Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Cara Menyelamatkan Diri Ketika Gempa Bumi Secara Aman, Tidak Perlu Panik

6 Cara Menyelamatkan Diri Ketika Gempa Bumi Secara Aman, Tidak Perlu Panik Ilustrasi gempa bumi. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan di mana pun tanpa mengenal waktu serta tempat. Oleh karena itu, masyarakat perlu adanya pembekalan diri terkait cara menyelamatkan diri ketika gempa bumi terjadi. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa terhindar dari cedera dan bahaya lainnya.

Seperti diketahui, di Indonesia sendiri memang cukup sering terjadi gempa bumi. Mengingat Indonesia terletak dalam garis Ring of Fire (Cincin Api Pasifik). Di mana dinilai rawan terjadi bencana alam seperti gempa bumi. Apabila lempeng benua atau samudera juga gunung berapi tiba di masa aktivitasnya, maka bisa saja gempa terjadi.

Risiko inilah yang membuat kita sebagai masyarakat Indonesia harus siap selalu dan sigap ketika bencana ini terjadi. Tak terkecuali bencana alam gempa bumi.

Ketika terjadi gempa bumi, kalian sebenarnya tidak perlu panik yang berlebihan. Solusi yang tepat untuk dapat menyelamatkan diri dan orang terkasih adalah dengan memahami cara menyelamatkan diri ketika gempa bumi secara aman.

Melansir dari laman bpbd.bogorkab.go.id, Selasa (22/11), berikut beberapa cara menyelamatkan diri ketika gempa bumi secara aman.

1. Cara Menyelamatkan Diri Ketika Gempa Bumi Secara Umum

Ada cara dasar menyelamatkan diri ketika gempa bumi terjadi. Cara terbaik untuk menyelamatkan diri yakni dengan metode drop, cover dan hold on.

Dengan kata lain, kalian harus menurunkan posisi tubuh lebih rendah, mencari penutup kepala dan leher saat gempa bumi terjadi. Selain itu juga kalian harus tetap berada dan berlindung di tempat hingga gempa bumi berhenti. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

a. Jatuhkan tubuh ke bagian tangan dan lutut sebelum gempa bumi menghantam kalian. Posisi ini dapat melindungi kalian dari jatuh dan memungkinkan untuk bergerak apabila perlu.

b. Cari penutup kepala, leher dan jika memungkinkan seluruh tubuh. Kalian bisa berlindung di bawah meja atau meja yang kokoh. Apabila tidak ada tempat berlindung di dekat kalian, bergeraklah menuju dinding bagian dalam.

Kalian juga bisa bergerak menuju samping furnitur posisi rendah yang tidak akan jatuh menimpa. Kemudian tutupi kepala dan leher dengan lengan serta tangan.

c. Tetap berlindung di tempat hingga guncangan gempa bumi berhenti. Kemudian bersiap untuk bergerak dari tempat berlindung jika guncangan membuatnya rusak atau bergeser.

2. Cara Menyelamatkan Diri Ketika Gempa Bumi di dalam Rumah

Gempa bumi selalu datang tanpa mengenal tempat dan waktu. Bencana alam ini bisa terjadi saat kalian sedang di dalam rumah. Jika seperti itu, kalian tidak perlu panik. Masyarakat bisa melakukan cara menyelamatkan diri sebagai berikut:a. Dalam beberapa detik sebelum guncangan semakin hebat, bila memungkinkan segeralah untuk menjauh dari kaca, benda gantung, rak buku, lemari china hingga furnitur besar lainnya yang dapat jatuh. Selain itu, perhatikan pula benda yang jatuh, seperti batu bata dari perapian dan cerobong asap, perlengkapan lampu, hiasan dinding, rak tinggi maupun lemari dengan pintu yang dapat dibuka.b. Apabila tersedia di dekat kalian, ambil sesuatu yang bisa untuk melindungi kepala dan wajah dari puing-puing yang berjatuhan maupun pecahan kaca.c. Apabila berada di dapur, segera matikan kompor dan tutupi ketika terjadi guncangan pertama.d. Jika berada di tempat tidur, tahan dan tetap di sana. Lindungi kepala dengan bantal. Hal ini karena lebih kecil kemungkinan terluka apabila berlindung di tempat kalian berada. Perlu diingat, jika kalian tetap berjalan untuk menuju ke luar rumah, pecahan kaca di lantai dapat menyebabkan cedera.e. Jangan berdiri di depan pintu. Untuk lebih aman, kalian bisa berlindung di bawah meja. Di rumah modern, ambang pintu tidak lebih kuat dibanding bagian rumah lainnya. Selain itu, pintu juga tidak bisa melindungi diri kalian dari kemungkinan sumber cedera.

3. Cara Menyelamatkan Diri Ketika Gempa Bumi di Gedung Bertingkat

Ketika berada di dalam gedung bertingkat, gempa bumi pun bisa saja terjadi. Jika terjadi, kalian dapat melakukan cara menyelamatkan diri sebagai berikut:a. Menjauh dari jendela dan dinding luar.b. Tetap berada di dalam gedung.c. Jangan menggunakan elevator. Listrik dapat padam dan sistem sprinkler bisa menyala. Sehingga dapat menimbulkan risiko lain yang berbahaya.d. Apabila terjebak, cobalah untuk tetap tenang. Coba untuk menarik perhatian seseorang dengan mengetuk bagian struktur yang keras atau logam. Cara ini bisa memudahkan kalian memperoleh pertolongan untuk menuju tempat berlindung yang lebih aman.

4. Cara Menyelamatkan Diri Ketika Gempa Bumi di Tempat Ramai

Adapun cara menyelamatkan diri saat gempa bumi di tempat ramai seperti pasar, supermarket hingga tempat keramaian lainnya adalah sebagai berikut:a. Jangan terburu-buru menuju pintu keluar. Biasanya orang lain juga akan berpikiran sama. Sehingga kalian bisa berebut dan berdesakan di pintu keluar.b. Usahakan menjauh dari rak pajangan berisikan benda-benda yang dapat terjatuh.c. Apabila memungkinkan dan tersedia, coba untuk berlindung. Kalia bisa mengambil sesuatu untuk melindungi kepala dan wajah dari puing-puing serta kaca yang berjatuhan.

5. Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa di Luar Ruangan

Meskipun sudah berada di luar ruangan, kalian juga perlu mengetahui cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. Sebab, sekali pun di luar ruangan, kalian bisa berada dalam kondisi tidak aman. Terlebih jika kalian berada di dekat tiang listrik ataupun gedung bertingkat. Adapun cara menyelamatkan diri ketika gempa terjadi kalian berada di luar ruangan adalah sebagai berikut:a. Menjauh dari gedung, kabel listrik, lubang pembuangan hingga saluran bahan bakar dan gas. Selain itu juga sebaiknya hindari berada tepat di luar pintu masuk maupun dekat dengan dinding luar bangunan. Sebab, hal itu justru menjadi bahaya terbesar dari puing-puing yang berjatuhan.b. Pergi ke area terbuka yang jauh dari pepohonan, tiang telepon maupun bangunan. Setelah berada di tempat terbuka, turunkan posisi tubuh menjadi lebih rendah dan tetap di sana hingga guncangan gempa berhenti.c. Area di dekat dinding luar bangunan merupakan tempat yang paling berbahaya. Jendela, fasad dan detail arsitektur sering kali menjadi bagian pertama dari bangunan yang runtuh saat gempa bumi. Untuk itu, usahakan untuk menjauh dari zona bahaya tersebut.

6. Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa di Dalam Mobil

Gempa bumi memang dapat datang secara tiba-tiba dan tidak terduga. Bahkan bisa jadi pada saat gempa bumi terjadi kalian berada di dalam mobil. Meski berada di dalam mobil, masyarakat juga perlu untuk mengetahui cara menyelamatkan diri. Adapun cara menyelamatkan diri saat gempa bumi berada di dalam mobil meliputi:a. Usahakan untuk menjauhi persimpangan. Pinggirkan mobil kalian di bahu jalan sebelah kiri dan berhentilah.b. Ikuti instruksi dari petugas berwenang dengan memperhatikan lingkungan sekitar. Atau bisa melalui alat komunikasi lainnya seperti radio maupun ponsel.c. Jika mendengar peringatan dini tsunami, segera lakukan evakuasi menuju ke tempat tinggi. Seperti bukit dan bangunan tinggi.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP