Pengamat: Proyek Satelit Tahan Dulu Perlu Evaluasi

Pengamat Telekomunikasi, Nonot Harsono, mengatakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sebaiknya saat ini meningkatkan utilisasi Palapa Ring.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pengamat: Proyek Satelit Tahan Dulu Perlu Evaluasi
Ilustrasi satelit. © www.stephouse.net

Pengamat Telekomunikasi, Nonot Harsono, mengatakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sebaiknya saat ini meningkatkan utilisasi Palapa Ring daripada memikirkan mengorbitkan satelit telekomunikasi Satria. Selain itu pula, belum diungkapkan detail yang akan dilakukan pemerintah.

"Proyek Satria sangat perlu dievaluasi, ditahan dulu. Jangan menuruti gengsi, lihat dari sisi utilisasi dan rencana pemakaiannya," ungkap dia di Jakarta.

Lebih lanjut, kata Nonot, proyek satelit harus ada dokumen dan design planning. Kemudian, nama desa yang akan dituju untuk target satelit.

"Harus ada dokumen publik, dan dikasih lihat kalau orang tidak ingin ditanya, ya, ditunjukkan, transparan, tunjukkan urgensinya," ujar Nonot.

Perlu diketahui, Satria menggunakan teknologi high throughput satellite (HTS) dengan kapasitas frekuensi 150Gbps dan memiliki frekuensi Ku-Band. Satelit ini akan mencakup sekitar 150 ribu titik tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Nantinya, satelit ini dapat digunakan untuk mendukung beragam kebutuhan layanan telekomunikasi, seperti pendidikan, kesehatan, hingga pemerintah.

Fokus Pada Tugas

Di sisi lain, Nonot mengatakan, BAKTI terlalu sibuk sendiri mengurusi kegiatan laiknya operator seluler komersial. Itu dilakukan melalui proyek Palapa Ring dan pembangunan satelit Republik Indonesia (SATRIA).

"Tugas utama BAKTI itu sebenarnya mengharmoniskan peran dari operator-operator dan mengkoordinir. Tidak boleh asyik dengan kegiatannya sendiri seperti Palapa Ring dan satelit," kata Nonot.

Dilanjutkannya, BAKTI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) harus mengungkapkan desain yang jelas tentang kedua proyek pembangunan tersebut. Tidak bisa bersikap seperti operator seluler yang merilis layanan, lalu baru dijual.

"Untuk Palapa Ring dan satelit harus dilengkapi desainnya, end to end. Jangan hanya launching, lalu dijual. Operator komersial boleh begitu. Mereka launching baru jualan, kalau tidak laku ya rugi. Sementara BAKTI tidak boleh karena itu masuk wilayah USO, harus bertanggungjawab sesuai kebutuhannya, jadi harus dipastikan terlebih dahulu siapa yang mau pakai," jelasnya.

Rekomendasi