Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Starlink dari SpaceX Mulai Uji Coba

Starlink dari SpaceX Mulai Uji Coba Ilustrasi satelit. © www.stephouse.net

Merdeka.com - Layanan internet Starlink dari SpaceX ternyata sudah mulai memasuki tahap uji coba. Informasi itu diketahui dari email yang diterima sejumlah orang yang menyatakan tertarik berlangganan layanan berbasis internet ini.

Dikutip dari Business Insider, Sabtu (31/10), dalam email itu SpaceX juga menyertakan biaya berlangganan yang akan dibebankan pada pengguna apabila tertarik memakai layanan internet Starlink.

Lewat paket berlangganan yang dikenal dengan nama 'Better Than Nothing Beta', SpaceX mematok biaya berlangganan USD 99 (Rp 1,4 juta) per bulan. Biaya itu belum termasuk peralatan tambahan, seperti router, mounting tripod, dan terminal untuk terhubung dengan satelit seharga USD 499 (Rp 7,2 juta).

Uniknya, dengan paket yang ditawarkan, SpaceX sepertinya sengaja mengingatkan pengguna tentang layanan yang mereka hadirkan memang belum sesuai ekspektasi.

"Seperti nama paketnya, kami memang berupaya untuk menurukan ekspektasi awal anda," tutur perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut.

Kecepatan Bervariasi

Adapun kecepatan yang ditawarkan nantinya akan bervariasi mulai dari 50Mb/detik hingga 150Mb/detik, dengan latency dari 20ms hingga 40ms selama beberapa bulan ke depan seiring peningkatan sistem Starlink.

"Ada pula masanya tidak ada konektivitas sama sekali," tulis perusahaan lebih lanjut. Sebagai bagian dari layanan, SpaceX juga meluncurkan aplikasi Starlink di Play Store dan App Store.

Saat ini, ada hampir 900 satelit Starlink yang ada di orbit Bumi. Jumlah satelit itu disebut sebagai bagian dari perusahaan untuk menghadirkan internet berkecepatan tinggi yang menjangkau seluruh Bumi.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustinus Mario Damar

(mdk/faz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP