Pengamat soal Startup PHK Karyawan: Banyak Cara Bisa Dilakukan, Potong Gaji Direksi

Jumat, 2 Desember 2022 10:43 Reporter : Merdeka
Pengamat soal Startup PHK Karyawan: Banyak Cara Bisa Dilakukan, Potong Gaji Direksi Ilustrasi startup. © CBC

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, banyak variable yang bisa dilakukan perusahaan teknologi untuk melakukan efisiensi tanpa harus melakukan PHK karyawan. Namun diakuinya dibutuhkan komitmen yang kuat bagi perusahaan.

"Misalnya biaya-biaya operasional apa yang bisa dikurangi, investasi apa yang bisa ditunda, kemudian potong gaji direksi. Itu kan langkah-langkah baik yang menunjukkan kepedulian," kata Tauhid kepada awak media di Jakarta, Kamis (1/12).

Cara-cara mudah dengan melakukan PHK karyawan, lanjut dia, memang kerap dilakukan oleh perusahaan digital. Karena langkah ini merupakan jalan cepat menuju efisiensi. Tetapi dirinya tak setuju dengan strategi radikal ini.

"Memang bagi perusahaan digital, cara paling mudah dari sisi manajemen adalah melakukan layoff. Ini cara paling instan karena biaya operasional di SDM itu terbesar kedua setelah teknologi. Padahal, ada banyak langkah efisiensi lain yang sebetulnya bisa dilakukan, namun tidak semua berani melakukannya," kata Tauhid.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate meminta agar startup atau perusahaan teknologi tidak gampang melakukan PHK karyawan atas nama menjaga efisiensi jelang proyeksi ekonomi melambat tahun depan. Menurut dia, PHK karyawan justru melempar persoalan lagi.

"Ini sama saja menyelesaikan satu persoalan, tetapi membuat persoalan baru yang lebih besar," kata Johnny di Jakarta, Kamis (1/12).

Maka itu, ia meminta supaya melakukan terobosan efisiensi dengan lebih cermat tanpa harus melakukan PHK karyawan. Ia berharap agar perusahaan teknologi dapat memecahkan persoalan ini.

"Tolong dicari betul-betul jangan sampai terlalu mudah melakukan layoff. Ini sama saja menyelesaikan satu persoalan, tetapi membuat persoalan baru yang lebih besar," ungkap dia.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini