Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Penyebab Trombosit Turun, Waspadai 6 Tandanya yang Tidak Boleh Disepelekan

3 Penyebab Trombosit Turun, Waspadai 6 Tandanya yang Tidak Boleh Disepelekan Ilustrasi trombosit. ©2017 fi.edu

Merdeka.com - Penyebab trombosit turun diakibatkan oleh beberapa kondisi antara lain seperti demam berdarah, anemia aplastic, leukimia dan ITP. Jumlah trombosit yang turun tidak terlalu drastis yakni masih di atas 50.000, tak memerlukan pengobatan khusus guna menaikkan trombosit.

Trombosit memiliki fungsi menghentikan pendarahan ketika terjadi pendarahan pada luka atau kerusakan pembuluh darah. Trombosit pada kondisi normal dalam darah diketahui berjumlah 150.000 hingga 450.000 sel per mikroliter darah. Seseorang yang mengalami trombosit rendah akan menderita trombositopenia.

Pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah hingga mengalami lebam biasanya akan rentan dialami seseorang yang kurang trombosit dalam darah. Trombosit yang turun ringan biasanya tidak menimbulkan gejala. Akan tetapi apabila terus menurun penderita umumnya merasakan tanda utama yakni pendarahan, baik yang terlihat di luar maupun di organ dalam. Untuk itu, Anda perlu memahami beberapa tandanya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penyebab trombosit turun dan 6 tandanya yang perlu diwaspadai.

Penyebab Trombosit Turun Ketika Demam Berdarah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa trombosit berfungsi menghentikan pendarahan ketika terjadi luka dan kerusakan pada pembuluh darah. Seseorang yang kekurangan trombosit mampu menyebabkan darah sukar mengalami pembekuan dan kondisi ini berbahaya sekali bagi penderita demam berdarah atau DBD, karena sangat rentan mengalami pendarahan.

berdarah

©2016 Merdeka.com

Virus dengue diduga merupakan salah satu penyebab trombosit turun ketika DBD, virus ini akan masuk ke dalam pembuluh darah yang berakibat sel trombosit jadi lebih cepat mati. Pada nantinya kondisi tersebut membuat penggumpalan trombosit lantaran rusaknya lapisan pembuluh darah sehingga menyebabkan penurunan produksi trombosit di bagian sumsum tulang. Apabila trombosit turun ini tidak segera diatasi, khususnya pada penderita DBD akan menyebabkan pendarahan bertubi yang mampu membuat jiwa penderita terancam.

Penyebab Trombosit Turun dalam Waktu Sementara

Penyebab trombosit turun yang paling umum adalah demam berdarah dengue atau DBD. Namun tidak hanya itu, ternyata juga terdapat penyebab trombosit turun lainnya seperti akibat infeksi virus hepatitis atau HIV yang mampu membuat trombosit menjadi turun.

Adapula penyebab trombosit lainnya adalah preeklamsia dan sindrom HELLP ketika wanita hamil, seseorang dengan leukemia akut, efek samping dari radioterapi, efek samping kemoterapi hingga hemolitik uremik.

Penyebab Trombosit Turun dengan Waktu Berkepanjangan

Sementara pada trombosit kronis kebanyakan disebabkan oleh idiopathic thrombocytopenic purpura atau ITP. Diduga ITP ini dapat terjadi lantaran sistem kekebalan tubuh yang salah menyerang serta menghancurkan trombosit yang ada. Sehingga, jumlah trombosit semakin berkurang.

Selain itu, trombosit kronis atau bisa disebut dengan trombosit rendah berkepanjangan juga dapat disebabkan adanya kecanduan alkohol dalam jangka waktu panjang, sindrom mielodisplasia, penyakit anemia aplastic, liver, kelainan genetik serta thrombotic thrombocytopenic pupura.

6 Tanda Trombosit Turun

Agar dapat mengetahui serta mewaspadai trombosit yang turun di dalam tubuh, Anda perlu mengenal beberapa tandanya. Dikutip dari Liputan6.com, trombosit dalam tubuh memiliki 6 tanda.

Mulai dari mudah memar, gusi atau hidung yang kerap mengeluarkan darah, muncul bintik kemerahan di bagian bawah kaki, pendarahan berat yang terjadi ketika menstruasi, mudah lelah hingga terdapat darah saat mengeluarkan feses ataupun air kencing.

Segera Lakukan Pemeriksaan

Segeralah melakukan pemeriksaan berupa tes fisik dan darah apabila Anda mengalami tanda di atas guna memastikan apakah Anda benar mengalami kekurangan trombosit atau tidak. 

Jumlah trombosit normal pada orang dewasa yakni 150.000 hingga 450.000 per mikroliter darah, jika setelah dicek jumlahnya kurang dari 150.000 maka Anda sedang mengalami trombosit rendah atau trombositopenia. Pemeriksaan medis, dokter biasanya akan mencari tanda-tanda pendarahan di bawah kulit serta meraba bagian limpa, apakah kondisinya membesar atau tidak.

Fungsi Limpa

Limpa sendiri memiliki tugas dalam melawan infeksi serta menyaring bahan yang tidak dibutuhkan oleh darah. Pada saat kondisinya membesar, maka ada sesuatu hal yang salah dan dalam banyak trombosit yang sedang tertahan di sana sehingga membuat produksinya berkurang secara drastis.

Demikianlah, rangkaian informasi tentang 3 penyebab trombosit turun serta 6 tandanya yang sudah dirangkum dari berbagai sumber oleh Merdeka.com. Semoga informasi yang telah disajikan mampu membantu Anda dalam mewaspadai penyebab trombosit turun dan beberapa tandanya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan tubuh Anda.

(mdk/bil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP