Di Balik Kehidupan Mewah, Ini Sisi Gelap Perlakuan Orang Arab ke Pekerja Indonesia

Kebanyakan orang mungkin menganggap Arab Saudi adalah negara kaya. Namun siapa sangka ada sisi gelap perlakuan orang Arab ke pekerja Indonesia di balik kehidupa

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Di Balik Kehidupan Mewah, Ini Sisi Gelap Perlakuan Orang Arab ke Pekerja Indonesia
Di Balik Kehidupan Mewah, Ini Sisi Gelap Perlakuan Orang Arab ke Pekerja Indonesia (Merdeka.com)

Kebanyakan orang mungkin menganggap Arab Saudi adalah negara kaya. Namun siapa sangka ada sisi gelap perlakuan orang Arab ke pekerja Indonesia di balik kehidupan mewahnya.

Mereka memilih negara luar untuk mencari rezeki pundi-pundi rupiah. Sejumlah negara pun sudah banyak didatangi oleh warga Indonesia untuk bekerja. Dikenal sebagai negara kaya, Arab Saudi banyak menjadi tujuan warga Indonesia bekerja.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Bisa teman-teman lihat rumah orang Arab itu enggak ada yang kecil ya," ujar Alman Mulyana memperlihatkan rumah-rumah orang Arab. "Besar-besar, mewah," tambah Kang Irlan.

"Dan mobilnya itu satu rumah lebih dari 5," kata Alman.
Dok. Istimewa

Bukan hanya rumah saja, mereka juga rata-rata memiliki kendaraan roda empat. Tidak tanggung-tanggung, Alman mengungkapkan di satu rumah tersebut memiliki lebih dari 5 mobil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih lanjut Alman menjelaskan pekerjaan-pekerjaan yang biasa dilakukan oleh pekerja Indonesia di Arab Saudi. "Khususnya di Saudi Arabia, para orang Indonesia itu kebanyakan kerja jadi driver atau sopir pribadi atau penjaga rumah seperti ini," jelasnya.

Akan tetapi di balik rumah dan kehidupan mewah, siapa sangka terdapat cerita kehidupan pekerja Indonesia yang jarang tersorot. Bahkan, Ia mampu bertahan hidup hingga belasan tahun.
Dok. Istimewa

"Di balik rumah megah dan mewahnya orang Arab nih, ada cerita kehidupan orang Indonesia yang bisa bertahan hidup sampai belasan tahun," ujar Alman.

Menariknya, ada sisi gelap perlakuan orang Arab ke pekerja Indonesia. Salah satunya adalah tempat tinggal pekerja yang begitu kecil. "Nah ini nih pintu yang hitam ini, itu kamar. Jadi kamarnya ini 1,5 meter," kata Alman memperlihatkan tempat tinggal pekerja Indonesia yang ada di samping rumah mewah orang Arab Saudi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Perjuangan TKI ini pun sangat luar biasa. Terlebih diungkapkan, Ia mampu bertahan hidup selama sekitar 17 tahun di tempat tinggal yang sempit tersebut.

"Perjuangan seorang ayah yang rela tinggal di kamar 1,5 meter selama 17 tahun untuk menghidupi keluarga di Indonesia," paparnya. Meski begitu, Ia tetap bersyukur dengan apa yang diperolehnya. Ia bahkan telah membeli 2 unit mobil dari hasil jerih payahnya selama belasa tahun tersebut. "Tapi di Indonesia nya itu sudah punya mobil 2," ungkapnya.

TKI bernama Jaya ini pun lantas memperlihatkan kondisi kamarnya yang seukuran sekitar 1,5 meter itu.
Dok. Istimewa
Saking kecilnya, tempat tidur Jaya harus dilipat. "Kasur sampai digulung, kalau mau tidur digelar Bang. Karena saking kecilnya," ujar Jaya.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hal itu dilakukan buka tanpa alasan. Tujuannya adalah agar Ia bisa menyisahkan ruang kosong untuk berkegiatan. Seperti untuk duduk maupun makan. "Jadi kalau ini (tempat tidur) digelar, enggak ada ruang untuk makan, duduk, makanya digulung sekalian," jelasnya.

Di pojok ruangan, terdapat mesin cuci. Di sampingnya, terlihat area dapur milik Jaya.
Dok. Istimewa

"Ini dapur," ujar Jaya memperlihatkan area dapur rumahnya.

Dapur pun langsung berhadapan dengan kamar mandi.
Dok. Istimewa

Mirisnya, jarak antara dapur dan kamar mandi begitu dekat. "kalau ini (di depan dapur) kamar mandi," ujarnya.

Kebanyakan orang mungkin menganggap Arab Saudi adalah negara kaya. Namun siapa sangka ada sisi gelap perlakuan orang Arab ke pekerja Indonesia di balik kehidupan mewahnya.

Rekomendasi