Remaja perlu berpikir ulang membagi informasi di media sosial

Senin, 1 Agustus 2016 14:57 Reporter : Fauzan Jamaludin
Remaja perlu berpikir ulang membagi informasi di media sosial ilustrasi berita hoax. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi remaja internet merupakan sarana mengekspresikan diri sendiri. Bentuk ekspresi itu macam-macam. Kebanyakan dari mereka suka dengan cara membagikan pemikiran mereka baik dengan menggunakan kata-kata, foto, ataupun video melalui media sosial.

Namun terkadang, apa yang seharusnya tidak mereka lakukan itu malah dilakukan. Misalnya saja konten-konten yang belum diketahui kebenarannya janganlah di share terlebih dahulu. Nah, hal inilah yang perlu diperhatikan oleh para remaja dalam bertindak di media sosial.

Think before you share, mungkin istilah itu pantas untuk dilakukan oleh remaja saat ini. Menurut Katyana Wardhana, Founder of Sudah Dong, internet merupakan platform yang sangat berpengaruh, tetapi kehadirannya juga bisa menimbulkan resiko nyata bagi remaja.

"Maka dari itu, keamanan online merupakan tanggung jawab bersama dan semua orang memiliki peranan penting dalam hal ini," tuturnya.

Sementara, dikatakan Clair Deevy, Head of Economic Growth Initiatives, APAC, Facebook, setiap hari seluruh orang di seluruh dunia menggunakan Facebook untuk terhubung dengan keluarga dan teman-teman mereka, membagikan informasi dan mengekspresikan diri mereka. Percakapan yang terjadi di Facebook menggambarkan keberagaman di antara lebih dari satu miliar orang yang menggunakan Facebook.

"Kami ingin Facebook menjadi tempat bagi pengguna untuk berbagi dan terhubung dengan bebas dan terbuka, dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Maka dari itu, kami ingin membantu para remaja agar mereka membuat keputusan yang tepat mengenai bagaimana berbagi di dunia maya," jelasnya melalui keterangan resminya, Senin (01/08). [ega]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini