Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini Wajah Tribhuwana Tunggadewi Versi AI, Ratu Pembawa Kejayaan Majapahit

Begini Wajah Tribhuwana Tunggadewi Versi AI, Ratu Pembawa Kejayaan Majapahit Potret Tribhuwana Tunggadewi versi AI. Tiktok/@ainusantara ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Tribhuwana Wijayatunggadewi adalah salah satu ratu yang pernah memerintah kerajaan Majapahit sekitar tahun 1328 sampai 1351. Ia memimpin kerajaan tersebut untuk menggantikan sang ibu yang lebih memilih menjadi seorang Bhiksuni.

Di bawah kepemimpinan Tribhuwana, Majapahit mulai memasuki masa kejayaannya. Lantas, seperti apa sosok dari Tribhuwana Wijayatunggadewi? Berikut potretnya usai diilustrasikan menggunakan teknologi artificial intelligence (AI):

Potret Ratu Tribhuwana Tunggadewi Versi AI

Melansir dari unggahan di akun Tiktok @ainusantara, membagikan video merekam potret salah satu pemimpin Majapahit, Tribhuwana Tunggadewi setelah diilustrasikan dengan teknologi AI.

Dalam keterangan, disebutkan jika gambar itu dibuat berdasarkan ilustrasi wajah Tribhuwana di wikipedia. Terlihat ratu pertama Majaphit itu memiliki wajah cantik yang berwibawa.

potret tribhuwana tunggadewi versi ai

Tiktok/@ainusantara ©2023 Merdeka.com

"I asked AI to imagine Emperor of Majapahit based on Wikipedia illustration," tulis keterangan unggahan.

Seperti diketahui, jika teknologi AI adalah sistem kecerdasan buatan yang memungkinkan manusia mengidentifikasi gambaran wajah seseorang agar terlihat lebih nyata.

Sosok Tribhuwana Tunggadewi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, jika Tribhuwana adalah ratu Majapahit yang memimpin kerajaan untuk menggantikan ibunya. Ternyata, ia pernah dilarang menikah oleh saudara tirinya, yakni Raja Jayanegara. Raja Jayanegara memiliki alasan untuk melarang adiknya menikah semasa dirinya masih hidup. Ia khawatir, jika Tribhuwana dan Dyah Wiyat menikah maka takhtanya terancam oleh suami dari dua adik tirinya itu.

potret tribhuwana tunggadewi versi ai

Tiktok/@ainusantara ©2023 Merdeka.com

Usai Jayanegara meninggal, pada akhirnya Tribhuwana menikah dengan Pangeran Cakradhara atau Kertawardhana, bangsawan muda keturunan raja raja Singasari. Sementara adiknya, Dyah Wiyat menikah dengan pangeran lainnya bernama Kudamerta.Pernikahan Tribhuwana Tunggadewi dengan Pangeran Cakradhara melahirkan seorang putra yang juga menjadi raja di Majapahit bernama Hayam Wuruk.

Gantikan Ibunya yang Menolak Pimpin Majapahit

Usai Raja Jayanegara tewas, kerajaan pun sempat gaduh mempermasalahkan penerus tahta mengingat Jayanegara belum dikaruniai keturunan. Hak pertama untuk memimpin Majapahit seharusnya jatuh ke tangan ibu tiri Jayanegara sekaligus ibu dari Tribhuwana, yaitu Gayatri (Rajatpani).Namun, Gayatri rupaya menolak tahta tersebut dan lebih memilih untuk menjadi seorang Bhiksuni. Pada saat itu sudah tidak ada lagi anak laki-laki dalam lingkaran kekuasaan kerajaan.Alhasil, Gayatri pun memberi titah kepada Tribhuwana Tunggadewi sebagai putri pertamanya untuk menggantikan dirinya memimpin Majapahit.

Bawa Majapahit ke Gerbang Kejayaan

Tribhuwana disebut sebagai pemimpin yang membuka jalan kejayaan Majapahit. Di era kepemimpinannya, ekspansi Majapit diperluas ke segala penjuru. Dengan bantuan panglima perang Majapahit yaitu Gajah Mada, wilayah seperti Bali, Kerajaan Malayu dan sisa-sisa kerajaan Sriwijaya berhasil ditaklukan. Perluasan Majapahit dilanjutkan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, di mana wilayahnya hingga mencapai Lamuri di ujung Barat sampai Wanin di ujung Timur.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP