Bacaan Niat Tayamum Beserta Syarat, Tata Cara dan Doanya yang Perlu Diperhatikan
Merdeka.com - Allah SWT memberikan begitu banyak kemudahan dalam menjalankan ibadah. Salah satunya yaitu saat kesulitan memperoleh air atau tengah sakit parah, umat Islam diperbolehkan tayamum. Tayamum diperbolehkan sebagai pengganti wudhu dan dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan.
Seperti misalnya membaca niat tayamum sebelum melakukannya. Tayamum sendiri adalah cara bersuci untuk menghilangkan hadast kecil maupun besar dengan mengusap wajah dan tangan. Bedanya dengan wudhu, tayamum dilakukan menggunakan debu, tanah atau permukaan lainnya. Namun tetap harus meyakini akan kebersihan dan kesuciannya.
Baca juga: Niat Tayamum Bagi Orang Sakit Beserta Doa Dan Tata Caranya
Sebagaimana tertulis pada firman Allah SWT dalam Surat An Nisa' ayat 43,
وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُوْرًا
"....Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu."
Lantas bagaimana bacaan niat tayamum beserta syarat, tata cara dan doanya yang perlu diperhatikan? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (9/2), simak ulasan informasinya berikut ini.
Syarat Diperbolehkan Tayamum
Sebelum mengetahui bacaan niat tayamum, sebaiknya memahami syarat-syarat yang diberikan. Adapun syarat diperbolehkan tayamum adalah sebagai berikut:

raiyanfoundation.com
a. Kesulitan menemukan air baik saat dalam keadaan perjalanan (safar) ataupun tidak.
b. Ada air tetapi dalam jumlah terbatas, sedangkan kebutuhan lainnya seperti minum dan memasak sangat membutuhkan air.
c. Khawatir akan membahayakan badan atau kesembuhan dari penyakit semakin lama apabila bersuci dengan air.
d. Khawatir kedinginan dan tidak ada yang bisa menghangatkan air untuk bersuci.
e. Ketidakmampuan mengambil air wudhu karena tidak bisa bergerak ataupun sakit. Hal itu diiringi pula dengan tidak ada seseorang yang dapat membantunya, sedangkan waktu sholat sudah akan habis.
f. Debu yang digunakan harus bebas dari najis seperti kotoran hewan dan bukan tanah basah.
g. Dilakukan hanya saat mendekati waktu sholat saja.
h. Tayamum hanya dapat dilakukan satu kali di setiap sholat fardhu.
i. Memahami dan mengerti tata cara tayamum yang benar sesuai syariat.
j. Mengerti dan memahami rukun tayamum yang terdiri dari 4 rukun. Niat dalam hati, mengusap wajah, megusap kedua tangan dan tertib.
Tata Cara Tayamum Sesuai Syariat
Tayamum bisa dilakukan dengan menggunakan media debu, pasir, tanah kering, tanah lembab, hingga bebatuan. Dengan syarat harus bersih dan suci dari najis. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Nabi SAW dari sahabat Hudzaifah Ibnul Yaman RA,"Dijadikan (permukaan) bumi seluruhnya bagiku (Nabi SAW) dan ummatku sebagai tempat untuk sujud dan sesuatu yang digunakan untuk bersuci."Berikut tata cara tayamum sesuai dengan syariat Rasulullah SAW:
- Menghadap kiblat, ucapkan Basmalah
- Letakkan kedua telapak tangan pada debu dengan posisi jari-jari tangan dirapatkan
- Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah disertai membaca niat tayamum dalam hati
- Berbeda dengan wudhu, tayamum tidak disyaratkan mengusap pada bagian-bagian yang ada di bawah rambut atau bulu wajah baik yang tipis ataupun tebal. Paling penting meratakan debu di seluruh bagian wajah.
- Letakkan telapak tangan pada debu di permukaan lain dan jari-jari direnggangkan
- Apabila mengenakan ada cincin di jari sebaiknya dilepas dulu sementara.
- Usap telapak tangan kiri pada punggung tangan kanan ke arah bagian dalam lengan hingga siku
- Lanjutkan dari telapak tangan kanan untuk mengusap punggung tangan kiri hingga siku
- Usapkan bagian jempol kiri ke bagian punggung jempol kanan
- Lakukan hal yang sama pada tangan kiri
- Pertemukan kedua telapak tangan dan usapkan di antara jari-jari
Bacaan Niat Tayamum
Seperti pada umumnya, sebelum mengerjakan tayamum juga harus diawali dengan membaca niat tayamum. Niat tayamum ini bisa dilafalkan langsung ataupun hanya sekedar diucapkan dalam hati. Intinya paling penting yaitu khusyuk karena akan berserah diri kepada Allah SWT. 
©2020 Merdeka.com
Adapun bacaan niat tayamum adalah sebagai berikut:نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَىNawaitut Tayammuma Lisstibaahatish Shalaati Fardlol Lillaahi TaaalaaArtinya: "Aku niat melakukan tayamum agar dapat mengerjakan salat fardlu karena Allah taala."
Doa Tayamum
Setelah mengetahui niat tayamum, dilanjutkan dengan memahami doa tayamum. Doa ini juga perlu diketahui oleh umat Islam. Karena usai melakukan tayamum, dianjurkan untuk membaca doa. Berikut doa tayamum yang bisa dihafalkan:Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuluhu, allahummaj'alni minat tawwabina waj'alni minal mutathohhirin. Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaha illaa anta astaghfiruka wa atubu ilaika. Allahummaghfirli dzanbi wa wassi'li fi dari wa barikli fii rizqi wa la taftinni bima zawaita 'anni wa shollallahu 'ala sayyidina muhammadin wa alihi wa shohbihi wa sallam.Artinya:"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci. Maha Suci Engakau, ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan kepada-Mu dan bertaubah kepada-Mu. Ya Allah, ampuni dosaku, lapangkan tempat tinggalku, berkahi aku dalam rizkiku, dan jangan Engkau fitnah aku dengan halangan dari-Mu. Semoga Allah memberikan rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabatnya, juga semoga Allah memberikan keselamatan."
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya