PANDI Bantu PPI Dunia Bangun Megaportal Info Beasiswa dan Kuliah di Luar Negeri

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:14 Reporter : Syakur Usman
PANDI Bantu PPI Dunia Bangun Megaportal Info Beasiswa dan Kuliah di Luar Negeri PANDI bekerja sama PPI buat megaportal PPI.ID. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) akan membangun megaportal yang berisi konten perkulihan di luar negeri dan info beasiswa dari 57 kepengurusan PPI di seluruh dunia. Saat ini jumlah pelajar Indonesia di luar negeri mencapai 120 ribu orang.

Yudho Giri Sucahyo, Ketua Umum PANDI, menjelaskan dalam kerja sama ini, pihaknya akan memberikan nama domain premium PPI.ID secara gratis termasuk web hostingnya selama masa kerja sama berlangsung. PANDI juga mendorong seluruh anggota PPI di dunia menggunakan nama-nama domain yang berindentitas Indonesia, seperti domain .ID, MY.ID, S.ID (untuk penyingkatan), dan sebagainya.

"PANDI menyediakan rumahnya (domain PPI.ID), sedangkan isi/kontennya dikerjakan oleh PPI. Harapannya kerja sama ini bisa menyemarakkan nama domain .ID di kalangan pelajar Indonesia di dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan domain .ID," ujar Yudho usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) PANDI dan PPI di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jumat (23/8).

Menurut Yudho, setelah MoU ini, PANDI segera menyediakan Virtual Private Server (VPS) untuk PPI, sambil menunnggu kesiapan tim IT PPI untuk membangun portalnya. Prinsipnya, portal PPI.ID nanti terintegrasi, karena setiap kepengurusan PPI di 57 negara ada di sana, dari sebelumnya memiliki portal sendiri-sendiri.

"Ini kontribusi PANDI di dunia pendidikan nasional," pungkas dia.

pandi bekerja sama ppi buat megaportal ppiid

©2019 Merdeka.com

Fadlan Muzakki, M.Phil, Koordinator PPI Se-Dunia Periode 2019/2020, mengatakan pihaknya menargetkan megaportal PPI.ID akan siap atau live dalam tempo 30 hari sejak MoU ditandatangani alias September tahun ini. Jadi portal PPI.ORG akan berubah menjadi PPI.ID pada September tahun ini. Sementara integrasinya dengan portal PPI di berbagai negara dalam tempo enam bulan ke depan.

Secara umum, lanjut Fadlan, konten di portal PPI.ID akan fokus memberikan informasi dasar, seperti info beasiswa, informasi gaya hidup, tips, dan pengalaman hidup di berbagai negara. Konten tersebut diisi langsung oleh koordinator PPI di masing-masing negara atau anggota PPI, supaya informasinya valid, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Strategisnya, megaportal PPI.ID akan menjadi rujukan pertama pelajar Indonesia yang ingin belajar/kuliah di luar negeri karena informasinya valid, langsung oleh anggota PPI di 57 negara, sehingga tidak tertipu atau kena jebakan batman oleh iming-imming agensi lembaga pendidikan di luar negeri," ujarnya.

Saat ini jumlah PPI di seluruh dunia mencapai 120 ribu orang. Yang terbesar belajar di Australlia, yakni sekitar 20 ribu orang. Berikutnya belajar di Malaysia, China, dan Inggris. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PANDI
  3. Mahasiswa
  4. Beasiswa
  5. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini