Pesantren di tengah hutan belantara tersebut memakai nama Hasan Munadi sebagai identitasnya.

<b>Berdiri di Tengah Hutan Angker</b>

Berdiri di Tengah Hutan Angker

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Hasan Munadi dibangun di sebuah pegunungan kapur yang berada di Ponorogo bagian barat dan berbatasan dengan Kabupaten Pacitan.

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

Menurut informasi pemilik akun Jejak Richard, dahulu lokasi tersebut dikenal angker dan banyak ditemui hewan liar.

Hal tersebut pun dikonfirmasi langsung oleh salah seorang pengurus pondok.

"Kalau saya dengar-dengar dulu waktu pertama kali dibangun di sini masih banyak hewan liarnya ya?," kata perekam video.

"Iya di sini itu tempat angker dulu. Ular juga banyak. Orang luar enggak berani beli ini, enggak berani. Tapi kalau buat pondok tidak apa-apa," jelas pengurus pondok.

"Banyak hewan liar seperti anjing. Ada juga yang lihat macan. Dulu ada petinju agak sombong yang ditemui macan beneran. Babi hutan juga banyak," sambungnya.

"Sebenarnya saya anjurkan tidak dibunuh," katanya.

Meski dikenal angker, para santri tidak pernah mendapat gangguan mistis selama di pondok pesantren.

"Tapi santrinya aman ya tidak ada gangguan?," tanya perekam video.

"Tidak ada. Lancar. Semenjak ada santri ini malah pada minggir. Zaman dulu itu seperti ganggu gitu. Dulu itu mungkin ikutan nyantri gitu," jawab pengurus pondok.

Sebelum menjadi pondok, banyak cerita mistis yang pernah terjadi di lokasi tersebut.

"Dulu ada truk masuk kali selamat mas, sampai terbalik mobilnya tapi sopirnya selamat."

"Memang dulu di sini gaibnya banyak tapi sekarang tidak ada. Dahulu di awal buka hutan di sini," sambung pengurus pondok.

Pengurus pondok menceritakan bahwa dahulu tidak ada orang yang berani beli tanah di tempat tersebut karena angker meski harganya murah.

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

"Mendirikan pondok di sini karena di bawah itu mahal tanahnya. Tanah di sini murah tidak ada yang beli. Sekarang justru malah viral."

"Orang bawah sana tidak ada yang berani ke sini. Dijadikan pondok Allah bantu," pungkasnya.

Dibangun di Hutan Angker, Begini Potret Pondok Pesantren di Tengah Pegunungan Kapur Ponorogo

Keunikan lain dari pondok ini adalah para santri diwajibkan berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Jawa Krama Madya.

Meski berada terpencil di atas bukit, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Hasan Munadi telah banyak mencetak generasi hafizh quran.

Sampai saat ini ada sekitar 150 santri yang terdiri dari santri laki-laki dan perempuan.

Saat Pengasuh Ponpes se-Indonesia Ajak Pemimpin Bangsa Kembali Bersatu usai Pemilu 2024
Saat Pengasuh Ponpes se-Indonesia Ajak Pemimpin Bangsa Kembali Bersatu usai Pemilu 2024

MP3I sebagai wadah para Kiai dan Bu Nyai pengasuh pondok pesantren di seluruh Indonesia

Baca Selengkapnya
Keji! Bapak Anak Pemilik Ponpes di Trenggalek Tega Cabuli Belasan Santrinya
Keji! Bapak Anak Pemilik Ponpes di Trenggalek Tega Cabuli Belasan Santrinya

Pelaku adalah M (72) selalu pemilik pondok pesantren dan F (37) anaknya. Saat diminta keterangan, bapak-anak itu mengakui perbuatannya.

Baca Selengkapnya
Pemilik Ponpes di Riau Cabuli 8 Santri Laki-Laki
Pemilik Ponpes di Riau Cabuli 8 Santri Laki-Laki

Satreskrim Polres Indragiri Hulu menangkap pemilik pondok pesantren di Indragiri Hulu (Inhu) Aris Ulinuha (41). Dia diduga mencabuli 8 santri.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pensiunan Jenderal TNI-Polri Turun Gunung Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim, Ada Eks Kapolri dan Mantan Anak Buah Prabowo
Pensiunan Jenderal TNI-Polri Turun Gunung Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim, Ada Eks Kapolri dan Mantan Anak Buah Prabowo

Ganjar mengapresiasi dukungan diberikan pensiunan jenderal TNI maupun Polri tersebut.

Baca Selengkapnya
Panglima Perang Moro Kogoya dari Suku Dani Bentak Prajurit Kopassus Ini Untuk Angkat Kayu 'Laki-laki Harus Bisa Ngangkat'
Panglima Perang Moro Kogoya dari Suku Dani Bentak Prajurit Kopassus Ini Untuk Angkat Kayu 'Laki-laki Harus Bisa Ngangkat'

Momen Panglima Perang Suku Dani bentak prajurit Kopassus lantaran tak bisa angkat kayu. Begini selengkapnya.

Baca Selengkapnya
Potret Nenek Petani Berpakaian Sederhana Gendong Daun Kelapa Kering & Daun Pisang, Ternyata Tajir Melintir Rumahnya Bak Istana
Potret Nenek Petani Berpakaian Sederhana Gendong Daun Kelapa Kering & Daun Pisang, Ternyata Tajir Melintir Rumahnya Bak Istana

Terungkap, berkebun menjadi salah satu kegiatan yang digemari.

Baca Selengkapnya
Sering Di-bully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren hingga Tewaskan Dua Rekan
Sering Di-bully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren hingga Tewaskan Dua Rekan

Seorang santri diduga nekat membakar pondok pesantren di Desa Dayun, Kabupaten Siak, Rabu (18/2), sehingga dua orang rekannya meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Pesantren Tebuireng Tegaskan Tidak Dukung Salah Satu Paslon di Pilpres 2024
Pesantren Tebuireng Tegaskan Tidak Dukung Salah Satu Paslon di Pilpres 2024

Pengasuh Pesantren Tebuireng menegaskan posisi netral dalam Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya
Mengenal Pesantren Langitan Tuban, Didirikan Murid Pangeran Diponegoro, Awalnya Tempat Belajar Agama bagi Keluarga dan Tetangga
Mengenal Pesantren Langitan Tuban, Didirikan Murid Pangeran Diponegoro, Awalnya Tempat Belajar Agama bagi Keluarga dan Tetangga

Sang pendiri, Kiai Nur baru mendirikan surau saat puluhan santri datang untuk berguru padanya.

Baca Selengkapnya