8 Jenis Ikan Nila Varietas Unggul yang Sering Dibudidayakan
Merdeka.com - Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang umum dijadikan konsumsi bagi masyarakat di Indonesia. Selain harganya yang ekonomis, ikan ini juga terbilang enak dan memiliki cita rasa gurih.
Selain itu, beberapa jenis ikan nila juga dikenal mudah dalam pemeliharaanya. Terlebih saat ini sudah ada banyak jenis ikan nila yang sengaja dikembangbiakan dari hasil rekayasa genetika.
Beberapa jenis ikan nila varietas unggul juga disarankan untuk dipelihara dan dikonsumsi karena kemampuan hidup serta kualitas ikan yang sangat baik. Lalu apa saja jenis ikan nila varietas unggul yang biasa dibudidayakan?
Dilansir merdeka.com dari berbagai sumber, Jumat (26/5) berikut adalah jenis ikan nila varietas unggul selengkapnya.
1. Ikan Nila BEST

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
Ikan nila BEST merupakan nama lain dari Bogor Enhanced Strain Tilapia dan merupakan hasil persilangan dari 4 strain nila.
Nila jenis ini masuk dalam golongan nila GIFT sehingga memiliki warna yang sama dengan jenis tersebut. Nila BEST pertama kali dikembangkan pada 2008 lalu.
Nila jenis ini masuk dalam varietas ungggul karena ukuran benih yang lebih besar. Selain itu, jenis nila ini dikenal tahan dengan lingkungan buruk sehingga tahan menghadapi wabah dan penyakit.

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
2. Ikan Nila JICAJenis ikan nila kedua dalah ikan JICA atau Japan for International Cooperation Agency hasil kerja sama genetis dari Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Jambi.
JICA merupakan lembaga donor dari Jepang. Dibandingkan jenis GIFT, jenis ikan ini memiliki pertumbuhan 20& lebih cepat dan hemat pakan hingga 25%.
3. Ikan Nila Larasati

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
Jenis ikan nila selanjutnya adalah nila larasati atau nila janti yang dikembangkan oleh BBI Janti di Klaten.
Nila ini dikenal karena pertumbuhannya yang cepat dan kemampan bertahan hidup dari berbagai jenis penyakit seperti bakteri Streptococcus dan Agalactiae.
Nila larasati juga merupakan jenis yang mudah beradaptasi dengan segala lingkungan, baik di kolam air deras, air tenang, KJA, ataupun tambak air payau.

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
4. Ikan Nila GESITJenis ikan nila varietas unggul selanjutnya adalah GESIT yang merupakan singkatan dari Genetically Supermale Indonesian Tilapia.
Jenis ikan nila ini dihasilkan dari kerjasama peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT), serta Institut Pertanian Bogor (IPB).
Nila GESIT bisa tmbuh sampai ukuran 8cm di usianya yang mencapai 4-5 bulan dengan bobot 1/2 kilogram/ekor.
Jenis ikan ini mampu menghasilkan larva jantan dengan persentase hidup hingga 98% dan tumbuh lebih cepat dibandingkan betinanya.
Sehingga para pembudidaya lebih menyukai GESIT jantan karena kemampuan usia panjangnya.
5. Ikan Nila Merah Nilasa

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
Ikan nila merah nilasa merupakan salah satu jenis ikan nila konsumsi yang umum dinikmati masyarakat. Ikan ini memiliki warna daging yang menarik, lezat, dan tidak memiliki duri antar muskular.
Karakter dari ikan ini yaitu memiliki persentase pertumbuhan yang cepat, efisien pakan, sintasan (SR) tinggi, jumlah telur banyak, dan sangat toleran pada segala lingkungan.

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
6. Ikan Nila NirwanaIkan nila nirwarana merupakan jenis ras Wanayasa yaitu hasil seleksi kelompok nila GIFT dan GESIT untuk mendapatkan nila berkualitas terbaik.
Jenis nila ini pertama kali muncul pada 2006 melalui pengembangan yang dilakukan Balai Pengembangan Benih Ikan (BPBI) Wanayasa, Purwakarta.
Nila nirwana diseleksi berdasarkan ukuran tubuh dan pola pertumbuhannya. Keunggulan ikan ini adalah kemampuan tumbuhnya hingga bobot 650 gram/ekor pada usia 6 bulan.
Ikan ini dikenali dari tubuh tubuh yang lebar dan kepala yang pendek, sehingga dagingnya tebal dan mudah diolah menjadi fillet.
7. Ikan Nila Anjani

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
Ikan nila anjani memiliki pertumbuhan mencapai 1,2 gram/hari. Sehingga dalam jangka waktu 100 hari, ikan ini bisa dipanen dengan berat rata-rata mencapai 128,2 gram/ekor.
Pada fase pembesaran pertumbuhan harian rata-rata ikan Nila Anjani 2,3 gram/hari. Sehingga selama 76 hari pemeliharaan akan diperoleh hasil panen dengan bobot ikan rata-rata 217,1 gram/ekor.
Ikan ini sangat disarankan hidup di perairan suhu antara 20 - 31ºC dengan tingkat efisiensi pakan atau FCR berkisar antara 0,9 - 1,2. Ikan ini juga tahan terhadap bakteri berbahaya seperti Streptococcus iniae.

sisinbe.kkp.go.id ©2023 Merdeka.com
8. Ikan Nila JatimbulanJenis ikan nila terakhir adalah jatimbulan yang merupakan varietas baru hasil selective breeding (seleksi individu) yang memiliki pertumbuhan yang baik.
Dikutip dari ppid.dkp.jatimprov.go.id, ikan ini layak disebut sebagai varietas unggul karena memiliki berbagai kemampuan seperti:
1. Memiliki pertumbuhan yang lebih cepat (nilai genetik gain 19.47 – 21.59%)2. Prosentase Hatching Rate (HR) tinggi ( 90% ) dan Sintasan tinggi ( 85 % )3. Memiliki daya adaptasi yang kuat terhadap perubahan salinitasi4. Tahan terhadap serangan penyakit (bakteri Aeromonas hydrophylla)5. Mudah beradaptasi dan dapat dibudidayakan pada lokasi yang berbeda kondisi lingkungannya ( tawar – payau )
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya