Berburu Golden Sunrise Sikunir dari Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Senin, 3 Mei 2021 12:00 Reporter : Ibrahim Hasan
Berburu Golden Sunrise Sikunir dari Desa Tertinggi di Pulau Jawa Berburu Golden Sunrise Sikunir. ©2021 Merdeka.com/Ahmad Soleh

Merdeka.com - Kilauan cahaya keemasan terpancar dari ufuk timur. WIsatawan menyebutnya dengan Golden Sunrise. Dibalut birunya langit, pesona matahari terbit akhirnya mengobati penantian wisatawan. Indahnya panorama sunrise atau matahari terbit Sikunir tak ada duanya. Tak heran wisatawan rela menempuh sulit dan jauhnya perjalanan menuju Bukit Sikunir, Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Wisata Golden Sunrise Sikunir berada di ketinggian 2.306 mdpl. Pada ketinggian ini terdapat sebuah desa. Desa Sembungan digadang sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa. Berada di atas bukit, dinginnya udara menjadi sensasi yang tak terlupakan. Namun mentari yang meninggi menjadi sumber kehangatan tersendiri. Dingin, hangat, dan panoramanya berhasil menjadi daya pikat para wisatawan.

Dari ketinggian wisatawan bisa melihat jajaran pegunungan. Sejauh mata memandang warna kuning keemasan mendominasi Bukit Sikunir Dieng. Nama Sikunir diambil dari nama Kunyit, dalam bahasa Jawa, Kunir. Warna Kunir yang kuning keemasan sama seperti panorama Bukit Sikunir kala pagi hari.

berburu golden sunrise sikunir

©2021 Merdeka.com/Ahmad Soleh

Matahari perlahan tapi pasti beranjak menampakkan diri. Menyelinap pada tiap tubuh wisatawan. Semakin tinggi hangatnya semakin terasa. Momen indah penuh perjuangan harus dikenang. Tak lupa wisatawan mengabadikan dalam kamera. Sunrise menjadi favorit jika ingin melihat sudut lain dari keindahan matahari.

Di atas Bukit Sikunir, kamu bisa melihat jajaran gunung tinggi di Jawa Tengah. Gunung Sindoro, Sumbing dan pegunungan Dieng menjulang dengan indagnya. Pada sisi kanan, terlihat Gunung Merapi, Merbabu, dan Gunung Ungaran. Letaknya sangat strategis bagi penikmat landscape. Para fotografer landscape sering menjadikan Bukit Sikunir spot foto andalan mereka.

berburu golden sunrise sikunir

©2021 Merdeka.com/Ahmad Soleh

Waktu terbaik untuk menikmati Golden Sunrise Sikunir adalah saat musim kemarau. Saat itulah matahari terbit terliat dengan jelas. Berbeda saat penghujan, besar kemungkinan matahari tertutup oleh awan mendung. Kabut saat musim kemarau tak terlalu banyak. Sehingga panorama keindahan dan nuansa kilauan golden sunrise didapatkan secara maksimal.

Meski begitu, bukan berarti udara di Dieng menjadi panas. Sebaliknya, suhu udara di Dieng bisa mencapai nol derajad. Betapa dinginnya sehingga membuat embun yang ada di daun dan rerumputan membeku. Wisatawan disarankan untuk membawa pakaian tebal agar bisa menjaga kesehatan.

Mendatangi Bukit Sikunir tidak serta merta instan. Butuh perjuangan tersendiri untuk mencapai spot foto menawan ini. Untuk mengejar sunrise, perlu datang sepagi mungkin agar tidak kelewatan. Jika tidak direncanakan dengan matang, bisa-bisa matahari meninggi yang jadi pemandangan.

berburu golden sunrise sikunir

©2021 Merdeka.com/Ahmad Soleh

Jadwal matahari terbit patut diperhatikan untuk merencanakan pendakian. Pos pendakian mulai dibuka pukul 02.00 dini hari. Cukup menempuh 30 menit perjalanan agar sampai spot pemandangan. Jangan lupa untuk membawa alat bantu penerangan. Mengingat medan yang dilalui gelap dikelilingi tebing menjulang.

Jalur pendakian Bukit Sikunir berada di samping Telaga Cebong. Di sini harus berhati-hati melangkahkan kaki. Jurang di tepian jalan setapak cukup mengingatkan wisatawan agar selalu waspada. Menyusuri bukit di tengah gelap seolah menambah serunya perjalanan. Lelah mendaki seolah hilang berganti menjadi penantian melihat guratan sang fajar. Keindahan yang benar-benar tak tergantikan.

berburu golden sunrise sikunir

©2021 Merdeka.com/Ahmad Soleh

Untuk mendatangi Bukit Sikunir, umumnya wisatawan akan bermalam di Dataran Tinggi Dieng. Telaga Cebong salah satu lokasi tempat pendirian tenda bagi wisatawan. Selain itu terdapat beberapa akomodasi penginapan telah disediakan. Cukup membayar tiket Rp 5 ribu wisatawan bisa menjelajahi panorama golden sunrise di Bukit Sikunir Dieng. Dari kota Semarang, butuh lebih dari 3 ham perjalanan menuju kompleks wisata Bukit Sikunir.

Tak hanya panorama Sikunir, wisatawan dapat menjajal aneka makanan khas Dieng. Buah khas Carica, hingga kentang khas Dieng mudah sekali untuk ditemui. Sarapan mie ongklok dan satu porsi sate merupakan jalan keluar mengisi perut setelah berburu Golden Sunrise Sikunir Dieng. [Ibr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini