Peringatan HBII 2021 & Selebrasi Aksara Sunda: Momentum Digitalisasi Aksara Nusantara

Senin, 22 Februari 2021 11:38 Reporter : Syakur Usman
Peringatan HBII 2021 & Selebrasi Aksara Sunda: Momentum Digitalisasi Aksara Nusantara perayaan hari bahasa ibu internasional 2021 secara daring. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2021 dan Selebrasi Aksara Sunda berlangsung meriah pada Minggu (21/2). Di tengah pandemi Covid-19, kegiatan tahunan UNESCO ini tetap terselenggara baik secara daring berkat dukungan banyak pihak termasuk Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).

Erry Riana Harjapamekas, Ketua Dewan Pembina Yayasan Rancage, mengungkapkan di era digital saat ini, bahasa dan aksara nusantara harus bisa menyesuaikan perkembangan zaman, agar bisa terus dikenal dan dilestarikan.

"Sangat penting untuk mengungkapkan warisan budaya kita secara lebih luas di tingkat internasional. Kita bersama-sama mengupayakan agar bahasa dan aksara Sunda dapat berkembang mengikuti perkembangan zaman," kata Erry dalam keterangan resminya, Senin (22/2).

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan momentum HBII ini sangat penting untuk kembali menuturkan bahasa ibu masing masing. Sebab bahasa adalah representasi dari kehidupan manusia, sehingga mencerminkan identitas bangsa yang majemuk.

"Peradaban di masa yang akan datang harus diwarnai dengan kemampuan anak-anak kita, masyarakat kita semakin dalam memaknai bahasa ibunya," ujarnya.

Dirjen Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Semuel A Pangerapan menyampaikan internet dan teknologi digital telah menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menyaksikan keberagaman budaya yang dibawa oleh masing-masing wilayah.

"Bertepatan dengan perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional 20201, upaya digitalisasi aksara nusantara dalam hal ini aksara Sunda merupakan bentuk ikhtiar kita untuk terus menjaga keberagaman budaya nusantara di ruang digital. Sebagai warisan bagi anak cucu kita nanti yang semakin mengandalkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari," kata Dirjen Semuel dalam kesempatan terpisah.

Dalam perayaan HBII tahun ini, turut hadir Dr Ming Kuok Lim UNESCO Advisor for Communication. Dr Lim menjelaskan UNESCO mendukung penuh upaya pelestarian budaya daerah.

"UNESCO mengapresiasi dan mendukung penuh upaya-upaya untuk melestarikan bahasa ibu dari suatu daerah. Karena hal ini selaras dengan misi UNESCO, yaitu linguistic diversity," ungkapnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjanji pemprov terus mendukung program pelestarian budaya, bahasa, dan aksara Sunda ke depannya.

"Sebagai Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami terus mendukung program-program penguatan kebudayaan dan pelestarian kebudayaan Sunda khususnya, karena kami melihat upaya-upaya ini akan meningkatkan pelestarian bahasa Sunda," ucap Ridwan Kamil.

Baca Selanjutnya: Libatkan 7000 Orang dan 50...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini