Seribu satu jalan Tuhan untuk memberikan pelajaran hidup yang luar biasa. Terkadang, berhadapan dengan maut bisa menjadi salah satu jalan untuk memperingatkan umat-Nya.
Kisah dari seorang pria yang sempat mengalami koma ini misalnya. Berbuat sesuka hati menjadi perokok berat membuatnya kolaps. Setelah koma, ia memutuskan untuk bertaubat.
Seperti apa kisah selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini.
Advertisement
Perokok Berat
Sebuah video berdurasi singkat milik akun Instagram @suarasemangat menampilkan cerita singkat dari seorang pria tampan. Diketahui, pria tersebut sempat menjadi perokok berat yang seringkali lebih memilih untuk beraktivitas di malam hari.
"Dulu saya perokok, bisa dikategorikan perokok berat. Dan juga suka begadang tak jelas keluyuran malam dan pulang pagi," tulisnya.
Tak Dengar Nasihat
Berkali-kali nasihat diterima, jutaan kali pula nasihat itu diabaikan. Ia tak pernah mendengar peringatan dari kedua orangtua mengenai kebiasaan buruknya kala itu.
"Tak mau dengar nasihat orangtua dan bila pulang pagi pasti dimarahin tapi tak ada arti bila dinasehati," sambungnya.
Advertisement
Masuk Rumah Sakit
Tak berselang lama, pria tampan itu pun lantas ambruk. Ia merasakan sakit yang luar biasa di bagian dada hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
"Di awal saya kena penyakit, saya memang tak bisa berkata-kata lagi. Saat itu saya merasakan sakit sesakit mungkin di dada sampai saya masuk rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut," lanjutnya.
Operasi Berat
Melihat kondisi paru-parunya yang tak lagi normal, dokter memutuskan untuk melakukan operasi besar guna mengeluarkan cairan di dalamnya. Saat itu, ia mengaku tak dapat bernapas dengan leluasa.
"Tak sampai satu hari jam 12 tepat pada hari Jumat, dokter memutuskan untuk operasi dikarenakan banyak cairan di paru-paru menyebabkan saya sesak dan susah bernapas. Saat itu saya dimasukkan selang untuk menyedotkan suatu cairan pada paru-paru saya," terusnya.
Advertisement
Alami Koma
Operasi dilakukan, keluarga hanya bisa pasrah dan berdoa. Seusainya, kondisi tubuhnya justru semakin melemah hingga dipindah ke ruang ICU guna mendapatkan perawatan intensif.
"Setelah saya operasi, keesokan harinya saya drop dan ho rendah maka saya diputuskan ke ICU untuk ditangani lebih serius," ceritanya.
Pria itu koma selama 2 hari. Kala itu, keluarga diungkapkannya hanya bisa meminta petunjuk dari Tuhan untuk yang terbaik.
"Saya koma dan kritis selama 2 hari, keluarga hanya bisa pasrah dan berdoa sama Allah," ungkapnya.
Sembuh & Putuskan Bertaubat
Dua hari berlalu, Tuhan masih memberikannya kesempatan untuk dapat memperbaiki diri. Ia bangun dari koma dan pulih dari rasa sakit yang luar biasa.
Kini, pria itu pun lebih memilih untuk menjalani hidup sehat seperti berolahraga dan menjauhi kebiasaan buruknya kala itu, merokok.
"Allah ngasih kesempatan buat hidup dan Alhamdulillah saya sembuh. Cairan pun Insha Allah tidak ada lagi di paru-paru. Selepas itu, saya menjalani seperti biasa," pungkasnya.