PANDI Tunggu Restu Pemerintah untuk Daftarkan Aksara Jawa ke Pengelola Domain Dunia

Selasa, 28 April 2020 13:35 Reporter : Syakur Usman
PANDI Tunggu Restu Pemerintah untuk Daftarkan Aksara Jawa ke Pengelola Domain Dunia PANDI daftarkan aksara Jawa ke Pengelola Nama Domain Internet Dunia. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Rencana Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) meluncurkan domain beraksara Jawa harus tertunda. Karena untuk pengajuan ke pengelola domain dunia (ICANN), masih membutuhkan legalitas pemerintah RI yang menyatakan aksara Jawa merupakan bahasa daerah resmi di Indonesia.

Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI, menjelaskan agar bisa mendaftarkan aksara Jawa ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) selaku pengelola domain di seluruh dunia, diperlukan surat dari pemerintah Indonesia.

Perlu diketahui, saat ini PANDI berkolaborasi dengan komunitas penggiat aksara Jawa untuk membangun konten di internet bertuliskan aksara Jawa. PANDI juga akan membuat kompetisi membuat laman (website) beraksara Jawa. Untuk itu, PANDI terus berkomunikasi dengan ICANN sambil mempersiapkan persyaratan lainnya.

“Harus ada pernyataan resmi dari pemerintah RI yang menyatakan bahasa itu (Jawa) merupakan bahasa komunikasi resmi di Indonesia. Poin ini yang harus kammi perjuangkan,” ungkap Yudho dalam keterangan resminya, Selasa (28/4).

Menurutnya, saat ini domain Hanacaraka.id baru nama domainnya saja yang bisa menggunakan huruf hanacaraka. Sedangkan ujungnya masih pakai .id. Untuk itu, saat ini yang sedang diperjuangkan adalah membuat domain hanacaraka(dot)hanacaraka," ujarnya.

Selain itu, tampilan nama domain hanacaraka.id ketika di-browser masih berupa punycode alias kode-kode unik. Hal ini terjadi lantara aksara Jawa masih belum didaftarkan ke browser tersebut.

Dia memberi contoh satu negara yang berhasil mendaftarkan domain internet dengan bahasa dan huruf lokalnya, yakni India.

“Mereka punya sekian banyak bahasa (yang didaftarkan ke ICANN), bukan hanya satu. Jadi perlu adanya pernyataan dan kerja sama dari pemerintah,” tukasnya.

Baca Selanjutnya: Kemendikbud RI atau Setneg...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini