Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Diperlihatkan melalui video demonstrasi saat acara forum teknologi di Beijing, China.

Pada forum teknologi di Beijing minggu lalu, sebuah perusahaan China memperkenalkan produk dalam negeri antarmuka otak-komputer yang mengesankan.

Melalui teknologi ini, seekor monyet berhasil mengendalikan lengan robot hanya dengan menggunakan pemikirannya.

Video demonstrasi menampilkan monyet tersebut dengan mahir menggunakan antarmuka untuk menggerakkan lengan robot dan meraih stroberi.

Sistem ini dikembangkan oleh NeuCyber NeuroTech dan Chinese Institute for Brain Research, melibatkan penggunaan filamen elektroda lunak yang ditanamkan di otak.

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Dilansir dari Wired.com, Jumat (3/5), para peneliti di Amerika Serikat telah menguji sistem serupa pada orang-orang yang lumpuh, memungkinkan mereka untuk mengendalikan lengan robot.

Namun, keberhasilan demonstrasi Tiongkok menyoroti kemajuan mereka dalam teknologi antarmuka otak-komputer, menempatkan mereka dalam persaingan dengan negara-negara barat.

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Antarmuka otak-komputer (BCI) merupakan teknologi yang mengumpulkan dan menganalisis sinyal otak untuk mengontrol perangkat eksternal, seperti lengan robot, keyboard, atau ponsel cerdas.

Di Amerika, startup-startup seperti milik Elon Musk, Neuralink, berupaya untuk mengkomersialisasikan teknologi ini.


 

William Hannas, seorang analis di Pusat Keamanan dan Teknologi Berkembang Universitas Georgetown, menyatakan bahwa China sedang mengejar ketertinggalannya dari Amerika Serikat dalam hal teknologi BCI.

Hannas mengatakan bahwa Tiongkok biasanya tertinggal dalam pengembangan BCI invasif yang ditanamkan di otak, namun fokusnya pada teknologi non-invasif juga memberikan kemajuan signifikan, terutama dalam aplikasi medis.


 

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Namun, perhatian Tiongkok pada BCI non-invasif untuk tujuan nonmedis menimbulkan kekhawatiran. 

Pedoman etika yang dikeluarkan oleh Partai Komunis Tiongkok di Februari 2024 menyatakan bahwa peningkatan kognitif bagi orang sehat adalah tujuan penelitian yang sah dalam BCI. Hal tersebut menunjukkan bahwa China sedang mempertimbangkan penggunaan teknologi BCI secara luas dalam masyarakat.

Seekor Monyet Cekatan Menggunakan Lengan Robot untuk Mengambil Buah Stroberi

Aplikasi nonmedis ini mengacu pada BCI yang dikenakan, seperti headset EEG yang ditempatkan di kulit kepala.

Namun, sinyal listrik dari kulit kepala lebih sulit untuk ditafsirkan dibandingkan dengan sinyal otak, sehingga upaya besar dilakukan di Tiongkok untuk meningkatkan analisis sinyal otak dengan menggunakan teknik pembelajaran mesin.

Beberapa perusahaan AS juga mengembangkan BCI yang dikenakan dengan tujuan peningkatan kognitif.

Namun, ada perbedaan dalam pendekatan antara AS dan Tiongkok terhadap penelitian BCI.

Tiongkok cenderung menghubungkan penelitian BCI dengan kepentingan militer dan komersial, sementara AS lebih berfokus pada aplikasi klinis dan penelitian dasar.

Perkembangan awal dalam penerapan BCI dapat memiliki dampak besar pada keamanan nasional AS, terutama jika teknologi ini digunakan untuk meningkatkan kinerja militer.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa AS tertinggal dalam perlombaan teknologi BCI yang dapat berdampak pada keunggulan mereka dalam keamanan nasional.

90 Tahun Lalu Ilmuwan Pernah Buat Robot yang Benar-benar Persis Gajah, Ini Wujudnya
90 Tahun Lalu Ilmuwan Pernah Buat Robot yang Benar-benar Persis Gajah, Ini Wujudnya

Mesin ini memiliki kerangka yang mirip dengan gajah sungguhan, dengan bagian tubuh yang diperbesar dan kaki-kaki yang kuat.

Baca Selengkapnya
8 Robot Canggih Ini Bisa Bikin Pengangguran Makin Banyak
8 Robot Canggih Ini Bisa Bikin Pengangguran Makin Banyak

Berikut adalah proyeksi robot yang bisa menggerus lapangan pekerjaan umat manusia.

Baca Selengkapnya
Belum Ada Robot Secanggih Apapun Bisa Kalah Kecepatan Lari Hewan
Belum Ada Robot Secanggih Apapun Bisa Kalah Kecepatan Lari Hewan

Ilmuwan mengaku sejauh ini belum ada robot yang mampu mengalahkan kecepatan lari hewan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ilmuwan Yakin Manusia Bisa Buat Mesin Waktu, Tapi Ada Syaratnya
Ilmuwan Yakin Manusia Bisa Buat Mesin Waktu, Tapi Ada Syaratnya

Keyakinan itu tak lepas dari pro dan kontra. Namun bagi ilmuwan yang meyakininya itu bisa terjadi, tetap butuh syarat.

Baca Selengkapnya
Teknologi Ini Ramal Kapan Kiamat Terjadi, Catat Waktunya!
Teknologi Ini Ramal Kapan Kiamat Terjadi, Catat Waktunya!

Manusia punah menjadi misteri. Teknologi ini meramalkan kiamat kapan terjadi.

Baca Selengkapnya
5 Ilmuwan Komputer yang Sangat Khawatir Dampak Buruk AI Bagi Umat Manusia
5 Ilmuwan Komputer yang Sangat Khawatir Dampak Buruk AI Bagi Umat Manusia

Berikut adalah ilmuwan yang khawatir terhadap dampak buruk AI.

Baca Selengkapnya
Ada 5.500 Satelit Mengelilingi Bumi, Paling Banyak dari Negara Ini
Ada 5.500 Satelit Mengelilingi Bumi, Paling Banyak dari Negara Ini

Jumlah satelit yang mengorbit bumi terus bertambah seiring dengan perkembangan teknologi dan eksplorasi antariksa.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Menteri AHY Langsung Gerak Dengar Cerita Wapres Tanah Warga Diserobot Pengembang!
VIDEO: Menteri AHY Langsung Gerak Dengar Cerita Wapres Tanah Warga Diserobot Pengembang!

Menteri ATR Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sowan menemui Wapres Ma'ruf Amin di kediaman resminya, Sabtu sore.

Baca Selengkapnya
Ukuran Bulan Terus Menyusut, ini Dampaknya Bagi Bumi
Ukuran Bulan Terus Menyusut, ini Dampaknya Bagi Bumi

Ukuran Bulan ternyata setiap tahun menyusut. Lantas, apakah akan ada dampaknya bagi Bumi?

Baca Selengkapnya