Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Meruqyah Diri Sendiri Sebagai Tameng Menangkal Sakit Berdasarkan Amalan Islam

Cara Meruqyah Diri Sendiri Sebagai Tameng Menangkal Sakit Berdasarkan Amalan Islam ilustrasi sholat. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ruqyah atau rukyah artinya secara bahasa ialah perlindungan. Meruqyah diri sendiri menjadi salah satu usaha dan tawakal memohon perlindungan dari Allah SWT.

Beberapa waktu belakangan, masyarakat dikhawatirkan dengan kabar masuknya virus corona ke Indonesia. Kabar tersebut langsung disampaikan oleh Presiden Jokowi dan Kemenkes.

Ruqyah bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat sebagai sebuah ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari virus tersebut.

Cara meruqyah diri sendiri menjadi salah satu bentuk amalan dalam Islam, telah lama dipercaya sebagai bentuk perlindungan dan ketenangan secara spiritual. Dalam ajaran Islam dikenal pengobatan alami melalui bekam, terapi madu, dan ruqyah.

Berikut cara meruqyah diri sendiri sebagai tameng menangkal sakit berdasar amalan Islam, yang telah merdeka.com rangkum dari berbagai sumber.

Bacaan Doa Meruqyah Diri Sendiri

Diawali dengan membaca taawudz, beberapa kalimat taawudz:

AUDZU BILLAHI MINASY SYAITHOONIR ROJIIM

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah Subhanawata'ala dari setan yang terkutuk".

AUDZUBILLAHIS SAMI IL ALIM MINASYSYAITHONIRROJIM

Artinya: "Aku berlindung pada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan Syethan yang terkutuk".

ALLAHUMMA INNI AUDZUBIKA MINASYSYAITHA NIRRAJIMI MIN HAMZIHI WANAFKHIHI WANAFATSIH

Artinya: "Wahai Tuhanku! Sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari setan yang terkutuk dari gurisan-gurisannya, dari tiupan-tiupannya dan dari embusan-embusannya".

Kedua: Membaca Surat Al-Fatihah

BISMILLAHIR RAHMAA NIRRAHIIM. ALHAMDU LILLA HI RABBIL 'ALAMIN. AR RAHMAANIRRAHIIM. MAALIKI YAUMIDDIIN. IYYAAKA NA'BUDU WA IYYAAKA NASTA'IIN. IHDINASH SHIRRAATAL MUSTHAQIIM. SHIRAATHAL LADZIINA AN'AMTA 'ALAIHIM GHAIRIL MAGHDUUBI 'ALAIHIM WALADH-DHAALLIIN

Artinya:

"Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang. Segala puji bagi Allah, tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat".

Ketiga: Kemudian membaca Al-Muawwidzat sebanyak tiga kali, yakni surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas."Selama hidup Rasulullah SAW dalam keadaan sakit. Dia meruqyah dirinya dengan membaca Al-Muawwidzat, ketika sakitnya semakin parah, maka Aisyah yang membacakan ruqyah dengan Al-Muawwidzat tersebut." (HR. Al Bukhari no. 4085 dan Muslim no. 2195).

Keempat: Membaca Ayat Kursi

Keempat: Membaca ayat kursi sebanyak tiga kali, diambil dari surah Al-Baqarah ayat 255:ALLOOHU LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QOYYUUM, LAA TAKHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDLI MAN DZAL LADZII YASYFAU INDAHUU ILLAA BIIDZNIH,

YALAMU MAA BAINA AIDIIHIM WAMAA KHOLFAHUM WA LAA YUHIITHUUNA BISYAIIM MIN ILMIHII ILLAA BIMAA SYAA

WASIA KURSIYYUHUS SAMAAWAATI WAL ARDLO WALAA YAUUDUHUU HIFDHUHUMAA WAHUWAL ALIYYUL ADHIIM

Artinya:"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi maha besar".

Tata Cara Meruqyah Diri Sendiri

001 tantri setyorini

Pixabay

1. BersuciPertama, bersihkan diri Anda dengan wudhu, lebih baik lagi bila mandi kemudian wudhu dilanjutkan melakukan meruqyah diri sendiri.2. Menggunakan pakaian yang bersih dan menutup aurat.3. Tulus ikhlas memohon perlindungan dari Allah, merendahkan hati dan pasrah.4. Salat sunnah hajat dan sunnah taubahMeruqyah diri sendiri sebenarnya cukup dengan bacaan doa seperti yang telah disebutkan di atas. Tetapi akan menjadi doa yang lebih kuat lagi ketika diawali dengan menunaikan salat sunnah hajat dan taubah, supaya lebih mudah dikabulkan. (wallahualam)

Bacaan Doa Ruqyah

5. Membaca bacaan doa meruqyah diri sendiri6. Doa menyembuhkan penyakitDoa menyembuhkan penyakit ini sebagai tambahan, setelah doa sebelumnya yang utama. Gunakanlah doa ini hanya ketika kondisi gawat.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Aisyah ra. Bahwa Nabi SAW pernah menjenguk keluarga yang sedang sakit. Lalu beliau mengusap kepalanya dan berucap:ALLAHUMMA RABBANNAASI ADZHIBIL BASA WASY FIHU. WA ANTAS SYAAFI, LAA SYIFAA-A ILLA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAA.Artinya: "Ya Allah, Dzat yang dipertuhankan manusia, semoga Engkau berkenan menghilangkan kesusahan dan menganugrahkahkan kesembuhan pada ia yang sedang dicoba sakit, karena Engkau adalah Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain".

Doa Selanjutnya

Doa selanjutnya, diriwayatkan oleh Abu Daud, Tirmidzi, dan Hakim dari Ibnu Abbas ra. bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:Siapa saja yang menjenguk orang sakit jika belum menjelang ajalnya, maka ucapkanlah untuknya sebanyak 7 kali:ASALULLAHAL ADHIM, ROBBAL ARSYIL ADHIM AN-YASYFIIKAArtinya: "Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung. Tuhan yang mempunyai arasy yang besar, semoga Allah menyembuhkan engkau".Kemudian, diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Abdillah Utsman bin Abi Ash bahwa dia mengeluh sakit pada tubuhnya kepada Rasulullah SAW. Lalu beliau berkata kepadanya:Letakkan tanganmu di atas bagian tubuhmu yang sakit dan ucapkan:BISMILLAH ( 3 X ) AUDZU BI IZZATILLAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MA AJIDU WA UHADZIRU

Artinya: "Dengan nama Allah ( 3 X) , Aku berlindung kepada keagungan dan kekuasaan Allah dari keburukan yang aku dapati dan aku takutkan".Penggalan firman Allah yang tertuang dalam kitab suci al-Quran, surah al-Fushilat ayat 44: Al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin..

7. Meniup Kedua Telapak Tangan

Jika sudah selesai membaca doa-doanya, lanjut meniupkannya dengan lembut. Aisyah Radhiyallahu anha ketika ditanya tentang tiupan Nabi Muhammad SW saat meruqyah,

"Seperti tiupan orang yang makan kismis, tidak ada air ludahya yag keluar". (HR Muslim kitab As Salam 14/182)8. Usapkan ke Badan Dengan Tangan Kanan, Bisa Kedua TanganDari hadis Aisyah Radhiyallahu anha Rasulullah, "Tatkala dihadapkan pada orang yang mengeluh kesakitan beliau mengusapnya dengan tangan kanan". (HR Muslim Syarah An Nawawi (14/180).9. Menggunakan Air

air putih

ilustrasi segelas air boldsky.com

Cara mengaplikasikan ke tubuh bisa menggunakan media segelas air. Setelah Anda selesai membaca doa-doa tadi, tiupkan pada segelas air dan meminumnya perlahan hingga habis.

10. Menggunakan Minyak Zaitun

manfaat minyak zaitun

ilustrasi minyak Zaitun 2020 Merdeka.com

Selain menggunakan air, setelah membacakan serangkaian doa meruqyah diri sendiri, Anda bisa tiupkan pada minyak zaitun. Kemudian balurkan minyak pada tubuh sambil dipijat dan membaca zikir.11. Menggunakan Daun BidaraTumbuk halus 7 helai daun bidara atau kelipatannya, lalu campur dengan air seember kecil. Aduk menggunakan tangan yang bersih sambil membaca doa di atas. Gunakan air tersebut untuk mandi atau semprotkan ke seluruh dinding rumah.

12. Ruqyah Sebelum Tidur

Cara meruqyah diri sendiri diawali dengan mengambil wudhu dan mengibaskan membersihkan tempat tidur. Lalu bacalah doa meruqyah diri sendiri yang utama, yakni Al-Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nass sebanyak tiga kali.

Kemudian tiupkan pada kedua telapak tangan dan ratakan dari wajah ke badan. Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasul, berdasarkan hadis Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Aisyah yang menceritakan kebiasaan Nabi SAW sebelum tidur.Itulah beberapa cara meruqyah diri sendiri sebagai tameng menangkal virus corona berdasar amalan Islam. Semoga beberapa doa ini dapat memberi ketenangan, serta bentuk usaha dan tawakal memohon perlindungan dari Allah SWT terhadap berbagai penyakit. Semoga bermanfaat

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP