Twitter kembali memantau aktivitas netizen saat debat Pilkada DKI putaran kedua. Berdasarkan data yang terhimpun pihaknya semenjak 14 Maret - 13 April 2017, netizen berlomba-lomba mengerahkan kemampuannya untuk meyakinkan warga untuk memilih pasangan calon idola mereka.
Data itu menunjukkan, pasangan calon nomor dua Ahok dan Djarot berhasil mendapatkan perhatian netizen dengan jumlah mention lebih banyak dibandingkan dengan pasangan calon nomor tiga, Anies dan Sandi.
grafik aktivitas percakapan terkait Pilkada DKI ©2017 Merdeka.comgrafik aktivitas percakapan terkait Pilkada DKI ©2017 Merdeka.com
Terdapat 2,2 juta tweet yang me-mention Ahok dan Djarot dengan #AhokDjarot. Sementara, 1,3 juta tweet untuk Anies dan Sandi melalui hastag #AniesSandi.
Misalnya saja Addie MS yang mencuitkan keyakinannya memilih Ahok dan Djarot. Melalui akun @addiems, dia berujar bahwa Basuki Djarot memiliki program yang jelas dan realistis.
"Makin mantap memilih No 2 Basuki Djarot setelah nonton debat tadi. Mereka punya program yg jelas & realistis dan dipaparkan dgn baik," tulis dia.
Advertisement
Sementara itu, pendukung Anies dan Sandi pun mencuitkan hal yang senada. Seperti Pandji Pragiwaksono yang mengunggah foto Anies dan Sandi berpelukan saat debat pilkada. Dalam foto tersebut dia juga menuliskan pesan.
"Best friends for life," tulis @pandji.
foto debat cagub-cawagub DKI unggahan akun twitter Pandji Pragiwaksono ©2017 Merdeka.comSebagaimana diketahui, putaran kedua Pilkada DKI ini menyisakan dua pasangan calon. Dua pasangan calon itu adalah Ahok - Djarot dan Anies - Sandi. Di Pilkada DKI putaran pertama, pasangan Ahok-Djarot menjadi pemenang dengan peraihan suara 42,96 persen, sementara Anies-Sandi 39,97 persen. Mereka unggul dari pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, yang mendapat 17,06 persen.