Warga AS 'ogah' pakai Google Glass
Merdeka.com - Sebuah survei baru saja dilakukan untuk menunjukkan ketertarikan warga Amerika Serikat terhadap perangkat Google Glass dan hasilnya adalah sedikit warga Amerika Serikat yang ingin memiliki perangkat tersebut.
Dilansir Softpedia (15/5), survei yang dilakukan BiTE interactive terhadap 1.000 warga Amerika Serikat mengungkapkan jika hanya 10 persen dari koresponden yang berminat memakai dan memiliki perangkat Google Glass.
Berdasarkan survei tersebut juga diketahui jika 45 persen koresponden menyatakan 'ogah' memakai Google Glass karena menganggap perangkat buatan Google ini aneh dan mereka akan terlihat jelek jika menggunakan perangkat tersebut.
44 persen koresponden menyatakan ingin mencoba aplikasi yang ada di perangkat tersebut seperti kamera untuk mengambil foto dan merekam video maupun perintah suara serta voice call.
Lansiran tersebut juga menyatakan bahwa faktor yang membuat banyak warga Amerika Serikat tidak ingin memakai dan memiliki perangkat ini adalah harga dan ekslusivitas dari Google Glass sendiri.
Memang, Google Glass Explorer Edition yang telah beredar hanya di kalangan pengembang saat ini masih dipatok dengan harga yang sangat tinggi yaitu seharga USD 1.500 atau sekitar Rp 14,6 juta.
(mdk/dzm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya