Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Telkom ganti satu direksi dan komisaris

Telkom ganti satu direksi dan komisaris Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk., (Telkom), baru saja mengganti satu Direktur dan Komisaris. Pergantian itu dilakukan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta.

Dalam RUPST itu juga, menyetujui perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan. RUPST memberhentikan dengan hormat Heri Sunaryadi sebagai Direktur dan Parikesit Suprapto sebagai Komisaris Independen. Adapun, susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi hasil RUPST Tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Hendri Saparini

Komisaris : Dolfie Othniel Fredric Palit

Komisaris : Hadiyanto

Komisaris : Pontas Tambunan

Komisaris Independen : Rinaldi Firmansyah

Komisaris Independen : Margiyono Darsasumarja

Komisaris Independen : Pamiyati Pamela Johanna

Dewan Direksi

Direktur Utama : Alex J. Sinaga

Direktur : Indra Utoyo

Direktur : Abdus Somad Arif

Direktur : Herdy Rosadi Harman

Direktur : Dian Rachmawan

Direktur : Honesti Basyir

Direktur : Muhammad Awaluddin

Direktur : Harry M. Zen

"Atas nama Direksi, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pemegang saham, Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan atas kerja keras dan pencapaian kinerja yang luar biasa ini. Penghargaan yang tinggi juga kami ucapkan atas kepercayaan para pelanggan dan seluruh mitra Perseroan yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Perseroan," ujar Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga.

Sebelumnya, pada RUPST memutuskan 60 persen dari Rp 15,49 triliun total laba bersih Perseroan dibagikan sebagai dividen, dengan rincian dividen tunai sebesar Rp 7,74 triliun (50 persen dari laba bersih) atau sebesar Rp 78,86 per lembar saham dan dividen spesial Rp 1,55 triliun (10 persen dari laba bersih) atau sebesar Rp 15,77 per lembar saham. Sedangkan 40 persen sisa laba bersih atau sebesar Rp 6,2 triliun digunakan sebagai laba ditahan.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP