Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Motorola tidak boleh lagi berjualan di Amerika Serikat

Motorola tidak boleh lagi berjualan di Amerika Serikat Motorola (© Reuters.com)

Merdeka.com - Sebuah kabar yang tidak sedap menyelimuti Motorola. Seperti yang dilaporkan oleh Wmpoweruser.com, pemerintah Amerika Serikat Motorola memasarkan produknya di negeri Paman Sam tersebut karena terkait dengan masalah pelanggaran hak cipta milik Microsoft.

Larangan tersebut telah diberlakukan sejak tanggal 18 Juli lalu.

Seperti yang dikatakan oleh David Howard, corporate vice president and deputy general counsel Microsoft, "Microsoft akan menuntut Motorola karena pelanggaran hak cipta milik kami. Kami berharap Motorola membayar hak paten tersebut agar dapat kembali memasarkan produk mereka di AMerika Serikat,"

Produk-produk Motorola yang dikatakan telah melanggar hak paten Microsoft tersebut antara lain RAZRs, Droid 4s, Bionics, HTC's One X dan EVO 4G LTE. Sebenarnya pihak Microsoft telah berbaik hati dengan membahas permasalah tersebut secara kekeluargaan,

namun pihak Motorola terkesan mengacuhkan itikad baik Microsoft.

Sampai sekarang, belum terdapat konfirmasi langsung dari Motorola seputar hal ini atau niatan untuk membayar hak paten tersebut kepada Microsoft. Seperti yang disepakati sebelumnya, walaupun Motorola telah diakuisisi oleh Google, namun perusahaan raksasa ini tetap membiarkan masalah internal manajemen Motorola berjalan seperti apa adanya. Oleh karenanya, Google juga terkesan belum melakukan tindakan bantuan terhadap Motorola. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP