Sempat Anjlok, Penjualan iPhone di Tiongkok Meroket Berkat iPhone 11
Merdeka.com - Beberapa tahun terakhir Apple cukup berjuang untuk menjual produknya di Tiongkok. Hal ini buntut perang dagang yang dilancarkan Pemerintah AS.
Namun akhirnya, hal ini bisa pulih berkat penjualan iPhone terbaru mereka yang paling terjangkau yakni iPhone 11.
Berdasarkan angka resmi yang dirilis oleh Pemerintah Cina yang dikutip Bloomberg, Apple berhasil mengkapalkan 3,18 juta iPhone sepanjang Desember lalu. Hal ini membuat pangsa pasar iPhone di negeri Tirai Bambu melonjak ke angka 11 persen.
Angka tersebut menguat sebesar 18,7 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Hal ini sebenarnya telah nampak pasca penjualan iPhone 11 di bulan Oktober dan November. Kala itu, penjualan total iPhone merangsek tumbuh sebesar 6 persen.
Kontradiktif Dengan Data Analis
Data yang dikeluarkan pemerintah Cina ini justru bertentangan dengan apa yang diungkap oleh analis.
Disebut sebelumnya oleh firma Credit Suisse Matthew Cabral, yang menyebut bahwa pihaknya mengutip data pemerintah, penjualan iPhone periode September-November turun 7,4 persen dari tahun sebelumnya.
Naiknya penjualan Apple, terutama iPhone 11, sebenarnya adalah hal yang masuk akal. Pasalnya iPhone XR dan iPhone 11 adalah dua di antara deretan smartphone terpopuler di dunia.
iPhone XR berada di peringkat pertama dengan pangsa pasar 3 persen pengguna secara global, sementara iPhone 11 di peringkat ke-empat dengan 1,6 persen.
Mengingat Tiongkok adalah tiga besar pasar smartphone terbesar di dunia, naiknya penjualan Apple adalah sebuah keniscayaan.
Menurut Anda?
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya