[TekStory] Sejarah singkat QWERTY Keyboard

Senin, 8 Juli 2013 23:41 Reporter : Dwi Andi Susanto
[TekStory] Sejarah singkat QWERTY Keyboard QWERTY Keyboard © 2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi pengguna PC atau juga perangkat mobile yang menggunakan keyboard pasti mengetahui akan sederet tuts untuk menuliskan sesuatu. Kira-kira bagaimana sejarah QWERTY keyboard? Berikut ulasannya.

Keyboard adalah sederet tuts dengan huruf-huruf acak yang awalnya diciptakan oleh seorang politikus sekaligus inventor amatir asal Milwaukee bernama Christopher Latham Sholes pada tahun 1868.

Awalnya, keyboard yang dibuat oleh Sholes tersebut masih belum seperti QWERTY keyboard seperti sekarang ini. Bahkan urutan hurufnya juga berbeda.

Namun, pada awal pemakaian keyboard yang belum QWERTY ini, Sholes justru merasa bingung sendiri karena selalu mengalami kesalahan dalam penulisan (pengetikan).

Hal tersebut dikarenakan letak antara tuts satu dengan lainnya sangat berdekatan sehingga ketika satu tombol ditekan tombol lain terkadang akan ikut naik.

Akhirnya, Sholes membongkar kembali penemuannya tersebut dan mengacak-acak letak hurufnya dan ditemukanlah susunan kombinasi huruf yang seperti sekarang ini.

Setelah diperbaiki mulai dari teknik gerak sampai deretan tiap tuts-nya, akhirnya pada tahun 1874, QWERTY keyboard mulai digunakan secara umum.

Perangkat pertama yang menggunakan QWERTY keyboard ini adalah mesin ketik buatan E Reminton. Menurut penjelasan di Wikipedia, kata QWERTY diambil dari 6 deret huruf paling atas di sebelah kiri, yaitu Q, W, E, R, T dan Y.

Pada tahun 1878, Sholes mempatenkan penemuannya tersebut sekaligus tata letak setiap tuts atau slug atau tombol yang ada di QWERTY keyboard.

Dikutip dari Smithsonianmag.com (03/05), pada tahun 1090, lebih dari mesin ketik buatan Remington yang menggunakan QWERTY keyboard diproduksi.

Kesuksesan penemuan Sholes ini semakin mencapai puncaknya ketika Remington, Caligraph, Yost, Densmore dan Smith-Premier merger menjadi satu perusahaan besar bernama Union Typewriter Company.

Uniknya, setelah QWERTY keyboard diadopsi dan digunakan sampai sekarang ini, nama Sholes justru tenggelam di balik bayang-bayang Remington.

Pada tahun 1932, seorang profesor bernama August Dvorak mendapatkan dana dari Carnegie Foundation untuk menciptakan keyboard yang lebih canggih daripada buatan Sholes.

Dvorak akhirnya berhasil menciptakan saingan QWERTY keyboard dengan menyusun huruf vokal dalam satu baris sejajar. Walaupun dalam pengujian menggunakan ASK (American Simplified Keyboard) buatan Dvorak lebih efisien, namun QWERTY keyboard tetap paling diminati.

Saat ini, baik untuk PC, laptop sampai perangkat PC, QWERTY keyboard masih tetap mendominasi dan susunannya juga tidak berubah dari waktu ke waktu. [das]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Teknologi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini