Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengapa sebelum hujan kita merasa gerah?

Mengapa sebelum hujan kita merasa gerah? Ilustrasi gerah sebelum hujan. ©2016 Merdeka/Redonline

Merdeka.com - Saat ini Indonesia tengah mengalami musim hujan, hampir setiap hari guyuran air terus tercurah dari langit. Dan sesaat sebelum hujan, pasti cuaca akan terasa gerah dan panas. Mengapa hal ini bisa terjadi? Padahal matahari sedang tertutup mendung.

Mendung itu panas

awan mendung jakarta

Awan mendung Jakarta ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Dari mana asalnya hujan? Tentu mendung. Bila kita telusuri prosesnya, mendung atau awan itu sejatinya adalah kumpulan dari uap air hasil pemanasan sinar matahari pada laut, sungai, danau, dan tempat berkumpulnya air lain. Mirip seperti kepulan asap yang keluar saat kita membuka tutup panci yang airnya sudah mendidih.

Singkatnya, udara panas membawa lebih banyak uap air ketimbang udara yang dingin. Nah, saat udara panas atau mendung itu tadi semakin naik ke atas, akhirnya bertemulah dia dengan udara dingin.

Saat bersatu dengan udara dingin itu, mendung akan melepaskan panasnya. Dan panas itu yang kita rasakan sebelum hujan. Saat semua panas itu terlepas, pasti kita merasa udara mulai dingin, dan saat itu lah hujan akan turun. Ingat, hujan pada dasarnya adalah uap air yang mengembun! (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP