5 Arti Mimpi dari Perspektif Psikologi dan Islami, Beserta Sumber Mimpi

Kamis, 12 Maret 2020 13:17 Reporter : Kurnia Azizah
5 Arti Mimpi dari Perspektif Psikologi dan Islami, Beserta Sumber Mimpi Ilustrasi mimpi. ©2015 lifehacker.com

Merdeka.com - Mimpi acap kali menimbulkan rasa penasaran. Umumnya orang yang bermimpi penasaran akan makna dari mimpinya.

Mimpi terkadang bisa mengartikan banyak hal, hingga para psikolog dari Amerika menggunakannya sebagai terapi pengobatan. Beberapa di antaranya telah dipublikasikan dalam website resmi American Psychological Association.

Arti mimpi bukan berarti selalu berhubungan dengan hal gaib dan mistis, bisa jadi ada sakit fisik atau beban pikiran yang harus disampaikan.

Berikut merdeka.com telah merangkum mengenai arti mimpi dari perspektif psikologi dan islami dari berbagai sumber.

1 dari 8 halaman

Arti Mimpi

Menurut James P. Chaplin, mimpi adalah deretan tamsil dan ide yang kurang lebih saling berhubungan dan berlangsung selama Anda tidur atau dalam keadaan dibius, ataupun ketika dihipnotis.

Mimpi yang bisa muncul dari semua peristiwa yang jadi pengalaman dan realitas hidup yang belum terjadi, tak terjangkau indera di di tempat yang jauh atau peristiwa penting di masa lalu. Psikologi mimpi berusaha mengungkap klien dari jenis mimpi, tafsir mimpi, kualitas dn gangguan tidur, serta terapi mimpi.

Menurut Imam Jafar Shadiq sepemikiran dengan Ibnu Sirin mengatakan, bahwa sebagian besar mimpi tidak bermakna sama sekali. Baik itu mimpi sebagai bunga tidur maupun mimpi yang berasal dari setan.

Sebagian kecil dari mimpi manusia memiliki nilai kebenaran. Ibnu Sirin, seorang ulama besar dari kalangan Tabiin yang terlahir di masa kekhalifahan Abu Bakar. Menurut Ibnu Sirin, mimpi yang bisa ditafsirkan adalah mimpi yang benar atau berasal dari Allah Azza wa Jalla.

Metode arti mimpi yang dilakukan Ibnu Sirin tahun 722 M tertuang dalam karyanya yang berjudul Tabiru al-Ruya al-Shoghiir artinya Tabir Mimpi Kecil.

2 dari 8 halaman

Arti Mimpi Menurut Sigmund Freud

Sigmund Freud merupakan bapak psikologi yang paling terkenal, sebelum Anne Sullivan dan muridnya Helllen Keller, Carl Gustav Jung, serta tokoh psikologi lain.

Berbagai teori psikolog Sigmund Freud yang masih terjaga dan menjadi dasar ilmu masih digunakan hingga sekarang. Sigmund Freud memiliki pandangan berkaitan dengan mimpi.

  1. Mimpi adalah pemenuhan harapan.
  2. Kegagalan pemenuhan kehidupan nyata dipenuhi melalui mimpi.
  3. Penampakan mimpi terkadang tidak lugas, tapi tersembunyi, hingga pemahaman atas mimpi harus memahami isi pikiran.
  4. Sebagian simbol mimpi adalah seks.
  5. Penafsiran isi mimpi menggunakan mitos, dongeng, lelucon, anekdot, dan cerita rakyat.

ilustrasi mimpi

Shutterstock/Byelikova Oksana

3 dari 8 halaman

Arti Simbol Mimpi Sigmund Freud

Beberapa benda yang muncul dalam mimpi yang diungkapkan oleh Freud sebagai bentuk simbol seks, seperti:

  1. Wanita yang memimpikan ular, menggigit pensil, air mancung, pedang, dan beberapa lain yang menunjukkan panjang.
  2. Seorang pria yang memimpikan seks dengan wanita, ditunjukkan dengan simbol rumah pacarnya yang terbuka, atau seorang perjaka yang membuka gerbang.
  3. Selanjutnya mimpi tanggal atau tercabutnya gigi yang diartikan oleh Freud sebagai simbol pengebirian, hukuman onani.
4 dari 8 halaman

Arti Mimpi Menurut Carl Gustav Jung

Carl Gustav Jung termasuk sosok yang belajar dari hasil teori-teori Sigmund Freud. Menurut Jung, mimpi mengungkapkan lebih dari yang mereka sembunyikan.

Mimpi adalah ekspresi alami dari imajinasi dan menggunakan bahasa yang paling mudah, seperti narasi mitos. Jung menolak teori interpretasi mimpi Freud, yakni mimpi dirancang untuk bersifat rahasia, Jung juga tidak percaya pembentukan mimpi adalah produk melepaskan impuls seksual tabu.

Mengutip dari thedreamstudies.org, Jung menyarankan bahwa mimpi melakukan pekerjaan mengintegrasikan kehidupan sadar dan tidak sadar, ini semua merupakan proses individuasi. Sebagai pencarian pikiran untuk keutuhan, atau kualitas kebijaksanaan terapan.

5 dari 8 halaman

Arti Mimpi Sebagai Pengambil Keputuan

Melansir dari APA (American Psychological Association), dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology. Psikolog sosial Carey Morewedge, PhD, di Carnegie Mellon University, dan Michael Norton, PhD, di Universitas Harvard, melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana orang merespon mimpi.

Penelitian terhadap orang-orang di Amerika Serikat, Korea Selatan, dan India menemukan bahwa masing-masing 56 persen, 65 persen, dan 74 persen responden, percaya bahwa mimpi mengungkapkan kebenaran yang tersembunyi.

Para peneliti kemudian mencari tahu apakah mimpi bisa memengaruhi pengambilan keputusan orang. Mereka meminta 182 komuter Boston (sering tugas bepergian jauh) untuk mempertimbangkan skenario mana dari empat skenario yang paling mungkin mengubah rencana penerbangan.

6 dari 8 halaman

Arti Mimpi jadi Sugesti

Menurut Morewedge, orang-orang tampaknya secara selektif menemukan makna dalam mimpi mereka berdasarkan bias. Dalam studi lain, para peneliti meminta orang-orang dari berbagai agama untuk membayangkan bahwa Tuhan berbicara kepada mereka dalam mimpi.

Dalam studi yang berbeda, dia menemukan bahwa 68 persen orang percaya mimpi mereka dapat memprediksi masa depan. Munculnya sugesti yang kuat menjadikan sebuah ramalan yang menguatkan dirinya, baik sebagai beban atau terpenuhi dengan sendirinya.

ilustrasi mimpi

shutterstock.com/Fer Gregory

7 dari 8 halaman

Sumber Mimpi Menurut Islam

1. Sumber Mimpi dari Tuhan

Sumber mimpi yang pertama tentunya dari Allah SWT. Mimpi yang berasal dari Tuhan dianggap benar, sebagai simbol sejenis wahyu yang berarti baik untuk masa kini, masa depan, atau sebagai peringatan.

Mimpi dari Tuhan biasanya akan menimbulkan kesadaran pada diri untuk mengoreksi, introspeksi diri, mencerahkan alam pikir, dan menguatkan optimisme.

2. Sumber Mimpi dari Setan

Sumber mimpi yang kedua berasal dari gangguan jin atau setan. Salah satunya yang Anda kenal, pasti pernah mengalami mimpi buruk. Mimpi ini berkonotasi kelicikan, penipuan, kecemburuan, rasa sakit, ketakutan, bisikan rahasia yang tidak patut didengar, hal-hal duniawi, dan sebagainya.

8 dari 8 halaman

3. Sumber Mimpi Spiritual Manusia

Sumber mimpi yang ketiga berasal dari spiritual manusia sendiri. Seseorang yang dekat dengan Tuhannya atau banyak beribadah, menimbulkan mimpi-mimpi yang dengan perasaan nikmat, seperti diselamatkan, tersentuh oleh Tuhan, rasa syukur, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa arti arti mimpi dari perspektif psikologi dan islami, beserta sumber mimpi yang patutu diketahui. Semoga bermanfaat.

[kur]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini