5 Cara Mendidik Anak yang Keras Kepala, Ini Perlu Dipahami Para Orang Tua
Merdeka.com - Cara mendidik anak yang keras kepalaperlu diketahui oleh para orangtua. Beberapa anak yang memiliki watak keras kepala justru akan melakukan perlawanan jika ditegur dengan penuh amarah.
Maka dari itu, orangtua perlu melakukan sebuah terobosan baru dalam mengingatkan anak yang keras kepala. Jurus terjitu yang bisa dilakukan ialah menghadapinya dengan memberikan perhatian secara penuh, bukan justru merundungnya dengan amarah.
Tak harus selalu memarahinya dan menerapkan cara didik yang keras, Anda perlu melakukan perubahan dalam mendidik anak yang keras kepala. Berikut adalah cara mendidik anak yang keras kepala yang berhasil dirangkum dari Hellosehat dan berbagai sumber.
Coba Dengarkan Pendapat Anak
Cara mendidik anak yang keras kepala yang bisa dilakukan adalah dengan mendengarkan terlebih dahulu pendapat dan juga kemauan si anak. Ini adalah bentuk dari sebuah komunikasi antara anak dan orangtua. Komunikasi sangatlah penting sebagai cara menghadapi sikap anak yang bandel dan tentunya harus berjalan dua arah.

©Shutterstock.com/ Andrey_Popov
Apabila si kecil ingin mendengarkan Anda, Anda juga harus mau mendengarkannya terlebih dahulu. Bukan dengan terus-menerus melarangnya untuk begadang, anak akan cenderung semakin membantah dan marah karena keras kepala dan bandelnya memiliki pendapat yang kuat dan senang berdebat demi keinginannya terpenuhi.
Mereka bisa menjadi berubah dan sangat keras kepala apabila sudah merasa tak lagi didengar pendapatnya oleh orang lain. Jadi cobalah dengan mendengarkan apa yang ia mau dan lakukan hal tersebut agar membuatnya merasa penting dan menjadi tenang tanpa harus melawan Anda terlebih dahulu.
Berdiskusi
Mengajak si kecil berdiskusi juga dapat menjadi jurus terjitu untuk mendidik anak yang memiliki watak atau sifat keras kepala loh. Terkadang Anda memang harus melakukan negosiasi atau ajang tawar-menawar bersama anak, itu menunjukkan bahwa Anda tidak serta merta menolak permintaan yang sudah diajukan oleh sang buah hati, namun tetap memberikannya pertimbangan untuk melatih si kecil dalam mengambil keputusan yang baik.

©2018 Merdeka.com
Seperti misalnya, ketika anak Anda tak mau tidur meski sudah diminta dengan baik-baik. Maka cara yang tepat bukanlah memaksanya dengan memarahinya atau pun membentaknya, namun berilah dia pertimbangan dan diskusikanlah waktu tidur yang baik untuk si kecil bersama-sama dengan membuat suatu kesepakatan.
Pahami Cara Pikir Anak Keras Kepala
Cara mendidik anak yang keras kepala lainnya adalah dengan memahami cara berpikir si kecil. Kini Anda bisa mencoba untuk menghadapi anak yang keras kepala dengan memahami sudut pandang dan cara berpikirnya.

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Sehingga pada nantinya Anda bisa menyimpulkan bahwa si kecil sedang stres, ketakutan atau pun sedih. Semakin Anda bisa mengenal anak lebih dekat, maka akan semakin baik pula cara Anda dalam menghadapi si kecil termasuk dalam mendidik sifatnya yang keras kepala tersebut.
Anda bisa memulainya dengan tidak selalu mengingatkannya dengan bentakan dari hal-hal seperti ketika si kecil tak mau mengerjakan PR nya, maka Anda tak perlu memarahinya, namun cobalah untuk menemaninya mengerjakan PR tersebut bersama-sama.
Jangan Pernah Lakukan Pemaksaan
Cara mendidik anak yang keras kepala lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan tidak melakukan pemaksaan. Ketika Anda cenderung melakukan pemaksaan terhadap anak yang keras kepala untuk melakukan sesuatu, biasanya dia akan memberontak dan melakukan apa yang justru tak seharusnya mereka lakukan.

©Pixabay/skeeze
Hal ini termasuk dalam bentuk pertentangan, salah satu ciri umum anak yang mempunyai watak sifat keras kepala. Kita bisa mengambil contoh ketika memaksa anak untuk berhenti bermain gadget dan beranjak tidur karena sudah terlanjur kecanduan gadget. Anda bisa menunjukkan perhatian dengan apa yang anak tonton, maka si kecil akan memberikan respon tertentu dan merasa lebih nyaman.
Jika si kecil merasa bahwa orangtuanya memberikan perhatian maka ini akan membangun hubungan yang baik dan dapat meluluhkan hati anak yang keras kepala menjadi lebih penurut.
Berikan Si Kecil Pelajaran dari Pengalaman
Memberikan kesempatan si kecil belajar dari pengalaman juga merupakan salah satu cara untuk mendidik anak dengan sifat yang keras kepala. Melarang anak melalui kata-kata terkadang memang tidak akan pernah berhasil, maka Anda harus memberikannya sedikit kebebasan dengan tujuan agar pada nantinya mereka bisa memahami apa yang ingin Anda sampaikan lewat sebuah pengalaman.
Dilansir dari New Kids Center, bahwa cara memberikan pelajaran memang penting dalam mendidik anak yang bandel atau keras kepala agar dia tidak mengulangi perbuatannya kembali. Dibutuhkan peraturan agar dapat menerapkan cara mendisiplinkan anak untuk mengajarinya konsekuensi dari perilaku baik maupun buruk yang dilakukan. Sebagai contoh, Anda tak memperbolehkan anak main air karena akan terpeleset tapi anak sulit mendengarnya.
Bila sudah berkali-kali diberitahu maka tetap bandel, ia akan menyadari alasan kenapa Anda melarangnya saat ia sudah mengalami akibatnya, seperti terjatuh dan lain-lain karena terpeleset air yang sudah dimainkannya sebelumnya.
(mdk/bil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya