Amerika dan Kanada terus diterjang hawa dingin

Padahal seharusnya sekarang dua negara itu mengalami musim semi.

Alvin Nouval
Oleh Alvin Nouval - Reporter
Amerika dan Kanada terus diterjang hawa dingin
Polar Vortex. © Nvonews.com

Awal tahun ini merupakan cobaan berat bagi mereka yang hidup di belahan dunia bagian utara. Pasalnya, suhu dingin terus menyerang selama berbulan-bulan.Bahkan, seperti yang dilansir oleh Mashable (20/2), diperkirakan suhu sangat buruk yang dinamakan Polar Vortex ini akan terus bertahan hingga awal Maret mendatang. Padahal, biasanya pada tanggal itu, harusnya musim semi mulai muncul. Hal ini dikarenakan udara dingin Arktik yang terus tersapu ke barat dan utara Kanada.Proyeksi komputer memperlihatkan bahwa temperatur di belahan utara akan bertahan pada angka -6 hingga -1 derajat Celcius. Ini merupakan suhu yang lebih dingin dibanding rata-rata suhu pada hari-hari sebelumnya.Meski begitu, fenomena ini tidak dianggap sebagai Polar Vortex kedua oleh para ahli meteorologis. Karena, kejadian ini hanya terjadi di belahan bumi utara saja, tidak di kedua belahan bumi seperti saat Polar Vortex sebelumnya.Seperti diketahui, belakangan ini beberapa negara bagian di Amerika Serikat diterjang hawa dingin yang sampai membekukan banyak tempat terutama yang mengandung air. Hawa dingin dan beku itu disebut dengan nama Polar Vortex atau Pusaran Kutub.Apabila Anda pernah melihat film berjudul The Day After Tomorrow, mungkin hal tersebut muncul dan terjadi di dunia nyata tepatnya di Amerika Serikat. Saat ini, hampir separuh dari daratan di Amerika Serikat diterjang hawa dingin bersalju bahkan ada juga yang sampai membekukan tempat-tempat yang mengandung air.Gelombang hawa dingin tersebut bergerak dari wilayah Selatan ke Timur Amerika Serikat dengan rata-rata suhu menyentuh titik terendah minus lebih dari 20 derajat Celcius.

Rekomendasi