9 Manfaat Bawang Dayak dan Cara Mengkonsumsi, Pahami Fakta Kesehatannya

Senin, 14 Februari 2022 11:18 Reporter : Kurnia Azizah
9 Manfaat Bawang Dayak dan Cara Mengkonsumsi, Pahami Fakta Kesehatannya 8 Manfaat Bawang Dayak Bagi Kesehatan, Menangkal Radikal Bebas Hingga Antikanker. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Manfaat bawang Dayak sudah dipercaya secara turun temurun sebagai obat tradisional masyarakat Dayak, Kalimantan. Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia L Merr) secara empiris dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Ragam penyakit itu seperti, darah tinggi, kolesterol, diabetes, maag, sembelit, stroke serta sebagai minuman herbal wanita nifas.

Bagian utama bawang dayak yang banyak dikonsumsi adalah umbinya yang berupa umbi bawang merah. Baik dimanfaatkan dalam bentuk segar, kering, asinan, atau bubuk.

Memang, potensi bawang dayak sebagai obat alami yang multi fungsi memiliki praktik penyembuhan yang luas.

Bahkan dalam penelitian yang diterbitkan National Institutes of Health (NIH), menemukan aktivitas antibakteri yang baik dan kuat, serta manfaat terapeutik. Efek penyembuhan dan manfaat bawang Dayak untuk kesehatan mungkin karena senyawa aktifnya.

Hampir menyerupai bawang merah, umbi bawang Dayak dilapisi lapisan tipis, penutup berwarna coklat-merah marun. Lalu dagingnya juga berwarna merah dengan banyak lapisan.

Tapi bawang Dayak memiliki ukuran lebih lonjong, menghasilkan beberapa tangkai daun panjang seperti pita dengan satu batang berbunga. Bawang Dayak bisa tumbuh setinggi empat puluh sentimeter dan punya batang berbunga dengan bunga putih berkelopak lima yang mekar di sore hari.

Simak lebih lanjut mengenai manfaat bawang Dayak untuk kesehatan dan cara mengonsumsinya berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Senin (14/2).

2 dari 5 halaman

Nilai Gizi Bawang Dayak

bawang dayak
Liputan6 ©2022 Merdeka.com

Bawang Dayak kaya akan flavonoid dan fenol, seperti antosianin, yang memberikan manfaat antioksidan. Bawang Dayak juga mengandung glikosida, kina, dan sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antivirus.

Berdasarkan hasil skrining fitokimia pada ekstrak etanol bawang Dayak. Menunjukkan adanya kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, naftokuinon, antrakuinon, alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid dan steroid.

Masyarakat asli Kalimantan menggunakan bawang dayak untuk kondisi gangguan usus, parasit, darah tinggi, sembelit, hingga virus. Berikut sejumlah manfaat bawang Dayak:

1. Mencegah Infeksi Bakteri

Bawang Dayak mampu mencegah mengalami penyakit akibat infeksi bakteri. Dikutip dari Alodokter, hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak etanol bawang Dayak mampu melawan bakteri patogen Staphylococcus aureus.

Patogen tersebut dapat menyebabkan berbagai infeksi, seperti infeksi kulit, sepsis, dan osteomielitis.

2. Mengatasi Sakit Perut

Bawang dayak dikenal juga sebagai bawang sabrang, bawang berlian, serta bawang arab. Dinilai bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan fitokimia, di antaranya alkaloid, glikosida, flavonoid, fenolat, steroid, dan tanin.

Kandungan tanin dalam bawang Dayak dinilai mampu mengatasi sakit perut. Melansir dari Halodoc, saat mengalami sakit perut yang diakibatkan gangguan pencernaan, bisa mencoba mengonsumsi bawang Dayak. [kur]

Baca juga:
Asosiasi Healthtech Indonesia: Kolaborasi Total di Transformasi Digital Kesehatan RI

3 dari 5 halaman

3. Mencegah Diabetes

ilustrasi diabetes
Shutterstock/Piotr Adamowicz

Manfaat bawang Dayak rupanya juga baik dalam mencegah penyakit diabetes. Pasalnya, bawang Dayak memiliki sifat antidiabetik yang berasal dari kandungan eleutherol, eleuthocide A, dan eleutherinoside B.

Kedua bahan tersebut juga disinyalir mampu membantu menurunkan kadar glukosa di dalam darah. Sehingga Anda bisa terhindar dari risiko menderita sakit diabetes.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Bawang Dayak juga terkenal akan kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Begitu baik dalam menjaga kesehatan jantung.

Dengan rutin mengonsumsi bawang Dayak, serta disiplin menjalankan olahraga secara teratur dan menjaga pola makan sehat. Diyakini mampu meningkatkan kesehatan jantung.

5. Melawan Radikal Bebas

Kandungan antioksidan seperti triterpenoid, polifenol, dan flavonoid di dalam bawang Dayak berperan penting bagi kesehatan tubuh. Ini bisa melawan paparan radikal bebas yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel-sel dalam tubuh.

Jika dikonsumsi dengan takaran yang tepat, manfaat bawang Dayak akan membantu mengurangi risiko masalah penuaan dini, kanker, dan demensia.

Baca juga:
Asosiasi Healthtech Indonesia: Kolaborasi Total di Transformasi Digital Kesehatan RI

4 dari 5 halaman

6. Menjaga Kadar Kolesterol

008 destriyana

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Manfaat bawang Dayak dapat menjaga kadar kolesterol diambang batas normal. Karena kandungan eleutherinol di dalam bawang Dayak bisa menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL (kolesterol jahat) di dalam darah.

Sehingga Anda bisa terhindar dari risiko mengalami sejumlah penyakit berbahaya akibat kolesterol tinggi, termasuk penyumbatan arteri, serangan jantung, dan stroke.

7. Mengobati Luka Kulit dan Bisul

Manfaat bawang Dayak selain dengan baik untuk dalam tubuh, bisa juga menjadi pengobatan luka dan bisul. Hal ini karena kandungan antimikroba yang dikandungnya.

ilustrasi tulang
pomgen.gov.pg

8. Menjaga Kesehatan Tulang

Mengutip dari Alodokter, manfaat bawang Dayak selanjutnya adalah menjaga kesehatan tulang. Berdasarkan penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak etanol pada bawang Dayak bisa meningkatkan kepadatan dan bobot tulang. Dengan demikian, dipercaya mampu mengurangi risiko menderita penyakit tulang, seperti osteoporosis.

9. Mengobati Jerawat

Penelitian lain menunjukkan bahwa bawang Dayak dalam pengembangannya berpotensi menjadi bahan obat antijerawat. Ini dikarenakan kandungan etanol bawang Dayak yang terbukti berhasil menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat di kulit, yakni Propionibacterium acne.

5 dari 5 halaman

Cara mengonsumsi Bawang Dayak

8 manfaat bawang dayak bagi kesehatan menangkal radikal bebas hingga antikanker

©2020 Merdeka.com

Secara tradisional, bawang dayak dikeringkan dan digunakan untuk tincture, teh, atau tapal. Umbi juga dihancurkan menjadi bubuk, dicampur dengan air, dan dikonsumsi.

Cara mengonsumsi bawang Dayak lainnya, bisa dengan mencuci 3-4 siung sampai bersih. Lalu iris menjadi potongan yang tipis. Kemudian seduh bawang Dayak tersebut dengan satu gelas air mendidih. Minumlah air bawang dayak sebanyak 2-3 kali sehari.

Bawang Dayak akan bertahan 2-3 bulan bila disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Irisan tipis bawang dayak kering akan bertahan hingga tiga bulan dalam wadah kedap udara.

Namun, cara mengonsumsi bawang Dayak tidak disarankan bagi Anda yang alergi atau sensitif dengan bawang. Biasanya alergi muncul gatal, kembung, batuk-batuk, atau mual hingga memperparah penyakit refluks asam lambung kronis (GERD) jika dikonsumsi berlebihan. Sebaiknya konsultasikan kepada pihak medis sebelum Anda mengonsumsinya.

Baca juga:
Asosiasi Healthtech Indonesia: Kolaborasi Total di Transformasi Digital Kesehatan RI

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini