Cuma Buka Jam 5 Sore Sampai 3 Pagi, Penjual Nasi Goreng ini Omzetnya Rp20 Juta
Merdeka.com - Segala bentuk dari kerja keras tak bakal ada yang terbuang percuma. Ada balasan dari setiap usaha yang dikerjakan setiap orang.
Selayaknya cerita dari penjual nasi goreng berikut ini. Menjual nasi goreng dari sore hingga dini hari, justru membuatnya bergelimang pendapatan.
Total, penjual nasi goreng tersebut dapat memperoleh pendapatan hingga Rp20 juta setiap harinya. Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah.
Jual Nasi Goreng di Pinggir Jalan
Indonesia merupakan salah satu negara dengan seribu satu kuliner khas. Banyak di antaranya yang lantas dijajakan di pinggir jalan dan memiliki penggemarnya sendiri.
Seperti 'Nasi Goreng Pemuda' di kawasan Medan Maimun, Medan, Sumatera Utara ini. Setiap hari, banyak pembeli yang rela berbaris rapi, mengantre demi mencicipi nasi goreng tersebut.

YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2022 Merdeka.com
Hingga kini, nasi goreng yang telah berdiri sejak 20 tahun lalu itu pun masih terus setia menanti para pelanggan. Diketahui, sang penjual mematok harga pada Rp15 ribu saja untuk satu porsi nasi goreng.
"Ya 20 tahun ada," terang salah satu pegawai.
Habiskan Ratusan Kilogram Beras
Harga yang tepat serta rasa yang lezat rasanya mampu ditawarkan sang penjual kepada setiap pelanggannya. Tak heran, banyak pembeli yang senantiasa wara wiri menanti hidangan.
Untuk dapat melayani pembeli, setiap harinya pemilik 'Nasi Goreng Pemuda' tersebut mampu menghabiskan hingga ratusan kilogram beras. Dalam sehari, mereka dapat mengolah hingga 200 kilogram beras sebagai bahan baku nasi goreng.

YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2022 Merdeka.com
"200 kg beras lah (satu hari). Kalau ukuran karung beras 10 kg ada 20 karung lah itu ya," ujar salah satu pegawai.
Mencapai Ribuan Porsi, Omzet Puluhan Juta
Kendati demikian, para pembeli terpaksa hanya dapat menjumpai nasi goreng tersebut pada waktu-waktu tertentu yakni malam hari. Untuk satu porsi nasi goreng, para pembeli dapat mulai mendatangi lapak tersebut dari pukul 5 sore hingga 3 dini hari.
"Jam 5 sudah mulai ada orderan sampai jam 3 pagi," ungkapnya.

YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2022 Merdeka.com
Meski hanya melayani pembeli selama kurang dari 12 jam, namun ada pendapatan fantastis yang berhasil diraup sang penjual. Setiap hari, uang sejumlah lebih dari Rp20 juta dapat masuk ke dalam kantong.
Bahkan di waktu-waktu tertentu, sang penjual pun dapat meraup omzet hingga Rp30 juta. Misalnya, akhir pekan atau pun hari libur, mereka dapat memaksimalkan pendapatan.
"Kalau hari-hari biasa, di atas 1500 ribu porsi. Kalau malam minggu atau hari-hari libur itu ya 2 ribu lebih lah," terangnya.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya